Makan Siang Mengharukan

0
27

    

   

    

Pagi ini aku berangkat ke sekolah hanya saja aku agak terlambat bangun dari pagi sebelumnya. Mungkin di karenakan kondisi tubuh yang kurang sehat. Maklum aja kemaren baru habis pesta di rumah Kakak Ami.

Sesampainya di sekolah aku melaksanakan aktivitas seperti biasanya dengan anak didikku yang lucu dan imut – imut. Bersama mereka membuat hati ini menjadi terhibur walau terkadang naik tensi juga melihat pola tingkah laku mereka. He..he…he.. geli juga rasanya.

Ketika  di sekolah jam makan siang, kami guru dan karyawan dapat undangan makan gratis dari guru senior yang bernama Bu Aliyah. Bu Aliyah adalah guru yang aku anggap sepuh di sekolah karena beliau telah lebih dari tiga puluh tahun mengabdi di sekolahku ini.

Bu Aliyah adalah sosok orang tua yang aku sayangi karena aku banyak belajar tentang semua hal baik itu tentang pembelajaran di sekolah maupun tentang kehidupan berumah tangga. Aku sering berbagi cerita dengan Bu Aliyah semasa satu paralel.

Bu Aliyah adalah seorang ibu yang sangat penyabar, pekerja keras dan mempunyai selera humor yang tinggi. Semua teman menyukai beliau.

Saat makan siang bersama di ruangan perpustakaan banyak tawa dan cerita yang terukir saat ini. Hati ini menjadi senang karena semua teman berkumpul di ruangan perpustakaan. Ukhuwah islamiah sangat terasa sekali karena aku dan teman seperjuanganku jarang bertemu dan bercanda dikarenakan kondisi kelas yang letaknya berjauhan.

Koki makan siang kami hari ini di bawah pimpinan Bu Irta Dewi. Menu  hari ini adalah ayam lado hijau, goreng ikan nila, lalapan buncis dan terong serta tidak lupa kerupuk. Semua masakannya enak dan lezat. Terima kasih banyak ya Bu Irta Dewi atas masakannya sehingga perut kami semua kenyang.he..he..

Setelah selesai makan siang kemudian di lanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh bapak Luqmanul Hakim. Sesaat setelah berdoa Bu Aliyah berkata bahwa beliau sudah lama sekali ingin merencanakan hal seperti ini hanya saja karena kondisi beliau yang sudah hampir dua tahun ini kurang sehat akibat ada benjolan di tulang belakang maka niat beliau hari ini baru kesampaian.

Makan siang ini beliau adakan karena rasa syukur yang sangat besar kepada Sang Pencipta yang telah memberikan begitu banyak nikmat kepada beliau dan keluarga serta support dari teman – teman seperjuangan. Beliau sangat bersyukur sekali karena dibalik kesusahan Allah mempermudah segala urusannya. Walaupun sudah sepuluh tahun suami menganggur, Alhamdulillah beliau dan suami baru pulang menunaikan ibadah haji dan anak semata wayang beliau saat ini sedang bersekolah di salah satu universitas di Jogjakarta.

Bu Aliyah berpesan kepada kami semua bahwa ketika sudah waktunya Allah akan memberikan semua yang kita minta maka berbaik sangkalah kepada Allah  karena hanya Allah yang tahu kapan saat terbaik itu untuk diri kita masing – masing.

sesaat aku teringat akan diriku sendiri karena aku merasa doa – doa yang aku panjatkan belum di kabulkan oleh Allah, aku yakin dan percaya bahwa doa – doa yang aku panjatkan ini belum saatnya baik bagi diriku dan keluarga. Dari semua yang Bu Aliyah utarakan aku bisa mengambil sebuah pelajaran dan hikmahnya bahwa aku sebagai manusia harus banyak bersyukur atas semua pemberian Sang Pencipta kepadaku dan keluarga. Sehat selalu ya Bu Aliyah. Kami semua disini menyanyangimu. Terima kasih atas pembelajaran hari ini yang engkau berikan kepada kami semua disini.

 

 

Views All Time
Views All Time
76
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY