PENDIDIKAN BERKARAKTER BAGI PEMUDA INDONESIA

0
12

Dokpri. joernal artikel ini dipopulerkan di ruang KOMPASIANER

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN BERKARAKTER ITU SANGAT BERHARGA.

Pendidikan berkarakter dapat menumbuhkan potensi diri bagi anak-anak semenjak usia dini, sehingga sewaktu dihadapkan pada masa-masa dewasa waktu tertentu, sianak pemuda yang sudsh tumbuh besar ini, dapat dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya sesuai dengan sikap dan mentalitas yang memiliki karakter telah terbentuk pada anak-anak dewasa.

Pengantar
Tulisan ini sebagai media informasi jika sesuatu waktu mungkin dapat menjadi referensi bagi siapa saja yang telah mengalaminya, tulisan ini khusus ditujukan bagi anak muda sekarang ini, yang akan dihadapkan pada perubahan zaman dari masa ke masa untuk membekali diri baik dengan ilmu pengetahuan maupun langsung terjun kelapangan agar bisa merasakan gimana ganasnya alam diri dibawah kesadaran manusia.

Awas jika tidak berbekal ilmu yang baik, jangan mencoba sok-sok-an, atau cuma hanya untuk pamer, atau pingin coba-coba, penulis hanya menulis berdasarkan pengalaman yang penulis dapat ketika turun kelapangan, jadi ini bukan main-main atau sekedar pingin ikut-ikutan, dan ini dapat membahayakan jiwa ragamu,

Kita diciptakan Tuhan dengan berbagai macam dan kekurangan dan kelebihan, jadi pergunakan kelebihanmu sesuai dengan apa yang kamu sudah miliki, tak baik jika memaksakan sesuatu yang belum tahu akan datang sebab akibat dalam area wilayah tertentu,

Dilarang keras untuk mencoba-coba mendekati hal yang termasuk mengancam nyawa si penulis, penulis melarang keras untuk hal keselamatan penulis sendiri. Jadi jangan coba-coba, jika ini tak direspon atau berkata “akh ngomong apa lho” atau masih tetap bersikeras mau coba-coba, maka keselamatan ditanggung oleh orang yang mencobanya itu sendiri.

Bermula pasal

Kadang apa yang disampaikan oleh penulis tak bisa dicerna matang oleh sipembaca, akibatnya kesalahpemahaman menelaah dari IQ yang dirasakan oleh sipembaca, karena faktor kurang dan minimnya ilmu.

Melatarbelakangi:
maaf..! mungkin juga beda pola pikir dan ilmu pengetahuan teori dan praktek hanya sebatas koneksi dengan jaringan internet atau disekolah saja, sehingga terlalu banyak berselancar di internet akhirnya hubungan sosial dengan masyarakat tidak tahu bagaimana cara menghadapi dan menyelesaikannya,

Metodologi:
apalagi kalau masalah itu dihadapkan dengan dunia primitif dan liar, pastinya kencing dalam celana atau mati berdiri. Akibat kurangnya pengalaman bergerilya turun kelapangan.

Kata kunci dan tanda tanya serta jawab sendiri jika berhadapan dengan objek ini?!

“Bagaimana jika kamu dihadapkan berada di area wilayah premanisme, anak underground, anak jalanan, pengemis, pemulung, petani, buruh, orang disabilitas, tukang becak, pengemudi, sopir angkutan, taxi, penjudi, pemabuk, mafia, petrus, kelompok radikal, maling, jambret, perampok, pembunuh, anjing gila, harimau, ular, macan kumbang, hutan belantara, perkotaan, orang kantor, ustadz, alim, ulama, lembaga, organisasi, pengusaha, pejabat atau oknum pemerintah, kanibal, dukun pemuja setan, pemuka agama, orang tua, lingkungan sekitar, dan lain-lain, serta yang paling parah lagi yaitu menghadapi dirimu sendiri yaitu hawa nafsu.”

Berhadapan dengan objek tersebut diatas, jika tak sekolah dan berguru dengan baik, maka ketika kau melalui itu semua, dijamin nggak pakek lama “gpl” you lose and the death.

Kesimpulan dan penutup
Saya menulis itu sudah mencapai 25tahun dari kecil hobi membaca dan menulis, dan prinsip saya adalah “Belajar Sepanjang Hayat”, jadi sebelum menulis kita sudah duluan melakukan Observasi, Menilai, menganalisa, meneliti, mengkaji, mengoleksi, dengan teknik metode pengalaman TOR “Term of Reference” jadi itu semua berdasarkan riil kenyataan turun dilapangan sesuai dengan gaya bahasa penulisan yang saya alami.

Daftar pustaka

– Tahun. 1990./. Sampai. Sekarang.

– Turun. Langsung. Tkp. Lapangan.

 

14-08-2021. Penulis. Junirullah

Views All Time
Views All Time
20
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY