Menulis Itu Ibadah

0
9

Tangan ini kaku ketika menghadapi kibor. Tidak ada ide yang bisa menjadi bahan untuk ditulis. Seakan buntu dan minim kalimat. Hanya saja niat untuk menulis selalu ada dan muncul begitu saja. Seperti jamur yang tumbuh di musim penghujan. Entah apa yang membuatku ingin selalu menulis. Beraneka kegiatan kutulis dengan baik dan sepenuh hati. Seperti tulisanku kali ini yang menjadikan topik ulasan adalah kegiatan pertemuan warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI.

Siang itu langit cerah meskipun sedang musim penghujan. Cerahnya mentari menambah semaraknya suasana pagi menjelang siang saat ini. Para tamu undangan sedikit demi sedikt hadir memenuhi rumah tinggal Ketua RT kami. Kegiatan rapat yang dihadiri oleh perwakilan warga, baik dari Ibu-Ibu PKK, para Kepala Keluarga dan Karang Taruna. Kami seluruh warga dengan giat ingin memajukan lingkungan.

Tahun ini tidak ada kegiatan seperti pada tahun-tahun sebelumnya karena adanya wabah Virus Corona (Covid-19). Namun demikian harus tetap mengenang dan menghormati para pahlawan yang gugur dalam medan peperangan. Semangat juangnya dalam merebut kemerdekaan menjadi suri tauladan bagi kita semua. Oleh karena itu pada peringatan Hari Kemerdekaan ini diagendakan acara mengibarkan bendera merah putih, membersihkan makam pahlawan, membersihkan lingkungan kita masing-masing dan bakti sosial.

Terngiang dongengan nenek kakek kita tentang kisah klasik di masa lalu. Leluhur kita berangkat ke medan perang hanya menggunakan sebilah bambu. Tercabik-cabik, terlunta-lunta, tak ada canda tawa dan suasana sangat mencekam. Belajar menjadi pahlawan bagi diri sendiri dan keluarga yang bisa dilakukan oleh semua warga masyarakat saat ini. Belajar terus pantang menyerah, selalu berinovasi demi kemajuan bangsa dan negara.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kalimat dari Ir. Soekarno tersebut menjadikan torehan pena dalam pemicu semangat untuk berkreasi. Berliterasi dalam mengisi kemerdekaan dengan melestarikan budaya bangsa. Mengangkat kearifan lokal dari berbagai suku bangsa di seluruh wilayah Indonesia.

Salam literasi, Merdeka!.

Malang, Maret 2021.

Views All Time
Views All Time
23
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY