Oneku Sayang

0
15

One adalah panggilanku kepada adik nomor dua bungsu mama. Semua orang yang tinggal di sekelilingku memanggilnya dengan sebutan One. Nama One sangat ngetrend dimanapun beliau berada.

Meskipun kini One jauh dariku namun aku sangat menyanyanginya. One adalah wanita yang sangat tangguh menurutku walaupun watak dan sikapnya spontan dan berbicara apa adanya.

Kondisi dan keadaanlah yang menempa jiwa One sehingga menjadikan One seorang yang kuat dalam menjalani kehidupannya. Sejak kecil One telah di tinggal oleh ibunya dan beberapa tahun kemudian bapaknyapun meninggalkannya.

Aku mengenal sosok One sejak dari kecil dan seingatku One adalah orang yang tidak pernah pelit akan apapun yang dimilikinya termasuk memberikan sejumlah uang dan barang untukku dan masyarakat sekelilingnya.

Meskipun One tidak menamatkan pendidikan sekolahnya seperti diriku namun pemikirannya sangat luas tentang berbagai hal untuk kemajuan. Semenjak orang tuanya tiada One sudah bekerja menjadi asisten rumah tangga di Duri dengan penduduk local maupun warga negara asing yang bekerja disini.

Aku yakin dan percaya bahwa One tidak pernah merasakan kekurangan uang karena One telah bekerja semenjak dini. Namun kondisi saat ini membuat One kekurangan keuangan karena suami tercintanya sakit semenjak beberapa bulan yang lalu dan tidak ada pemasukan karena harus menjaga suami tercinta di rumah sakit.

Alhamdulillah keluarga suami One banyak yang menetap di Bukit Tinggi yang menyebabkan bisa membantu menjaga suami One secara bergantian di rumah sakit. Terima kasih untuk semua etek dan pak etek yang telah membantu One selama ini semoga Sang Pencipta Langit dan Bumi membalas semua kebaikan etek dan pak etek dengan berlipat ganda. Amin ya rabbal alamin.

Untuk pertama kali dalam hidup, aku melihat One menangis dan aku berusaha menahan bulir bening hangat ini agar tidak jatuh dari sudut mataku yang indah. Kupeluk dan kurangkuh One dengan penuh kehangatan agar One merasa tenang saat bersamaku.

Ketika beberapa bulan yang lalu aku dan suami tercinta mengunjungi One di Bukit Tinggi karena saat itu kondisi suami tercinta terbaring lemah tak berdaya di rumah sakit sementara saudara kandung One tidak satupun yang menetap di Bukit Tinggi.

Semua rasa One tumpahkan dalam pelukanku dan akhirnya aku juga tidak bisa menahan bulir bening hangat ini jatuh mengalir di sudut mata indahku. Aku juga larut dan dapat  merasakan betapa sedihnya One saat itu karena jauh dari sanak keluarga dan tidak ada tempat untuk berkeluh kesah.

Saat itu aku selalu berusaha meyakinkan One untuk bersabar dalam menghadapi cobaan dari Sang Pencipta Langit dan Bumi bahwa setiap dibalik cobaan pasti Sang Pencipta Langit dan Bumi mempunyai rahasia yang amat besar untuk kita makhluknya.

Alhamdulillah seiring berjalan waktu kondisi suami tercinta One sudah mulai membaik dan sekarang sudah bisa kembali ke rumah. Sang Pencipta Langit dan Bumi telah mengabulkan semua doa kami yang tertunda untuk kesembuhan suami One. Sehat selalu ya One dan Pak Uo karena kami disini akan selalu mendoakan kalian. Salam rindu dan sayang dari semua keluarga di Duri.

Views All Time
Views All Time
110
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY