Memupuk Rasa Percaya Diri Pada Anak

0
16

Rasa percaya diri anak bisa dibangun sejak dini oleh karena itu peran orang tua sangat besar. Bagaimana upaya kedua orang tuanya memberikan motivasi, menempatkan anak pada tingkat kebebasan membuat/bermain sesuatu yang tidak berbahaya dan tidak membuatnya menjadi kecil hati, tetapi penuh dengan kasih sayang. Tidak merendahkan anak di depan orang lain, menghargai anak dengan menempatkan posisinya anak sebagai manusia yang penuh talenta dan tinggal mengasahnya.

Bermain peran dapat meningkatkan kemampuan percaya diri anak. Anak adalah masa depan Bangsa, oleh karena itu harus dipersiapkan sejak dini bagaimana kesehatannya, kecukupan gizinya, bagaimana mentalnya dengan memupuk rasa percaya diri anak.

Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, selain kemampuan berbahasa juga diajarkan untuk melatih rasa percaya diri anak. Berikut contoh dalam membangun rasa percaya diri anak dengan bermain peran.

Prolog:

Keluarga Pak Rahmad membeli smartphone untuk anak-anaknya yang akan mengikuti pembelajaran Daring. Setelah didiskusikan secara lebih mendalam dengan Bu Rahmad, maka anak-anaknya yang masih usia Sekolah Dasar itu diberikan izin untuk memakai HP hanya untuk mengerjakan tugas sekolah saja. Pak Rahmad pandai memilah-milah untuk kebutuhan anak. Misalnya lebih ketat mengawasi anaknya ketika mempergunakan smartphone. Pak Rahmad mengajari anak-anaknya mengoperasikan HP dengan menuntun anak untuk memilih fitur dan konten hanya yang memuat pendidikan.

Sehingga dapat dibuat skenario sebagai berikut:
Pak Rahmad: Anak-anak coba kemari, Ayah akan mengajari kalian menggunakan Smartphone untuk belajar Daring.

Anak-anak: Horee… dibelikan HP, terima kasih Ayah

Pak Rahmad: Tapi ingat, hanya dipakai untuk keperluan sekolah baik itu di youtube atau lainnya, yang dibuka yang menyangkut pelajaran sekolah.

Anak-anak Pak Rahmad sudah bisa mengendalikan diri dalam pemakaian Smartphone karena selalu dipantau oleh kedua orang tuanya.

Views All Time
Views All Time
36
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY