MY MOTIVATORS

0
115

Menulis merupakan hal yang sangat sulit bagi saya walaupun dalam hayalan saya banyak yang ingin saya tuangkan namun saya tidak tahu dari mana harus memulainya. Saat mendengar bahwa IGMP (Ikatan Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia akan mengadakan workshop tentang SAGUSAKU (Satu Guru Satu Buku) saya sangat tertarik dan saya mendaftarkan diri untuk ikut walaupun dalam hati saya berkata “Mungkinkah saya bisa menghasilkan sebuah karya tulis?”

Dalam perjalanan panjang dari negeri seribu parit menuju kota Pekanbaru yang ditempuh selama 8 jam dengan penuh harapan dan keyakinan bahwa saya pasti bisa apalagi saat memasuki Aula LPMP pada esok harinya, hal pertama yang saya lihat adalah sebuah spanduk dengan tulisan TRAINING OF COACH (TOC) LITERASI BERBASIS TABLET “SAGUSAKU (SATU GURU SATU BUKU)” dengan Tema : “Menulis Langsung Terbit”. Wow, it’s very amazing!!! Apalagi saat si Ibu Cantik Nur Badriyah “Noerbad” menghampiri dan menyalami saya dengan penuh enerjik, dalam hati saya berkata “Inilah dia”. Dan ketika Si Cantik Ketua IGMP Bahasa Indonesia Ibu Noerbad memotivasi para peserta dengan “yeee”nya, saya sangat bersemangat. Ditambah lagi dengan bapak narasumber yaitu Bapak Drs. Slamet Riyanto, M.Pd yang sudah menghasilkan sebanyak 175 buah judul buku yang memberikan trik bagaimana menulis sebuah buku. Apalagi saat kalimat “Jangan takut salah, jangan takut dikritik, enjoy saja dalam menulis dan biarkan mengalir seperti air, mulailah menulis dengan hal-hal yang ringan-ringan saja, jangan pikirkan apa yang hendak ditulis tapi tulislah apa yang ada di pikiran”, saya sangat termotivasi dan bertekad, saya harus bisa menghasilkan karya seperti Bapak Slamet, Ibu Noerbad dan guru-guru hebat peserta SAGUSAKU yang sudah menghasilkan buku..

Ternyata SAGUSAKU yang ditaja oleh IGMP Bahasa Indonesia ini bukanlah isapan jempol belaka. Saya tidak menyesal sedikitpun mengikuti workshop ini bahkan saya sangat bangga bertemu dengan Ibu Nur Badriyah “Noerbad” dan Master of Coach Bapak Drs. Slamet Riyanto, M.Pd. Hal yang saya sesalkan adalah singkatnya waktu pertemuan ini dan andaikan bisa diperpanjang, saya yakin saya akan lebih banyak menerima ilmu dari mereka berdua. They are my motivators. Begitu juga IGI Riau, terimakasih yang tak terhingga karena telah membangunkan guru-guru dari tidur panjang. BERSAMA – KITA PASTI BISA!!!

Views All Time
Views All Time
240
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY