MENGIKUTI WORKSHOP ToT KTSP

0
28

Upacara Pembukaan Workshop ToT KTSP , Senin tanggal 4 Juni  2007 pada  salah satu hotel di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.  Kegiatan  Workshop ToT KTSP bagi SMP dari daerah kabupaten/ kota se DKI Jakarta, Kalsel, dan Riau diselenggarakan oleh Depdikbud. Acara Pembukaan diawali dengan laporan Panitia Pelaksana kegiatan. Dalam laporannya, bahwa kegiatan Workshop ToT KTSP ini dalam rangka mensukseskan pelaksanaan KTSP sebagaimana diamanatkan oleh UU Sisdiknas. Selanjutnya sambuatan dan arahan dari Direktur Pembinaan SMP. Menurut Direktur, kegiatan workshop ini dalam rangka membereskan permasalahan yang terjadi di sekolah masing-masing, mensukseskan WAJAR 9 tahun, dan hal-hal lainnya.

Kegiatan Workshop ToT KTSP memang dirancang untuk membantu guru dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran, terampil mengembangkan dan merencanakan program pembelajaran. Setelah kegiatan pembukaan, maka selanjutnya kegiatan pre tes. Kegiatan pre test dilakukan secara per kelompok mata pelajaran. Dalam Workshop ToT KTSP ini aspek penilaian diantaranya menyangkut keaktifan, kerjasama, penguasaan materi, dan produk. Diakhir kegiatan workshop akan ada post test untuk melihat kemampuan peserta.

Kami dari Kabupaten Tanah Laut mengirim 11 orang guru sesuai jumlah mata pelajaran. Kami merupakan tim yang  tergabung dalam Tim Pengembang Kurikulum (TPK) Kabupaten Tanah Laut. Provinsi Kalimantan Selatan mengirim 13 TPK dari 13 kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Selatan. Demikian pula dengan daerah lain, yaitu DKI Jakarta dan Riau. Selama mengikuti kegiatan Workshop ToT KTSP kami dari Kabupaten Tanah Laut menempati kamar hotel yang persis di depannya ada kolam ikan yang luasnya lumayan besar. Memang kamar kami terpisah dengan tempat kegiatan di hotel, berjalan sekitar 150 meter, dan melewati jalan lalu lintas masyarakat di sekitar hotel.

Letak kamar tidur kami yang terpisah dengan bangunan hotel sering membuat salah satu atau beberapa orang romongan kami saat istirahat siang tidak pulang ke kamar, apalagi kondisi cuaca sedang mau hujan, maklum berada di daerah puncak. Sementera itu, ada juga sebagian peserta dari Riau yang kamarnya satu lokasi dengan kami. Selama beberapa  hari bersama-sama mengikuti kegiatan Workshop ToT KTSP ini, akhirnya antara kami dari Tanah Laut dan peserta dari Riau mulai akrab, terlebih lagi diantara peserta dari Riau ini keturunan orang Banjar (Kalsel) dan mengerti bahasa Banjar. Pertemuan yang tidak disangka-sangka, bertemu dengan orang Riau  yang orangtuanya berasal dari Banjar karena mendengar kami bicara dalam bahasa Banjar.

Persahabatan kami dengan peserta dari Riau, khususnya orang yang memiliki darah Banjar, yaitu Bapak Diansyah, semakin hari semakin akrab. Kami peserta dari Tanah Laut memang tidak semuanya orang asli Banjar, ada juga 3 orang yang berasal dari suku Jawa, tetapi mereka sudah mengerti dan berbicara dalam bahasa Banjar. Kegiatan Workshop ToT KTSP kami ikuti dengan tetap semangat, meskpun banyak tugas yang harus kami selesaikan. Ada tugas individu dan juga kelompok mata pelajaran. Aku memegang mata pelajaran PKn. Tugas kami antara menyusun KTSP,membuat silabus, membuat RPP, dan sebagainya. Dalam kegiatan juga ada diskusi kelompok, penyajian hasil kerja kelompok atau TPK kabupaten/kota.

Setelah menyelesaikan segala agenda dan kegiatan workshop, maka tibalah waktunya acara penutupan yang sudah ditunggu-tungu semua peserta. Selama 4  hari kami mengikuti kegiatan dan aktivitas workshop dan menghasilkan draf KTSP dan sebagainya yang dibawa ke daerah masing untuk disosialisasikan ke sekolah dan guru. Setelah post dilaksanakan, maka upacara penutupan dimulai. Upacara penutupan dilaksanakan pada malam hari.Semua sudah siap pulang karena cukup lama meninggalkan kampung halaman. Acara penutupan selesai dan peserta kembali ke kamar masing-masing untuk mengemas barang untuk pulang besok hari. Kami pun kembali ke kamar masing-masing menyiapkan sesuatunya untuk pulang besok pagi.

 

Views All Time
Views All Time
28
Views Today
Views Today
1
BAGIKAN
Tulisan sebelumnyaJALAN BARU PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
Tulisan berikutnyaIKUT SUMUT SAGUSAKU MAKIN TERISI BLOG KU
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY