OTW Finlandia

1
47

AYO OTW KE FINLANDIA

Kepingan Opini Pendidikan

Berdasarkan survei Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2000, negara dengan sistem pendidikan terbaik adalah Finlandia(blog.ruangguru.com)

Kita intip yuuuk sistem pendidikan di Finladia, lalu kita bandingkan dengan sistem di negara kita.

Finlandia
Dengan jumlah penduduk yang hanya berjumlah 5 juta jiwa, pemerintah mampu menanggung biaya pendidikan sebesar 200 ribu euro. Biaya tersebut dapat membiayai siswa hingga menuju perguruan tinggi. Sistem pendidikan di negara seribu danau ini dibangun atas kesetaraan. Seluruh warga dapat merasakan kesempatan belajar yang sama tanpa dibatasi status ekonomi, profesi, dan lokasi.

Indonesia
Dengan jumlah penduduk yang diproyeksikan mencapai 266,91 juta jiwa ini, katanya biaya pendidikan gratis, tapi nyatanya sebagian besar biaya pendidikan hingga perguruan tinggi ditanggung sendiri dan menurut menurut survey HSBC, ternyata Indonesia masuk ke dalam 15 besar negara dengan biaya termahal lhoo. Indonesia berada pada peringkat ke-13, sementara posisi pertama diduduki oleh Hongkong.

Finlandia
Publikasi ilmiah dulu, setelah itu jadi guru. Harus bergelar master jika ingin jadi guru.
Untuk menjadi guru di sana harus melewati seleksi ketat. Seluruh guru di Finlandia diwajibkan bergelar master yang disubsidi penuh oleh pemerintah. Selain itu, juga harus mempunya tesis yang telah dipublikasi.

Indonesia
Jadi guru dulu, setelah itu publikasi ilmiah(jika mau naik golongan)
Jadi guru dulu baru kuliah lagi menuju master.hehe beda ya.
Untuk menjadi guru di indonesia, zaman dulu tidak perlu seleksi, yang mau ya jadi guru, bahkan kebanyakan orang menganggap siapa pun bisa jadi guru, ini terbukti banyak guru yang bukan berasal dari keguruan atau tidak sesuai kualifikasi, tapi Alhamdulillah sudah ada perbaikan sedikit demi sedikit yang mau sertifikasi harus sesuai kualifikasi.

Finlandia
Meminimalisir ujian
Kalau pun ada ujian, hanya berupa tes ringan untuk mengukur keberhasilan guru mengajar, bukan kecerdasan siswa.

Indonesia
Setiap saat ujian
UTS, US, UKK, USBN, UN ditambah lagi ujian praktik dan Try Out. Seperti kita ketahui bersama, tes ini bertujuan untuk mengukur kecerdasan siswa, bukan keberhasilan guru mengajar.

Finlandia
Tidak mengenal istilah kompetisi dan sistem peringkat membuat siswa di sana memiliki mental yang tangguh. Hal penting yang seharusnya ditanamkan adalah kerja sama, bukan persaingan.

Indonesia
Peringkat kelas dan peringkat paralel masih diperhitungkan dan ini tentu saja fokus siswa pada nilai dan sekadar lulus. Ternyata ini akan menghancurkan mental siswa, percaya diri menurun, adanya persaingan, dan kurang terjalin kerja sama yang baik.

Finlandia
Setiap 45 menit belajar, siswa berhak untuk rehat sejenak selama 15 menit. Warga Finlandia meyakini bahwa siswa dapat menyerap ilmu dengan baik jika diberi kesempatan mengistirahatkan otak.

Indonesia
Setiap pertemuan 45 menit. Sementara istirahat dilakukan hanya 15 menit setelah 4×45 menit, setelah itu lanjut belajar lagi selama 4×45 menit untuk istirahat 30 menit plus salat zuhur. Jauh sekali yaaa perbandingan istirahat otak dan kerja otak?

Finlandia
PR ditiadakan hingga siswa dianggap cukup umur, yaitu remaja. Hal ini tentu memberikan keringanan, dan siswa tidak perlu merasa terbebani. Justru sekolah adalah tempat yang menyenangkan karena bisa mengembangkan ilmu dan bakat. Efeknya adalah siswa di sana sampai menyayangkan jika satu hari saja tidak datang ke sekolah.

Indonesia
Banyak PR lebih baik karena siswa akan banyak belajar, di sekolah, guru memberikan PT/penugasan terstruktur dan setelah sampai rumah ada lagi KMTT/Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur. Efeknya tentu saja kita tau semua kan??

Nahhh,,kalau sekarang sudah tau perbandingannya, yuuk kita move on untuk menuju sistem pendidikan yang ada di Finlandia, negara yang memiliki kualitas pendidikan terbaik di dunia.
Noerbad 160518

Views All Time
Views All Time
85
Views Today
Views Today
1

1 COMMENT

LEAVE A REPLY