Meningkatkan Kualitas Pendidik di Era Milenial

0
45

Dewasa ini kemajuan teknologi semakin pesat. Hal tersebut terjadi karena semakin meningkatnya kebutuhan hidup manusia dan pergeseran generasi yang lebih maju yang dikenal dengan sebutan generasi milenial. Perlu diketahui bahwa generasi milenial merupakan generasi yang memiliki julukan generasi konsumtif terhadap teknologi, sehingga secara tidak disadari, generasi ini telah mendorong masyarakat untuk lebih berinovasi di berbagai sektor. Salah satu diantaranya ialah di sektor pendidikan. Kemajuan teknologi di sektor pendidikan dapat kita lihat dengan munculnya platform-platform yang bersifat digital, antara lain, Ruang Belajar dan Quipper. Tentu saja kemunculan-kemunculan ini disambut dengan tangan terbuka oleh generasi milenial karena mereka lebih dimudahkan dalam proses belajar. Di sisi lain muncullah pertanyaan, bagaimana dengan peran guru di sekolah di kemudian hari? Apakah peran guru akan tergeser dengan semakin maraknya inovasi teknologi di bidang pendidikan?

Dua pertanyaan di atas inilah yang membawa saya, sebagai seorang pendidik yang baru saja berkecimpung di dunia pendidikan, khususnya untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) terdorong untuk mengikuti alur generasi milenial. Sebagai seorang pendidik tingkat SMA, saya sangat menyadari bahwa menyelami karakter generasi milenial adalah sebuah keharusan. Apalagi cara belajar, sumber dan media belajar yang mereka gunakan semakin canggih, sehingga mengharuskan seorang pendidik untuk rajin berinovasi, menciptakan ide-ide segar bagi para peserta didik. Maka dari itu perlu adanya upaya-upaya yang dilakukan sebagai seorang pendidik agar mampu untuk mengikuti perkembangan generasi milenial dalam belajar, dan tentu saja meningkatkan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Seminar dan pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak-pihak tertentu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan cara dalam menghadapi generasi milenial. Adapun seminar dan pelatihan ini dapat dilakukan secara tatap muka atau melalui daring.

Secara pribadi saya telah mengikuti berbagai seminar dan pelatihan secara langsung sesuai dengan bidang yang saya ajar yaitu, Bahasa Inggris. Akan tetapi hal tersebut ternyata  kurang mendukung dengan anak didik saya yang belajar lebih cepat menggunakan teknologi. Sehingga saya berupaya lebih untuk mencari referensi pelatihan melalui daring. Adapun Komunitas Guru Indonesia merupakan komunitas yang saya temukan di tahun 2019 ini telah menuntun saya untuk lebih kreatif dan inovatif dalam membuat bahan ajar. Akses yang begitu mudah untuk bergabung menjadi anggota serta mengikuti pelatihan membantu  saya sebagai seorang pendidik yang notabene memiliki banyak tanggung jawab di sekolah.

Sebagai penutup saya ingin mengucapkan terimakasih kepada KGI  karena telah membuka wawasan baru sehingga saya dapat mengembangkan metode dan media bahan ajar berbasis teknologi ( video pembelajaran) yang tentu saja nantinya akan berguna bagi saya dan anak didik saya.

Views All Time
Views All Time
27
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY