Makna Prestasi Belajar

0
67
adi suprayitno
Makna Prestasi Belajar

Makna Prestasi Belajar

Arti dari prestasi dalam tiap kamus tentunya tidak sama. Menurut Poerwodarminto, dalam kamus umum Bahasa Indonesia bahwa : “Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan dan sebagainya) (1990:700).

Adapun mengenai pengertian belajar penulis kemukakan beberapa pendapat yaitu:

  1. Menurut Sunaryo bahwa : “Belajar merupakan suatu kegiatan dimana seseorang menghasilkan sesuatu perubahan tingkah laku yang ada pada dirinya baik pengetahuan, ketrampilan maupun sikap”.
  2. Menurut Imansyah Alipandi bahwa : “belajar adalah aktivitas yang menghasilkan perubahan pada diri individu baik mengenai tingkat kemajuan dalam proses perkembangan intelektual khususnya, maupun perkembangan jiwa, sikap, pengertian, kecakapan, kebiasaan, penghargaan, minat, penyesuaian diri dan segala aspek organisme pada umumnya” (1984:47).
  3. Menurut Winarso Surachmad bahwa: “Belajar adalah suatu proses perubahan yang terjadi pada diri manusia (1990:18).
  4. Menurut Hirgatt bahwa : “Belajar adalah proses yang melahirkan atau mengubah sesuatu kegiatan melalui jalan latihan (apakah dalam jalan laboratorium atau dalam lingkungan alamiah) yang dari perubahan-perubahan oleh faktor-faktor termasuk latihan” (1987:39).

Dari pendapat-pendapat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa belajar adalah merupakan suatu proses, artinya berlangsungnya belajar itu sangat ditentukan oleh masalah individu yang belajar, sarana dan prasarana yang tersedia.

Ada suatu anggapan yang mengatakan bahwa belajar adalah menambah dan mengumpulkan sejumlah ilmu pengetahuan saja. Dalam pandangan tradisional ini pengertian belajar hanya mementingkan pendidikan yang bersifat intelektual. Anak diberikan bermacam-macam mata pelajaran untuk menambah dan memperdalam ilmu pengetahuan tetapi hanya dengan menghafal.

Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa belajar adalah suatu proses yang terjadi untuk mencapai suatu tujuan tertentu serta untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman.

Adapun pengertian prestasi belajar adalah suatu hasil yang dapat dicapai setelah anak memperoleh atau mengalamai proses pengajaran dan belajar.

Berhasil tidaknya proses belajar mengajar dapat diketahui dengan menggunakan alat yang disebut test, serta adanya pertimbangan-pertimbangan dengan hasil observasi atau alat-alat lain yang dapat menunjang keberhasilan di dalam prestasi belajarnya.

Agar dapat mencapai hasil yang baik dalam belajar perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Bimo Walgito berpendapat bahwa : “Faktor-faktor yang mempengaruhi  prestasi belajar itu adalah:

  1. Faktor anak atau individu yang belajar
  2. Faktor lingkungan anak
  3. Faktor bahan yang dipelajari (1982:124).

Dari faktor-faktor di atas dapat dijelaskan antara lain:

  1. Faktor anak atau individu yang belajar

Faktor ini merupakan faktor yang timbul dari dalam dari anak itu sendiri yaitu yang terdiri dari faktor fisik dan psikis. Faktor fisik adalah keadaan jasmani anak, anak yang sehat jasmaninya akan lebih banyak mempunyai kesempatan mendapat prestasi belajar lebih baik dari pada anak yang mempunyai cacat fisik. Faktor psikis berhubungan erat dengan keadaan kejiwaan anak yang sedang belajar. Misalnya anak mempunyai kemampuan lebih (pintar) belum tentu mempunyai prestasi belajar yang lebih baik apabila anak tersebut malas belajar sedangkan anak yang mempunyai tingkat kecerdasan yang kurang, mungkin mendapat prestasi belajar lebih baik dengan ketekunan belajar.

  1. Faktor lingkungan anak

Adapun lingkungan anak adalah factor yang berasal dari luar diri anak. Dalam proses belajar lingkungan sangat erat hubungannya dengan tempat belajar, alat, suasana, pergaulan dan waktu. Factor lingkungan sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar anak, terutama lingkungan sosial yaitu tempat dimana anak biasa bersosialisasi atau bermasyarakat.

Faktor lingkungan anak antara lain adalah keluarga atau orang tua, masyarakat dan lingkungan sekolah. Lingkungan keluarga yang kurang harmonis dapat emmpengaruhi prestasi belajar anak, begitu juga tentang keadaan ekonomi orang tuanya. Pengaruh dari lingkungan ada yang bersifat positif dan juga yang bersifat negatif. Jika anak bergaul dengan lingkungan yang baik akan berpengaruh positif dan begitu juga sebaliknya. Misalnya anak yang tinggal di lingkungan yang patuh dalam menegakkan kedisiplinan maka dalam diri anak tersebut akan tertanam sikap disiplin yang tinggi. Adapun anak yang tinggal di lingkungan yang banyak anak pengangguran yang biasa mabuk-mabukan maka anak tersebut akan ikut-ikutan mencoba meminum minuman keras tersebut. Factor lingkunagns ekolah yang mempengaruhi prestasi belajar anak misalnya: kurangnya alat pelajaran yang dimiliki (tersedia) dalam sekolah tersebut, dan juga adanya pengaruh dari teman-temannya yang mempunyai kebiasaan tidak baik contohnya ada membolos dan sebagainya.

  1. Faktor bahan yang dipelajari

Bahan pelajaran yang akan dipelajari harus mendapat perhatian khusus karena bahan tersebut dapat menentukan metode yang akan digunakan. Misalnya dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, bila kita akan menyampaikan materi pembelajaran dengan Kompetensi Dasar Mengidentifikasi Fungsi Organ pada Manusia metode yang sesuai adalah dengan menggunakan metode pemberian tugas.

Views All Time
Views All Time
68
Views Today
Views Today
1
BAGIKAN
Tulisan sebelumnyaKAU DAN AKU
Tulisan berikutnyafaktor yang mempengaruhi hasil belajar
jadi pengawai negeri dengan pangkat II c Diploma 3, Kuliah S1 Geografi, Kuliah S2 Teknologi Pembelajaran. skrg pangkat IV-D dan Tahun ini 2017 ke IV-E Pensiun Tahun 2022

LEAVE A REPLY