PANTUN SISWA SDN MUREU

0
7

Pergilah ke tepi kali

Jangan lupa bawa guci

Bangkitlah anak pertiwi

Bangunlah negerimu ini

 

Kajian oleh : Mutia Irawati, S.PdI dan Juwita,S.Pd

          Lewat pantun penulis mengajak kita semua sebagai anak negeri atau warga negara Indonesia untuk bangkit bersama-sama membangun negeri tercinta ini, karena maju mundur negara kita ada ditangan warga negaranya sendiri.

 

 

Batang tebu di belah-belah

Untuk pagar keliling sekolah

Terus semangat walaupun lelah

Agar berhasil kita sekolah

 

Kajian oleh : Mutia Irawati, S.PdI dan Juwita,S.Pd

          Terus semangat belajar walaupun terasa lelah demi mencapai cita-cita, jangan pernah menyerah untuk belajar di sekolah supaya apa yang kita impikan dapat terwujud, itulah pesan yang disampaikan oleh penulis lewat isi pantun yang dibuatnya.

         

Kelapa dibelah dibawa ke pekan

Buat dijual untuk penghasilan

Waktu sekolah jangan disia-siakan

Giat menuntut ilmu pengetahuan

 

Kajian oleh : Mutia Irawati, S.PdI dan Juwita,S.Pd

          Kajian dari isi pantun yang disampaikan oleh penulis adalah Kesempatan untuk pergi sekolah jangan pernah disia-siakan,karena  sekolah salah satu tempat kita menuntut ilmu pengetahuan,di sekolah tempat kita dididik oleh guru.

 

Nonton tv upin ipin

Penyedap urap adalah kencur

Kalau belajar harus disiplin

Tekun dan yakin selalu jujur

 

Kajian oleh : Mutia Irawati, S.PdI dan Juwita,S.Pd

          Dalam hidup kita harus selalu terus belajar dan belajar, disiplin sangat diperlukan agar berhasil dalam belajar, orang yang tidak disiplin dalam hidupnya tidak teratur. tekun serta yakin belajar untuk masa depan juga yang sangat  penting adalah bersikap jujur dalam hidup ini, itulah pesan yang disampaikan oleh penulis lewat isi pantunnya.

         

 

 

 

Bolu lapis enak di makan

Bolu lapisnya di makan ayam

Belajar itu tidak ada batasan

Dari ayunan sampai ke liang makam

 

Kajian oleh : Mutia Irawati, S.PdI dan Juwita,S.Pd

          Belajarlah sepanjang hayat atau menuntut ilmu dari ayaunan samapai keliang lahat, itulah pepatah yang sering kita dengarkan, begitu pula lewat isi pantun yang dibuat oleh penulis diatas bahwa belajar ilmu dunia akhirat tidak mengenal batasan,tua-muda,miskin-kaya,cantik- buruk dan sebagainya,wajib belajar mulai dari kita kecil sampai kita meninggal dunia.

Views All Time
Views All Time
22
Views Today
Views Today
1
Previous articlePANTUN KARYA SDN MUREU
Next articlePANTUN KARYA SISWA SDN MUREU
Nama :Juwita, S.Pd Tempat tanggal lahir :Aceh besar 15 Maret 1978 Tempat tugas :SDN 1 Indrapuri Hobi: membaca, menulis, dan bersih-bersih Berstatus kawin dan memiliki 1 putri dan 2 orang putra, Tinggal di Desa Lambunot, Kecamatan Simpang Tiga,Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Mengecap pendidikan Min Paya Seunara Sabang, Lalu SMP 6 Kota Sabang,SMU di Banda Aceh, Lalu kuliah D-II di STKIP Getsempena. Melanjutkan S-1 FKIP Universitas Serambi Mekkah. Menjadi guru PNS April 2006,pertama mendapat SK di SDN Mureu Indrapuri, setahun kemudian di mutasi ke SDN 1 Indrapuri sampai sekarang,,, Pengalaman selama menjadi guru,,, pernah bersama DBE-2 sebagai fasilitator Sains, Fasilitator di HKI, Guru inti di gugus, dan memfasilitasi beberapa kegiatan di UPTD. Dalam mengembangkan kompetensi pernah mengikuti guru berprestasi tahun 2014, namun hanya mendapat juara 3 tingkat provinsi. Terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu saya untuk dapat bergabung di blog.igi yang is the best,,semoga kita selalu sharing and growing together. salam satu hati guruku di Indonesia, ditangan kita ujung tombak bangsa.

LEAVE A REPLY