PEMBINAAN SEKOLAH ADIWIYATA TANAH LAUT DI UPTD SDN 1 NUSA INDAH BATI-BATI

0
26

im Pembina adiwiyata sekolah Kabupaten Tanah Laut yang terdiri dari unsur DPRKPLH, Disdikbud, dan tiim Pembina dari UPTD SDN 4 Angsau kembali mengunjungi sekolah binaan. Kegiatan pembinaan sekolah adiwiyata pada Rabu, 24 Juni 2020 mengunjungi UPTD SDN 1 Nusa Indah yang berlokasi di Kecamatan Bati-Bati, sekitar 30 kilometer dari Pelaihari, Ibukota Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kunjungan pembinaan tersebut hadir Maslani mewakili Disdikbud, M.Jailani dan tim dari DPRKPLH, dan Rohman beserta tim dari UPTD SDN 4 Angsau. Kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WITA dengan didahului pembinaan secara umum yang dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, dan  komite sekolah. Dibuka dengan pembacaan ‘basmalah’ lalu dilanjutkan dengan sambutan dari M.Nasrullah, selaku Kepala Sekolah UPTD SDN 1 Nusa Indah.

Dalam sambuatannya, M.Nasrullah antara lain menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan pembinaan hari ini, menginformasikan tentang profil singkat sekolah yang berkaitan dengan jumlah guru dan tenaga kependidikan, jumlah siswa dan ruang belajar serta fasilitas sekolah lainnya. Selain itu, dijelaskan pula bahwa sekolahnya baru pertama kali ini diikutkan dalam lomba sekolah adiwiyata kabupaten, sehingga pihaknya tidak memasang target.

Menurut M.Nasrullah, kondisi letak geografis sekolah yang strategis sayang jika tidak mengikuti kegiatan seperti lomba sekolah adiwiyata ini, karena akan dapat menambah ilmu, pengetahuan, pengalaman dan sebagainya dalam mengembangkan sekolah dimasa depan, khususnya sekolah berbudaya lingkungan hidup. Kepala sekolah tersebut juga berharap agar gurunya dapat mengikuti kegiatan pembinaan sekolah adiwiyata ini.

Selanjutnya, sambutan dari Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Bina Dikdas, Maslani,  yang antara lain menyampaikan dukungan dan dorongan kepada pihak sekolah untuk mengembangkan sekolahnya menjadi lebih lagi, khususnya sekolah adiwiyata. Pembinaan sekolah adiwiyata selama dua tahun terakhir ini terjadi kevakuman, sehingga menurutnya perlu didukung kembali agar hasil kegiatan pembinaan sekolah adiwiyata yang sudah berjalan bertahun-tahun tidak sia-sia.

Sambutan berikutnya dari DPRKPLH Tanah Laut, yang dalam hal ini diwakili oleh M.Jailani. Dalam sambutannya antara lain menyampaikan permohonan maaf dari atasannya yang tidak dapat hadir karena ada rapat dinas. Selain itu juga disampaikan secara umum tentang aplikasi adiwiyata yang versi tahun 2020 untuk sekolah adiwiyata. Penjelasan lebih lanjut tentang aplikasi tersebut menurutnya akan disampaikan kemudian.

Selanjutnya, sambutan dari Rohman, Kepala Sekolah UPTD SDN 4 Angsau, yang sekaligus pula sebagai Pembina adiwiyata UPTD SDN 1 Nusa Indah ini. Dalam sambutannya antara lain menyampaikan pengalamannya sejak menjadi guru pembina adiwiyata di UPTD SDN Atu-Atu Pelaihari hingga menjadi Kepala Sekolah UPTD SDN 4 Angsau. Menurutnya, dalam menimbah ilmu, pengetahuan, dan pengalaman tentang sekolah adiwiyata ini dengan banyak melakukan kunjungan atau studi banding ke sekolah-sekolah adiwiyata di Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan bahkan ke Pulau Jawa.

Seusai sambutan-sambutan, dilanjutkan penyampaian materi tentang petujnjuk teknis pengisian aplikasi penilaian sekolah adiwiyata versi terbaru tahun 2020 yang disampaikan oleh M. Jailani dari DPRKPLH Tanah Laut. Pengisian aplikasi tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab dari operator yang ditunjuk oleh kepala sekolah, namun isi atau materi dari aplikasi tersebut perlu juga diketahui oleh guru atau unsur lain yang ada di sekolah. Kunci keberhasilan pelaksanaan adiwiyata di sekolah menurut M.Jailani adalah kebersamaan dan kekompakan seluruh warga sekolah.

Dialog dan tanya jawab menjadi acara berikutnya. Dalam sesi dialog ini diisi dengan beberapa pertanyaan dari kepala sekolah dan guru yang hadir terkait dengan masalah yang dihadapi seperti penanganan sampah di sekolah, sarana dan peralatan kebersihan, bank sampah, dan sebagainya. Pertanyaan tersebut dijawab dan diberikan solusi oleh pihak atau dinas terkait, seperti dari DPRKPLH Tanah Laut, sekolah Pembina, dan lainnya.

Setelah kegiatan pembinaan secara umum tersebut, diteruskan dengan peninjauan lapangan di dalam lingkungan sekolah guna melihat lokasi dimana akan dibuatkan tempat pengolahan sampah dan sebagainya. Melalui kunjungan tersebut akan dapat ditentukan titik atau lokasi yang tepat guna penangan dan pengelolaan sampah di sekolah.

Kunjungan pembinaan sekolah adiwiyata oleh tim Pembina adiwiyata Kabupaten Tanah Laut ke sekolah binaan UPTD SDN 4 Angsau berakhir sekitar pukul 12.30 WITA. Tim pamit dengan kepala sekolah dan guru UPTD SDN 1 Nusa Indah untuk kembali Pelaihari.

#BangkitPendidikanIndonesia

#DirumahdanMenulisAja

Views All Time
Views All Time
31
Views Today
Views Today
1
Previous articlePembagian Rapor Di SMPIT Nurul Fajri Mengikuti Protokol Kesehatan
Next articleCATATAN MENGIKUTI UPACARA PERPISAHAN DAN PENGUKUHAN SISWA KELAS VI SDIT ASSALAM PELAIHARI SECARA VIRTUAL
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY