MTsN 3 Mataram Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H

0
31

Pada pagi yang cerah Selasa (12/11/2019) di bawah naungan pepohonan rindang yang sejuk terletak di kebun mini sebelah lapangan seluruh civitas MTsN 3 Mataram mulai guru-guru, staf karyawan tata usaha, dan mahasiswa PPL UIN Mataram serta seluruh siswa-siswa dengan menggunakan sarung, baju dan kopiah serba putih berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H.

Dalam gelaran peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pihak madrasah mengundang salah satu Tuan Guru yang terkenal di Lombok khususnya di Mataram Tuan Guru H. Muammar Nasrullah, M.PdI untuk mengisi tausyiah hikmah Maulid Nabi SAW, selain tuan guru juga menghadirkan seorang hafidz cilik Naja yang mampu menghafal 30 juz Al-Quran walaupun divonis lumpuh otak sejak umur 1 tahun. Naja diundang untuk memberikan motivasi terhadap siswa dalam segala keterbatasan tidak membuat dirinya minder untuk berprestasi dalam menghafal Al Quran.

Turut hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kepala Kemenag Kota H. Burhanul Islam, Kasi Mapenda Kemenag Kota Mataram, Ketua Komite MTsN 3 Mataram Lalu Maksum Ahmad, M.PdI, dan Pokjawas pembina Hj. Rahimah.

Dalam tausyiah TGH. Muammar Nasrullah menyampaikan bahwa hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah bentuk cinta kita kepada beliau (Nabi Muhammad SAW. red) sebagai ummatnya. TGH Muammar melanjutkan kita mengingat kembali bagaimana sikap Abu Lahab ketika mendengar kabar kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana diketahui Abu Lahab adalah salah satu Paman Nabi SAW yang mengingkari kenabian Rasulullah SAW.

“Dan sudah jelas-jelas akan mendapatkan siksa neraka namun karna rasa senangnya rasa gembiranya begitu mendengar kabar dari budaknya Syuhaibah bahwa ibunda Nabi SAW Siti Aminah melahirkan seorang anak laki-laki, dengan senangnya itu Allah SWT meringankan siksaannya setiap hari senin hingga hari kiamat”, jelas Muammar

Lalu bagaimana dengan kita tambah TGH. Muammar kita sudah begitu bahagia dengan kehadiran Nabi SAW, mengimani dan mencintai Rasulullah SAW, menjalankan sunnah-sunnahnya, tentu kita akan diberikan ganjaran yang lebih dari pada Abu Lahab. Siapa-siapa yang mencintai saya (Nabi Muhammad SAW) kelak ia akan bersama saya dengan Surga, itu janji Nabi SAW kepada kita sebagai ummatnya.

Selanjutnya hikmah yang dapat kita ambil dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menurut TGH. Muammar adalah menanamkan akhlakul karimah karna diutusnya Nabi Muhammad SAW semata-mata untuk menyempurnakan akhlak kepada ummatnya. Maka Muammar berpesan kepada seluruh siswa agar mengedepankan akhlak kepada orang tua. “Boleh pintar boleh cerdas tapi diiringi dengan akhlak, akhlak kepada orang tua yang melahirkan kalian, akhlak kepada bapak ibu guru dan akhlak kepada calon mertua kalian kalau sudah berkeluarga”, pesan TGH. Muammar Nasrullah mengakhiri tausyiahnya.

Usai tausyiah Maulid Nabi Muhammad SAW acara dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Kepala Kemenag Kota Mataram H. Burhanul Islam kemudian sambutan Kepala MTsN 3 Mataram H. Suparman dan acara diakhiri dengan pembacaan sholawat dan doa oleh Ketua Komite Lalu Maksum Ahmad. (@ruslanwahid)

Salam literasi  !!!

Views All Time
Views All Time
13
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY