Menanti Kiprah IGI Mura

2
42

Oleh : Imam Syafii
Guru MAN 1 Musi Rawas

Sejak tahun 2016 lalu hinggga saat ini Pengurus Organisasi Profesi Guru Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus giat mengembangkan sayap merangkul seluruh guru dan memperluas jangkauan akses guru-guru di wilayah ini tanpa terkecuali para guru di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Tujuannya adalah untuk mengajak para guru ini terlibat aktif sebagai anggota sehingga dapat ikut berpartisipasi langsung dalam upaya peningkatkan dan pengembangkan kompetensi dirinya sebagai seorang guru.

Ikatan Guru Indonesia (IGI) adalah organisai guru yang diinisiasi sejak tahun 2000 dengan nama Klub Guru Indonesia dibawah kepemimpinan Ahmad Rizali Dan secara resmi berbadan hukum pada tanggal 26 November 2009 dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM dengan Surat Keputusan Nomor AHU-125.AH.01.06.

Kepengurusan baru 2016-2021 juga telah terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham dengan surat keputusan nomor AHU-0000308.A.H.01.08.Tahun 2016 dengan Ketua Umum Muhammad Ramli Rahim dari Sulsel dan Sekjen Mampuono dari Jawa Tengah IGI lahir dari keprihatinan akan rendahnya kompetensi guru Indonesia.

Bagi IGI, ujung pangkal dari semua persoalan pendidikan di Indonesia ada pada rendahnya kompetensi guru Indonesia baik kompetensi profesional, kompetensi paedagogik, kompetensi sosial maupun kompetensi kepribadian.(https://www.igi.or.id/tentang-ikatan-guru-indonesia)

Geliat eksistensi IGI di Kabupaten Musi Rawas mulai dirasakan kehadirannya dengan sukses digelarnya kegiatan Pelatihan Pemanfaatan Android Untuk Penilaian bagi guru se-Kabupaten Musi Rawas pada tanggal 27 April 2019.

Kegiatan ini sendiri diinisiasi langsung oleh para anggota IGI Musi Rawas yang memiliki kepedulian dan semangat tinggi dimotori oleh Surono, S.Pd, M.Pd, dkk untuk memajukan pendidikan dan kompetensi guru di wilayah Kabupaten Musi Rawas bekerjasama dengan Pengurus IGI Wilayah Provinsi Sumsel dan Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas.

Tepatnya di awal Bulan Mei 2019, mengawali Ramadhan 1440 H, Pengurus IGI Wilayah Sumsel inten melakukan koordinasi dan berkomunikasi dengan para anggota calon pengurus IGI Kabupaten Musi Rawas untuk merumuskan Kepengurusan IGI Daerah Kabupaten Musi Rawas.

Setelah melalui diskusi dan pemilihan secara daring maka pada tanggal 11 Mei 2019, kepengurusan IGI Daerah Kabupaten Musi Rawas resmi tersusun formasinya dengan formasi Ketua Imam Syafii, M.Si, Wakil Ketua Surono, S.Pd, M.Pd, Sekretaris Echa Sriyanti, S.Pd.I, Wakil Sekretaris Lenni Oktaviani dan Bendahara Yulianti, M.Pd.

Terbentuknya formasi kepengurusan IGI Daerah Kabupaten Musi Rawas ini menjadi sinyal kuat dan harapan anggota untuk memperoleh kemudahan informasi serta akses peningkatkan kompetensi dan upaya memajukan dunia pendidikan secara bersama-sama di Kabupaten Musi Rawas.

Bagi para pengurus sang pengembang amanah, terbentuknya kepengurusan IGI Daerah Mura menjadi entri point untuk memulai langkah-langkah strategis dan konkrit dalam mencarikan solusi terkait dengan isu-isu pendidikan, kualitas dan kompetensi guru selain memfasilitasi setiap guru untuk mendapatkan akses informasi regulasi dan teknologi pendidikan.

Jumlah anggota IGI Kabupaten Musi Rawas yang telah resmi terdaftar berdasarkan data yang ada sampai hari ini baru berjumlah 100 orang guru, mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK. (https://anggota.igi.or.id/anggota, 2019).

Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah para pengurus baru untuk dapat merangkul guru-guru di Kabupaten Musi Rawas sehingga mau berpartisipasi aktif dengan menjadi angggota IGI Daerah Musi Rawas sebagai upaya bersama mengejar ketertinggalan guna peningkatan mutu dan kompetensi guru.

Selain itu dengan telah terbentunya kepengurusan IGI Daerah Mura juga diharapkan mampu memberi warna sosok guru di Kabupaten Musi Rawas yang handal, profesional, berkualitas, teladan bagi peserta didik berbekal kecakapan penguasaan teknologi melalui berbagai kanal-kanal kegiatan yang telah diprogramkan dari IGI Pusat dan Wilayah. Semoga.

Views All Time
Views All Time
47
Views Today
Views Today
1
Previous articleBEDAH KARYA PUISI DAN CERPEN
Next articleBagian 24. Buku OSG V : PROFESIONALISME DAN PERLINDUNGAN HUKUM GURU
Imam Syafii, M.Si. Guru di MAN 1 Musi Rawas Prov. Sumatera Selatan. Lahir di Desa Tebat Jaya, BK 0 (OKU Timur-Sumsel) 22 Pebruari 1978. Pendidikan dasar saya tempuh pertama kali di SDN Inpres Balikpapan Kalimantan Timur pada tahun 1984 hingga kelas 3 dan melanjutkan pendidikan dasar kelas 4 di SDN Patok Songo Kec. Buay Madang Kab. OKU Timur- Sumsel lulus tahun 1990. Kemudian melanjutkan ke MTsN Martapura Kab. OKU Timur lulus pada tahun 1993. Pendidikan menengah atas saya tempuh di Pondok Pesantrean Nurul Huda Sukaraja Kec. Buay Madang Kab. OKU Timur di MA Nurul Huda Jurusan A3 (Biologi) lulus pada tahun 1996. Saya menlanjutkan Pendidikan S1 di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru-Riau jurusan Agronomi dan meraih predikat lulusan terbaik pada tahun 2001. Setelah enam bulan menjalani profesi sebagai asisten dosen memperoleh kesempatan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Riau untuk melanjutkan Pendidikan Pascasarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB-Bogor) masuk tahun 2002 dan lulus pada tahun 2004. Profesi guru saya jalani sejak lulus dari Bogor dengan menjadi guru honorer di MTsN 1 Muara Kelingi, di SMAN 1 Muara Kelingi, di MA Hidayatullah Muara Kelingi , SMAN Karya Sakti Kec. Muara Kelingi, MAN Muara Kelingi, SMAN 2 Muara Kelingi Kab. Musi Rawas. dI Tahun 2008 saya mendapatkan SK Bupati sebagai Guru TKS di SMAN 1 Muara Kelingi, dan di tahun 2009 kuliah kembali mengambil program Akta IV Pendidikan Biologi di Universitas Bengkulu dan pada tahun 2014 mendapatkan SK sebagai PNS di MAN 1 Musi Rawas.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY