Merdeka Belajar untuk Dia

0
22
  •    Setiap tiba jadwal Luring, dia sering kali tiba di Pusat Belajar tidak tepat waktu. Tidak juga terlambat. Ya, … sering tiba lebih dini, sehingga sering pula membantu ibu guru mempersiapkan tugas prapembelajaran harian seperti merapikan karpet tempat siswa duduk di garasi kediamanku yang disulap sementara sebagai kelas darurat untuk memfasilitasi kegiatan belajar luring  Kelompok kecil di masa pandemic covid-19 ini, menata letak infocus, bahkan membantu ibu guru menggunakan laptop untuk mengetik nama temannya di daftar presensi dan saat menayangkan presentasi materi belajar. Namun, hampir terlalu sering terlambat dalam melaksanakan tugas belajar secara daring. Mengapa?
    Alasan klasik bahwa tidak semua siswa memiliki smartphone pribadi untuk mengikuti kegiatan belajar secara daring. Dua keping simcard, – sumbangan salah satu provider simcard dan satu lagi sumbangan dari pemerintah pusat berikut quota belajar bulanannya tampaknya tidak tergunakan. Email dan nomor ponsel yang sering dia gunakan untuk belajar daring sering berubah-ubah. Janggalnya foto bukti fisik kegiatan belajar daring mandiri seperti diambil di tempat yang tidak nyaman untuk belajar, seperti di tepi keramaian tempat wisata dan di emperan mini market.
    Dia, Raditya Fadilah… sejak kecil sudah menjadi anak yatim. Pagi sampai sore Ibu dan kakaknya bekerja sehingga tidak bisa mendampinginya belajar secara daring di pagi hari. Kadang dia harus pergi meminta bantuan paman terdekat untuk meminjam handphone guna keperluan belajar. Dia sendiri pun di sela kewajiban belajarnya ikut meringankan beban ekonomi keluarga dengan bekerja bersama kudanya. Sejak ayahnya meninggal Fadil menyisihkan jatah jajan hariannya untuk membeli seekor kuda. Kuda diajak berkeliling kampung dan tempat wisata yang memperbolehkannya masuk untuk ditunggangi peminat dengan upah tertentu, kadang seikhlasnya. Teman sekolah sering pula menunggangi kuda tersebut dituntun oleh Fadil dengan seutas tali, dengan imbalan jauh lebih murah yang biasa mereka sebut harga teman.
    Hari ini Fadil pagi-pagi menyelesaikan tugas belajar daringnya tepat waktu.. lagi-lagi di tempat yang tidak layak untuk belajar… di emperan mini market. Sedih rasanya membaca pesan WhatsApp yang dikirim kakaknya yang sedang bekerja di mini market itu disertai foto Fadil sedang mengerjakan tugas belalajar daring. 

NLS SDN Kopo 01 Cisarua – Bogor




Views All Time
Views All Time
18
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY