Pendidikan yang berkualitas

0
464
?????????????????????????????????????????????????????????

Hari Pendidikan Nasional tahun 2017 kali ini mengangkat tema Percepatan Pedidikan yang Berkualitas dan Merata, Dari tema ini tergambar keinginan pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan Nasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Pendidikan yang berkualitas adalah upaya untuk melahirkan manusia Indonesia yang cerdas dan berakhlak,kemudian mampu bersaing. Menciptakan Pendidikan berkualitas tinggi merupakan amanah Undang-undang.
Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia menurut ukuran normatif. Sistem pendidikan yang baik diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu menyesuaikan diri untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Peran pendidikan penting juga dalam membangun peradaban bangsa yang berdasarkan atas jati diri dan karakter bangsa.

Banyak faktor yang menentukan peningkatan kualitas pendidika di Indonesia, diantaranya adalah :
Kebijakan pemerintah berkaitan dengan pendidikan
Apapun persoalan bangsa yang dihadapi, komitmen kita untuk melaksanakan pembangunan pendidikan sesuai dengan amanat konstitusi dan berbagai peraturan perundangan-undangan yang berlaku tetap dipegang. Komitmen ini direalisasikan dalam berbagai kebijakan dan program yang diarahkan untuk mencapai tujuan meningkatnya kualitas sumber daya manusia demi tercapainya kemajuan bangsa dan negara di masa depan, sebagaimana yang kita cita-citakan bersama.

Anggaran Pendidikan
Salah satu unsur untuk meningkatkan pendidikan adalah anggaran pendidikan. Sebenarnya, Undang-Undang Dasar telah mengamanatkan anggaran bahwa anggaran pendidikan 20 % APBN di luar anggaran gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan. Semoga ke depan anggaran dapat terealisasi dan betul-betul untuk peningkatan kualitas pendidikan

Program Pendidikan yang dituangkan dalam kurikulum pendidikan.
Perubahan dan pembenahan kurikulum perlu terus dilakukan untuk mendapat system pendidikan yang baik disesuaikan dengan karakter peserta didik, maka dalam hal ini pemerintah telah memperbaharui kurikulum KTSP 2006 menjadi Kurikulum 2013.
Faktor guru/Kepala Sekolah memegang peran sangat penting dalam mengantarkan sekolah menjadi sekolah berkualitas. Kompetensi guru perlu terus ditingkatkan dengan diklat-diklat. Guru hendaknya fokus pada kegiatan pembelajaran, tidak lagi disibukkan dengan urusan administrasi yang membuat guru sibuk dan terkuras energinya,termasuk kemudahan dalam kenaikan pangkat
Dalam UU No. 14 tahun 2005, Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Sedangkan hakikat guru menurut Ki Hajar Dewantara adalah ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani yakni di depan menjadi contoh jika di tengah membangkitkan hasrat belajar dan jika di belakang memberikan dorongan.
.
Siswa , memberikan pendidikan kepada siswa sesuai dengan kompetensi, bakat dan karakter mereka. Memiliki motivasi yang kuat untuk berprestasi dan berkarya
Fasilitas pendidikan,
Ketersedian fasilitas yang memadai untuk keberlangsungan program pendidikan harus terus ditingkatkan baik sarana utama maupun sarana pendukung.
Perkembangan iptek dan teknologi.
Menyesuaikan kegiatan pendidikan dan fasiltas yang dibutuhkan dengan perkembangan teknologi yang mendukung percepatan kualitas.
Semakin berkembangnya dunia pendidikan maka bersamaan pula dengan kenyataan bahwa setiap apa yang ada di dunia pendidikan harus diikuti dengan berkembangnya kualitas dan kuantitas sekolah yang ada
Bila kita amat, perkembangan pendidikan diIndonesia, telah mengalami penurunan kualitas secara signifikan. Indikatornya jelas, jika dilihat dari faktor sekolah. Masih banyak sekali sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pendidik. Kemudian minimnya infrastruktur yang menunjang proses pembelajaran, Selain itu banyak siswa yang telah lulus dari lembaga pendidikan menjadi pengangguran, tidak siap untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan produktif, sehingga menjadi beban keluarga, masyarakat
Kemudian, Faktor penurunan kualitas pendidikan di Indonesia juga disebabkan oleh lemahnya karakter dari para siswa. Sudah menjadi hal biasa ketika siswa berkelahi bahkan melakukan tawuran antar sekolah hanya disebabkan hal – hal yang sepele. Sangat disayangkan sekali melihat hal tersebut masih sering kita jumpai di sekitar kita.
Kondisi tersebut, permasalahan pokoknya adalah para siswa yang merupakan produk sistem pendidikan yang diselenggarakan tidak berfokus pada kualitas.

Pendidikan yang berfokus pada kualitas menurut konsep Juran adalah bahwa dasar misi kualitas sebuah sekolah mengembangkan program dan layanan yang memenuhi kebutuhan pengguna seperti siswa dan masyarakat. Sedangkan menurut konsep Deming pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang dapat menghasilkan keluaran, Dalam pengertian ini, maka yang dikatakan sekolah berkualitas adalah kemampuan lembaga pendidikan/sekolah untuk dapat menghasilakn lulusan yang mampu memuaskan pelanggannya, baik pelanggan internal maupun eksternal.
Dalam setiap proses pendidikan, peserta didik merupakan komponen masukan yang mempunyai kedudukan sentral. Tidak mungkin suatu proses pendidikan berlangsung tanpa kehadiran peserta didikatau siswa, Untuk dapat melakukan tugasnya dengan baik, guru perlu memiliki pengetahuan mengenaikarakter siapa siswa yang dibimbingnya.
Kita tentunya memiliki harapan besar kepada anak-anak generasi kita sekarang ini untuk bisa benar-benar menjadi generasi emas dan membawa kemajuan serta kejayaan bagi Indonesia tepat pada satu abad kemerdekaan Indonesia. Tetapi mampukah dan bisakah semua harapan dan program itu tercapai?
Untuk itu pemerintah juga telah menyiapkan Grand Design demi mewujudkan cita-cita Bangkitnya Generasi Emas nantinya pada 2045. Diantara Grand Design yang dicanangkan adalah sebagai berikut:
Pendidikan usia dini digencarkan dengan PAUD-isasi, peningkatan kualitas PAUD dan pendidikan dasar yang berkualitas dan merata.
Rehabilitasi gedung-gedung sekolah yang sudah tak layak pakai dan pembangunan gedung-gedung sekolah secara besar-besaran.
Intervensi peningkatan angka partisipasi kasar (APK) untuk SMA dan atau sederajat dengan tarjet sebesaar 97% tahun 2020. Yang diperkirakan jika tanpa intervensi baru akan mencapai 97% tahun 2040.
Peningkatan APK perguruan tinggi dengan meningkatkan akses, keterjangkauan dan ketesediaan.
Kemudian dari berbagai program di atas diharapkan akan terbentuknya output yang berupa generasi cerdas komperhensif, yaitu produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat dan menyehatkan dalam interaksi alamnya, dan berperadaban unggul.
Tantangan pendidikan saat ini juga mengharuskan guru untuk lebih kreatif, inovatif dan inspiratif dalam mendesain kegiatan pembelajaran yang bermutu untuk menyongsong generasi emas Indonesia Tahun 2045. Guru menjadi kunci utama keberhasilan sumber daya manusia yang tidak hanya produktif tetapi juga unggul dan religius. Ini juga tidak terlepas dari upaya pemerintah untuk bersinergi mencerdaskan anak bangsa.
Pendidikan memang bukanlah persoalan yang mudah, bila kita tanam sekarang ia dapat dirasakan hasilnya 20 tahun mendatang. Maka dari itu, kita harus bersinergi untuk mewujudkan generasi emas 2045 (100 tahun Indonesia Merdeka).
Persoalan-persoalan itu dapat kita pecahkan bersama-sama dengan bergandengan tangan. Tidak ada lagi yang lalai dalam tugas mendidik, tidak saling adu jotos, merokok di sekolah, jujur dalam mengelola anggaran pendidikan, terlebih lagi guru mau menjadi pembelajar sejati dan terus berusaha untuk meningkatkan kapasitas dirinya sehingga dapat terwujud Guru teladan (good teachers).
Karenanya pendidikan yang bermutu harus terus diupayakan oleh sang guru. Mereka adalah mutiaranya agent of change, pelaku perubahan agar menghasilkan manusia Indonesia yang religius, cerdas, produktif, andal dan komprehensif melalui layanan pembelajaran yang prima terhadap peserta didiknya, sehingga terwujud generasi emas yang berkualitas.
Selamat Hari Pendidikan Nasional, kita wujudkan pendidikan yang berkualitas menuju Indonesia sejahtera
Semoga……

Views All Time
Views All Time
465
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY