MENGEMBALIKAN TAMAN KOTA YANG HILANG (Bagian I)

0
174

Sebuah taman kota di Propinsi Riau, tepatnya di daerah Rumbai yaitu taman Politehnik Caltex adalah sebuah taman bermain dan arena olah raga yang terletak di kawasan Utara kota Pekanbaru. Sebelum tahun 2005 taman ini, hanya berupa tanah kosong yang masih dipenuhi pepohonan liar, dan semak belukar. Namun kini, seiring dengan berjalannya waktu, pelan-pelan tanah yang dipenuhi pohon tersebut dijadikan sebagai pusat taman bermain dan olah raga yang dikelola oleh perusahaan besar PT. Caltex pada masa itu. Ketika itu, masih banyak kita lihat penataan taman yang indah, tersusun rapi lengkap dengan sarana bermain untuk anak-anak dan sebagai tempat untuk melakukan kegiatan olahraga oleh masyarakat sekitar.
Namun kini, keindahan, dan keasrian alam di taman Politehnik Caltex Riau telah berubah secara dratis. Kiri kanan jalan pinggiran taman dipenuhi oleh para penjual kaki lima, berbagai jenis lapak dan asongan. Taman kota Rumbai tidak lagi menjadi tempat yang indah untuk dikunjungi warga, karena mulai dari awal hingga ujung jalan taman, sudah banyak bermunculan para penjual makanan jajanan maupun pernak-pernik barang yang dijajakan di pinggiran jalan, apalagi kios-kios para penjual tersebut belum diatur dan ditata dengan rapi, sehingga kurang sedap dipandang mata. Akhirnya taman kota seakan hilang dibalik hiruk pikuknya para penjual dan pembeli.
Seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah, maka terjadi pergeseran peran dan tanggung jawab pengelolaan kegiatan pembangunan dari pemerintahan pusat ke pemerintahan kabupaten/kota yang tentunya lebih paham akan kondisi dan karakteristik wilayahnya, yang diharapkan mampu memanfaatkan secara optimal sumber dayanya dengan tetap dilandasi oleh rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang kuat untuk memelihara kelestarian lingkungan. Pengelolaan taman kota akhirnya dipercayakan kepada pemerintah daerah, termasuk di antaranya taman Politeknik Caltex.
Memang benar, perlu adanya rencana Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, yang berkomitmen untuk melakukan pembangunan secara merata di seluruh wilayah termasuk Kecamatan Rumbai yang diwacanakan untuk dijadikan sebagai central bisnis baru. Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT kepada wartawan Riau Pos Kamis (24/4/2014) silam di Pekanbaru yang mengatakan bahwa, Rumbai akan dijadikan sebagai central bisnis baru, bahkan ke depannya pemerintah daerah akan memprogramkan pengembangan pusat bisnis di Meranti Pandak, Water Front City di jalan Nelayan, serta Sentra Pariwisata di Danau Buatan.(sumber: Riau Pos). Sungguh sangat disayangkan, apabila program yang dengan penuh semangat membangun Riau menjadi pusat bisnis tidak diimbangi dengan pelestarian lingkungan hidup. Jika saja kita boleh bermimpi, mungkin akan lebih bijaksana jika taman yang luasnya kurang lebih 3X luas lapangan bola ini dikembalikan lagi fungsinya sebagai taman bermain dan olah raga, taman bunga yang indah atau taman tempat tumbuhnya pepohonan yang rindang, sehingga taman ini bisa dijadikan sebagai tempat belajar oleh para siswa maupun masyarakat serta pelestarian lingkungan hidup. Serta perlunya usaha mendesak terhadap pengaturan para penjual jajanan kaki lima dan asongan agar tertata rapi dan bersih sehingga lingkungan taman tetap terlihat indah dan asri.

Views All Time
Views All Time
221
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY