KOPDAR PERDANA PENGGERAK LITETASI INHIL

0
35

Tepatnya tanggal 13 April 2019 merupakan pertemuan perdana yang dilakukan oleh para penggiat literasi Inhil ari beberapa komunitas yang bergabung dalam satu wadah (IGI, MG, TBM HAMFARA, DOMPET DHUAFA, BENGKEL KREASI, DLL).

Kopdar perdana di waroeng cafe menjadi momentum semangat para penggerak literasi yang ada di Inhil. Pertemuan ini membahas tentang percepatan literasi di Inhil dimana setiap komunitas mengambil peran untuk menjadi bagian perubahan tersebut.

Diskusi yang santai akhirnya mengeluarkan ide-ide brilian dari berbagai unsur yang bertemu. Semangat ini tidak hanya digaungkan oleh para Bapak/Ibu guru saja namun juga lintas berbagai profesi yang peduli pendidikan pun andil dalam wadah komunitas tersebut.

Awalnya komunitas ini bernama Komunitas Guru Penulis Inhil (KGPI) yang terbentuk tahun 2017 namun pasif karena berbagai kendala salah satunya adalah kesibukan Bapak/Ibu guru dan belum adanya kepengurusan secara formal. Akan tetapi hari ini lahir semangat baru bersama para anak muda yang peduli dengan kemajuan dunia pendidikan melalui literasi.

Mereka hadir karena adanya semangat keikhlasan dan ketulusan untuk mengambil bagian dalam menggerakkan literasi di inhil. Gerakan ini lebih pada proyek amal karena memang mereka yang menjadi bagian di dalam komunitas tersebut bergerak tanpa dibayar bahkan mengeluarkan dana pribadi terkadang. Tumbuh dari kepedulian dan keprihatinan terhadap literasi akhirnya menghantarkan mereka untuk bersama-sama mengambil peran dalam saru wadah komunitas.

Pembahasan dalam pertemuan ini diantaranya adalah nama komunitas yang kemungkinan akan diperbaiki supaya mewakili semua unsur yang tergabung dalam komunitas penggerak literasi, kepengurusan dalam struktur komunitas(hanya menyinggung sedikit akan pentingnya kepengurusan), program yang akan digerakkan baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang (masih umum), membangun kerjasama dengan berbagai pihak khususnya pemerintah daerah, dll.

Adapun program yang ditawarkan diantaranya adalah pojok baca menjadi gebrakan dimasing-masing sekolah, Komunitas literasi masuk sekolah, pelatihan baik secara offline maupun online (untuk online menghadirkan berbagai narsum yang mau berbagi baik dari pemerintah daerah dalam hal ini bisa balai Bahasa Riau, Dinas Keperpustakaan, Disdik Inhil, maupun penggerak literasi SLI, IGI, MG, TBM HAMFARA, dll. Tema yang ditawarkan berbagai varian).

Pertemuan perdana yang hadir hanya beberapa orang saja tidak menyurutkan semangat para penggerak literasi untuk saling sharing apa saja yang akan dilakukan kedepannya. Harapan untuk pertemuan berikutnya pasca pelatihan yang ditaja oleh Balai Bahasa Riau berharap semakin banyak yang peduli untuk meluangkan waktunya bersama-sama membahas literasi khsususnya pembentukan kepengurusan.

“Sekecil apapun PERAN yang diambil akan memberikan dampak untuk perubahan kemajuan literasi di daerah, jadikan diri kita sebagian bagian dari perubahan untuk kemajuan dunia pendidikan dan masa depan bangsa”

Insya Allah semangat para penggerak literasi menjadi salah satu diantara kebangkitan para generasi untuk peduli terhadap perkembangan dunia pendididikan.

Terima kasih para sahabat guru-guru hebat bu Wirdayane Tanjung, bu Laila Suryani yang meluangkan waktu, tenaga, dan ide pemikiran briliannya serta para pemuda tangguh dari berbagai komunitas Redovan Jamil, Ridwan Syafi’i Ali, dan bu dosen Selviany Azhar semoga apa yang diluangkan menjadi penyemangat investasi kebaikan diyaumil akhir kelak. Mari kita satukan ide dan rapatkan barisan untuk kemajuan dunia pendidikan melalui sentuhan tangan-tangan kita sebagai pembuka jalan. Semoga semangat itu akan terus berkorbar sebagaimana gelombang sejarah akan mencatat kita menjadi bagian dari perubahan tersebut.

Salam literasi

BHP Riau

Views All Time
Views All Time
86
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY