Menyikapi Kesalahan dengan Bijak

0
18

Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa manusia tidak luput dari berbuat kesalahan  dan kealpaan. Oleh karena itu, hendaknya kita berusaha untuk menyikapi setiap kesalahan yang terjadi dengan sebijak mungkin.  Dengan sikap yang benar, maka kesalahan bisa berubah menjadi bahan pembelajaran yang sangat berharga bagi siapapun yang mau belajar. 

Sumber kesalahan bisa berasal dari ketidak tahuan, kelalaian, kekhilafan, ketidaksengajaan, kelupaan, ketidak mampuan atau kesengajaan.  Kesalahan yang bersumber dari ketidaktahuan, maka harus diberi tahu dengan segera. Kesalahan yang berawal dari kelalaian, kelupaan dan kekhilafan, maka harus diingatkan dan diberi bimbingan agar sang pelaku bisa lebih mengendalikan diri. Kemudian kesalahan yang berasal dari ketidaksengajaan, maka harus diklarifikasi  baik bagi sang pelaku maupun bagi yang jadi ‘korban’ ketidaksengajaan agar permasalahan tidak berkepanjangan. Adapun kesalahan karena ketidakmampuan, maka ajarilah dan berilah kesempatan agar kelak kesalahan serupa tidak terjadi lagi. Dan terakhir, kesalahan yang disebabkan oleh kesengajaan, maka hukuman perlu dilakukan agar sang pelaku merasa jera dan tidak pernah lagi mempunyai niat untuk melakukan kesalahan. Sedangkan akibat yang ditimbulkan kesalahan terdiri dari 3 tingkatan, yaitu kesalahan tingkat kecil, sedang dan besar. Kesalahan tingkat kecil, yaitu kesalahan yang akibatnya tidak terlalu berpengaruh sehingga bisa diselesaikan secara cepat dan biasanya bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Kesalahan tingkat sedang, yaitu kesalahan yang cukup berpengaruh dan harus segera diselesaikan agar tidak berkembang menjadi kesalahan besar. Adapun untuk sang pelaku kesalahan, masih bisa cukup ditegur dan tidak perlu diberi hukuman berat. Sedangkan kesalahan besar, yaitu kesalahan yang akibatnya bisa sangat berpengaruh dan bisa mencapai tingkat membahayakan. Untuk kesalahan tingkat ini, maka hukuman dan tindakan tegas perlu diberikan, baik secara kekelurgaan maupun secara hukum yang berlaku.  Berdasarkan sumber dan akibat yang ditimbulkan inilah, maka kita bisa mengambil tindakan yang benar, apakah hanya akan dimaafkan, ditegur atau diambil tindakan yang tegas, yaitu berupa hukuman yang dianggap setimpal dengan kesalahan yang dilakukan. 

Karena setiap manusia berpotensi melakukan kesalahan, maka potensi ini juga berlaku bagi guru, siswa dan orang tua. Jika guru yang melakukan kesalahan, maka lihatlah apakah guru tersebut melakukannya karena ketidak tahuan, kelalaian, kelupaan, ketidakmampuan atau kesengajaan ? Lalu sebesar apa dampak yang ditimbulkannya, apakah kecil, sedang atau besar ? Dengan cara yang sama, kita pun bisa melakukannya untuk siswa dan orang tua. 

Dengan sikap seperti di atas, maka diharapkan setiap guru, siswa dan orang tua sama –sama bisa menghasilkan sikap yang bijaksana dalam menyikapi setiap kesalahan. Jika kita ingin dimaklumi dan diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, maka orang lain pun mengharapkan hal yang sama. Oleh karena itu, marilah kita sama-sama saling berusaha memahami dan memberikan solusi atas permasalahan yang ditimbulkan oleh sebuah kesalahan.

Views All Time
Views All Time
20
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY