Menulis mudah dan asik

0
18

Beberapa hari lalu saya dipercayakan  menjadi presenter dalam Virtual coordinator 50 SULUTGOMA batch 3. Bahagia, bangga dan sedikit deg-degkan juga saat pertama kali menjadi presenter.

Jaringan yang sering kali timbul tengelam seperti paus, tidak menyurutkan semangat saya kala  itu.

Materi yang paling saya paham dan sukai menjadi pilihan. Dan pada kesempatan malam ini, saya ingin  berbagi materi yang sama dengan Bapak/Ibu guru hebat yang ada di blog IGI ini.

Judul materi : Menulis novel asik dan cepat.

Sedikit cerita, saya mulai menyukai dunia literasi sejak SD, kelas berapa saya sudah lupa. Majalah bobo menjadi suplemen tambahan yang wajib saya komsumsi setiap hari. Oleh kerena itu, sejak SMP saya mulai menulis. Mulai dari cermin, cerpen, novelet dan akhirnya sekarang novel.

Beberapa tahun berkecimpung di dunia aksara ini, saya menyimpulkan bahwa ada cara yang mudah dan asik untuk bisa menulis naskah  novel agar segera selesai.

a. Pemilihan ide/imajinasi

Ide atau kita biasa menyebutnya gagasan pokok. Adalah hal utama yang harus kita pikirkan sebelum kita mulai merangkai kata dan menyulamnya menjadi diksi-diksi indah.

Ide ini akan mempengaruhi isi cerita kita. Berawal dari ide, cerita kita akan dikembangkan menjadi lebih terperinci, dimulai dari opening hingga ending.

b. Membuat Outline

Outline atau kerangka karangan.

Dalam menulis novel, setiap penulis pasti tidak asing lagi dengan outline.  Outline ini dapat saya simpulkan sebagai pagar dan kompas.

Sebagai pagar, karena dia membantu kita  agar tidak keluar dari  ide awal atau topik utama. Sebagai kompas, karena dengan menggunakan outline ini, kita meminimalis tersesat dalam ide-ide baru yang biasanya sering muncul.

Penulisan outline dimulai dengan :

  1. Karakteristik tokoh
  2. Pov/sudut pandang
  3. Lokasi
  4. Alur
  5. Plot
  6. Ending
  7. Judul

Jika kita sudah membuat semua poin-poin di atas, maka sangat tidak mungkin tulisan/naskah  novel atau karya tulis apapun tidak dapat selesai tepat waktu.  Kecuali penyakit hakiki para penulis muncul. Nama penyakitnya biasa didiagnosa dokter sebagai penyakit malas dan banyak alasan. Jika penyakit itu masih sering kambuh. Maka dengan berat hati saya katakan. “Maaf toko buku belum  bisa menerima karya tulis anda.”

Mungkin ini dulu yang bisa saya bagi, malam ini. Selamat malam dan teruslah menulis.

Salam literasi

Sangihe/12 Maret 2019

Views All Time
Views All Time
73
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY