Pembukaan Diklat Substantif Publikasi Ilmiah dan Karya Inovasi Pembelajaran Bagi Guru MTs dan MA

0
47

Diklat Teknis Substantif Publikasi Ilmiah Bagi Guru MTs dan Diklat Teknis Substantif Karya Inovasi Pembelajaran Bagi Guru MA oleh Balai Diklat Keagamaan Denpasar

Pelaksanaan diklat substantif Publikasi Ilmiah untuk guru MTs dan Karya Inovasi Pembelajaran bagi guru MA resmi dibuka oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha BDK Denpasar Ngapirin, S.Ag, MM pada Hari Senin (18/11/2019) pada pukul 15.30 WITA diikuti oleh 60 orang guru-guru perwakilan masing-masing provinsi Bali, NTB dan NTT.

Adapun perwakilan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat khususnya Kota Mataram terdiri dari 4 (empat) orang guru yang ditugaskan mengikuti Diklat tersebut yakni Ruslan Wahid guru MTsN 3 Mataram, Siti Zuraida Ibrahim dari MTsN 2 Mataram, Awwali Raihani Wahdi guru MAN 1 Mataram dan Nurul Hikmah dari MAN 2 Kota Mataram.

Mengawali arahannya Ngapirin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta diklat yang hadir tepat waktu. Diklat Teknis Substantif Publikasi Ilmiah seperti ini lanjut Ngapirin bukan hal yang baru, “ini sudah biasa bagi bapak dan ibu guru namun diklat yang baru dilaksanakan oleh pihak BDK Denpasar adalah Diklat Teknis Substantif Karya Inovasi Pembelajaran”, ujarnya.

Publikasi ilmiah menurut Ngapirin merupakan salah satu syarat dalam pengajuan naik pangkat maka kegiatan ini sangat bermanfaat bagi Bapak Ibu yang mengikuti kegiatan hari. “Sangat beruntung bapak ibu terpilih mengikuti kegiatan, yang masih status CPNS saja mereka katakan mau ikut, namun kami katakan yang diutamakan adalah bagi guru-guru yang sudah senior “, Jelas Ngapirin.

Adapun mengenai materi-materi diklat tambah Ngapirin untuk DTS Publikasi ilmiah diantaranya adalah bagaimana membuat penelitian, membuat makalah tinjauan ilmiah, membuat publikasi berupa buku dan piblikasi ilmiah populer. “Sedangkan DTS Karya Inovasi Pembelajaran adalah akan diajarkan bagaimana membuat karya inovasi berupa karya tepat guna (TTG) dan cara pembuatan karya sederhana”, jelas Ngapirin.

Sebelum mengakhiri arahannya Ngapirin mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini terprogram pada penghujung tahun 2019. Menurutnya karna selama beberapa bulan gedung BDK Denpasar full secara terus menerus digunakan untuk pelaksanaan latsar dan uji aktualisasi bagi CPNS lulusan tahun 2018 yang lalu.

“Maka saya sangat berharap kepada peserta diklat untuk bersemangat mengikuti kegiatan selama satu minggu kedepan dengan ikut tepat waktu, sungguh-sungguh mengikuti pembelajaran agar nanti semua peserta l diharapkan pada tes terakhir dari kegiatan meraih predikat lulus dan layak mendapatkan sertifikat diklat”, pangkas Ngapirin mengakhiri arahannya. (@ruslanwahid)

Views All Time
Views All Time
38
Views Today
Views Today
2

LEAVE A REPLY