MERDEKA BELAJAR. Oleh Hajimah , Guru UPTD SMPN 1 Pelaihari, Tanah Laut, Kalsel

0
20

Murid Merdeka Belajar, ini adalah salah satu judul slide pada kegiatan webinar yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut. Banyak istilah yang penulis dapatkan pada webinar kali ini, selain pelaksana dan pemateri memang orang orang yang menguasai di bidangnya masing masing, juga istilah pembelajaran yang disampaikan sangat sesuai dengan profesi penulis sebagai seorang pendidik. Pembelajaran bermakna dan menantang, inovasi pembelajaran, Arah kurikulum, Assesmen pembelajaran, secara umum telah disampaikan oleh Bapak DR.Zainal Fanani, M.Ed (Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Selatan)

Menurut narasumber, siswa belajar di masa pandemi ini bisa melalui daring atau luring, namun pada umumnya dilaksanakan secara daring, sehingga menuntut kepada para guru untuk selalu berinovasi dalam pembelajaran, penguasaan kompetensi lebih diutamakan daripada penguasaan materi, sebab pembelajaran di masa pandemi dari segi  waktu sangat terbatas, keberhasilan pembelajaran tentu tidak terlepas dari penilaian, oleh sebab itu penilaian yang mengembangkan kemampuan nalar siswa dengan soal uraian, sedangkan pilihan ganda mengarah kepada bimbingan tes saja. Menyinggung masalah KTSP, menurut pemateri, semua sistem kurikulum yang digunakan, pada penerapannya selalu ada kebijakan sekolah masing masing, sebab peserta didik pada dasarnya mempunyai hak penuh dalam belajar, (merdeka belajar).

Khusus di Kabupaten Tanah Laut, selama pandemi sampai akhir tahun pelajaran 2019/2020 pada umumnya dilaksanakan pembelajaran secara Daring, baik itu dengan zoom meeting, geogle form, WA, dan geogle meet, bahkan seperti disampaikan oleh Bapak Maslani, S.Pd, Kasi Kurikulum dan Penilaian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut sangat mengapresiasi sistem pembelajaran di masa pandemi ini, dengan melakukan pendataan dan penilaian jenjang SD dan SMP tentang pembelajaran siswa selama Belajar Dari Rumah (BDR).

Penulis merasa terbantu dengan adanya webinar ini, meskipun belum berkesempatan untuk bertanya pada forum dialog, tetapi sudah cukup terwakili oleh bapak/ibu peserta yang lain, bahkan salah satu kawan penulis Bapak Akhmad Syafi’i, S.Pd.I, yang bertugas di Kabupaten Kotabaru. Tahun Ajaran baru 2020/2021 sudah di depan mata, bentuk dan sistem pembelajaran yang akan dilaksanakan harus disiapkan semaksimal mungkin, supaya pembelajaran terus berpusat pada peserta didik, untuk mencapai Tujuan Pendidikan Nasional dan pembentukan generasi yang berkarakter. Semoga Pandemi segera berakhir dan kita dapat melaksanakan pembelajaran secara normal seperti biasa lagi.

 

 

 

 

Views All Time
Views All Time
15
Views Today
Views Today
1
Previous articlePROFESI GURU, AKANKAH HILANG DIMASA DEPAN? Oleh Nurhidayati, Guru UPTD SDN Atu-Atu Pelaihari, Tanah Laut, Kalsel
Next articleDAMPAK CORONA BAGI DUNIA PENDIDIKAN Oleh Mursitah,S.Pd.AUD, Guru TK Harapan Bangsa I, Panyipatan, Tanah Laut, Kalsel
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY