PENDIDIK RASIONAL

0
24

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia rasional adalah rasional1/ra·si·o·nal/ a 1 menurut pikiran dan pertimbangan yang logis; menurut pikiran yang sehat; cocok dengan akal;merasionalkan/me·ra·si·o·nal·kan/ v membuat menjadi rasional;

kerasionalan/ke·ra·si·o·nal·an/ n pendapat yang berdasarkan pemikiran yang bersistem dan logis; hal dan keadaan rasional.

Karakteristik guru sebagai pendidik rasional adalah pribadi yang mampu memposisikan dirinya sebagai sosok yang komunikatif estetis, yang menunjukkan cara ekspresi sikap perilaku diwujudkan ke dalam bentuk keindahan satu rasa yang khas. Satu kebahagiaan yang sangat luar biasa bila menjadi figur yang mampu berkomunikatif dengan perilaku yang estetis dengan latar belakang dan dimensi kehidupan yang berbeda, semua guru pasti memiliki keinginan menjadi sosok pribadi rasional, dan figur guru tersebut adalah dambaan kita ditengah kebaikan dan keburukan yang mengakrabi perilaku manusia setiap saat, terutama untuk mewujudkan dan menggerakkan perasaan kepada kenyataan pengambilan keputusan yang bermakna dan mendatangkan mamfaat. Berikut beberapa ciri pendidik yang rasional yakni :

  1. Tidak mempersulit

Imam Muslim meriwayatkan dari Sahabat Jabir bin Abdillah ra, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Artinya : Sesungguhnya Allah tidak mengutusku menjadi orang yang mempersulit (masalah) dan orang yang mencari-cari kesulitan, tetapi sebagai pendidik yang memudahkan.

Kita akan dicintai bila menjadi sosok guru yang tidak mempersulit permasalahan dalam berbagai masalah, selalu memberikan kemudahan mengatasi permasalahan yang tidak membuat siswa pesimis dan rendah diri.

Bahkan mampu mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi orang lain.

2. Relasitisme Artinya personal fungsional yang menyadari kaitan individu dengan lingkungan dan menyatakan diri ada hubungan dan melaksanakan fungsi relasi, komit dengan masalah sosial, empati sosial yang tinggi, sadar kelemahan dan keterbatasan. Perilaku relasitisme dimunculkan akan timbul sikap rendah hati, tidak meremehkan orang lain, menghargai dan tidak egoistis.

Kutipan kata bijak dari Samuel Butler :” Karakter paling nyata dari kebodohan adalah kesombongan dan kebanggaan pada kecongkakan.” 

Memiliki sikap relasitisme tidak akan malu bertanya, positif, senang dan tulus menerima kritikan atau saran darimana pun sumbernya.

3. Instropeksi diri. Mengintropeksi diri dengan tidak menyalahkan orang lain dapat menentukan keputusan akhir dari suatu tujuan yang ingin dicapai. Masalah mengintropeksi diri dengan tidak menyalahkan orang lain, dimulai dengan disiplin terhadap diri sendiri, lapang dada terhadap orang lain. Jika kita berperilaku disiplin dan berlapang dada, otomatis kita akan dapat menjaga kelakuan dan memaafkan perbuatan orang lain dengan benar-benar ikhlas dari relung hati, guru yang selalu merenungi, instropeksi diri dengan hati, yang tidak mencari kesalahan orang lain, tetapi mencari kesalahan diri sendiri, dengan sifat memaafkan diri sendiri dan selalu memaafkan orang lain. Nurani akan selalu   menanyakan apa yang telah diperbuat, pasti semua konflik dan perselisihan dapat diselesaikan dengan mudah. Tetapi jika hanya menyalahkan pihak lain dan tidak dapat mengintropeksi diri sendiri, maka akan timbul kebencian dan konflik makin berkepanjangan, yang akan menyebabkan ketidak harmonisan dan kehancuran hubungan. Sosok yang selalu menginstropeksi diri akan melahirkan jiwa kepribadian yang bijaksana dalam semua hal, dengan tidak menyalahkan dan memusuhi orang lain, tidak akan menyembunyikan kesalahan, tidak melemparkan tanggung jawab diri sendiri, sehingga tidak  menyebabkan konflik dan pertengkaran dengan orang lain.

4. Guru yang selalu tersenyum. Suasana hati akan luluh, sebuah pekerjaan akan terasa ringan dan mudah dilakukan yakni dengan senyuman. Nabi Muhammad Saw telah meluluhkan hati siapa saja dengan senyuman, mampu menyihir hati dengan senyuman., menumbuhkan harapan dengan senyuman, mampu menghilangkan sikap keras hati dengan senyuman, mensunnahkan dan memerintahkan umatnya agar menghiasi diri dengan akhlak mulia ini. Bahkan beliau menjadikan senyuman sebagai lahan berlomba dalam kebaikan.

Rasulullah saw. bersabda,

“Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah.” At Tirmidzi dalam sahihnya. 

Menjadi guru pelintas batas tidak akan pelit untuk selalu menyunggingkan bibirnya yakni senyuman, yang akan sangat berdampak pada psiklogis seseorang, yang menceminkan suasana hati, menjadikan sosok yang tidak ditakuti. Dalam kehidupan senyuman mampu membawa dampak positif yang efektif, yaitu senyuman menjadi pendahuluan ketika hendak meluruskan orang yang keliru, dan menjadi bagian pembuka ketika mengingkari yang munkar. Orang yang selalu cemberut akan menyengsarakan dirinya sendiri dan memunculkan banyak penyakit baik lahir atau batin.

Guru yang sukar senyum berarti tidak menikmati suasana, kurang bersyukur, kurang menerima dengan ikhlas suatu keadaan yang datang. Sosok guru yang mau menebar senyum selamanya dia akan senang dan gembira dalam kehidupan, baik suka maupun duka.

Views All Time
Views All Time
48
Views Today
Views Today
1
Previous articleILMU ( Karya : Arisna Luftiani Pasaribu / SDN 1 Indrapuri)
Next articleKisah Di Gua Kiskenda
Nama :Juwita, S.Pd Tempat tanggal lahir :Aceh besar 15 Maret 1978 Tempat tugas :SDN 1 Indrapuri Hobi: membaca, menulis, dan bersih-bersih Berstatus kawin dan memiliki 1 putri dan 2 orang putra, Tinggal di Desa Lambunot, Kecamatan Simpang Tiga,Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Mengecap pendidikan Min Paya Seunara Sabang, Lalu SMP 6 Kota Sabang,SMU di Banda Aceh, Lalu kuliah D-II di STKIP Getsempena. Melanjutkan S-1 FKIP Universitas Serambi Mekkah. Menjadi guru PNS April 2006,pertama mendapat SK di SDN Mureu Indrapuri, setahun kemudian di mutasi ke SDN 1 Indrapuri sampai sekarang,,, Pengalaman selama menjadi guru,,, pernah bersama DBE-2 sebagai fasilitator Sains, Fasilitator di HKI, Guru inti di gugus, dan memfasilitasi beberapa kegiatan di UPTD. Dalam mengembangkan kompetensi pernah mengikuti guru berprestasi tahun 2014, namun hanya mendapat juara 3 tingkat provinsi. Terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu saya untuk dapat bergabung di blog.igi yang is the best,,semoga kita selalu sharing and growing together. salam satu hati guruku di Indonesia, ditangan kita ujung tombak bangsa.

LEAVE A REPLY