PENGALAMAN BERHARGA MENGIKUTI WORKSHOP SAGUSAKU

0
37

Saya adalah seorang Kepala Sekolah yang bertugas di wilayah Terpencil di daerah Propinsi Kalimantan Tengah Kabupaten Barito Timur Kecamatan Paju Epat Desa Juru Banu yang berjarak sekitar 60 km dari ibukota Kabupaten dan berjarak sekitar 30 Km dari ibukota Kecamatan. Saya selalu memiliki kerinduan untuk bisa membuat karya tulis ilmiah untuk dapat menyalurkan hobi saya dalam membaca dan juga karena ini sangat berhubungan dengan profesi sebagai guru di mana untuk kenaikan pangkat seorang guru harus dapat membuat karya tulis ilmiah. Sebagai seorang guru yang bertugas di wilayah terpencil tentunya sangat jarang untuk mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan pelatihan yang berkaitan dengan pembuatan karya ilmiah atau karya tulis, kecuali dengan keinginan sendiri dan di biayai oleh kantong sendiri.

Penulisan karya ilmiah berupa Penulisan buku adalah sebuah kerinduan yang ada dalam diri saya seperti yang saya ungkapkkan di atas bahwa saya memiliki hobi membaca sejak dari kecil suka membaca majalah Bobo dan komik. Setelah menginjak remaja mulai suka membaca cerpen yang sangat terkenal waktu era 80-an yaitu cerpen Anita dan Novel. Saya bisa menghabiskan satu novel dalam satu hari dan tidak akan berhenti kalau novel tersebut tidak selesai saya baca, sehingga sering di marahi karena lupa membantu pekerjaan orang tua di rumah, bahkan buku tersebut bisa saya baca kembali kalau cerita tersebut sangat menarik. Menulis buku dan karya ilmiah yang lainnya membuat saya jadi tertarik setelah mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dimana salah satu programnya belajar menulis Penelitian Tindakan kelas (PTK) dan seminar karya tulis. Kerinduan membuat karya tulis Buku semakin tidak tertahankan lagi ketika melihat rekan-rekan guru sering mengupload atau membuat status di group Whatshapp yang ada di lingkungan pendidikan Barito Timur. Saya bahkan sampai menelepon salah seorang rekan guru yaitu Ibu Yuli Atantya untuk di ajarkan bagaimana  membuat buku dan saya siap mendatangi domisili rumah beliau di Ampah untuk di ajarkan bagaimana menulis buku.

Pada saat ibu Yuli Rinawati salah seorang guru yang juga mempromisikan hasil karya bukunya di WA group saya semakin tidak tertahan lagi untuk belajar menulis buku. Ibu Yuli Rinawati adalah seorang Ketua IGI untuk  wilayah Kabupaten Barito Timur. Apalagi kemudian ibu Yuli Rinawati meminta Rekomendasi untuk mutasi ke sekolah yang saya pimpin dan saya menyambut baik kepindahan beliau karena bagi saya sangat menbutuhkan pengalamannya dalam mengelola pembelajaran IPA dan Mengelola Laboratorium IPA dimana Lab IPA ini selalu tidak tuntas darai tahun ke tahun apabila dilakukan supervisi oleh pengawas pendidikan bidang SMP bukan dalam arti merendahkan teman-teman yang mengelola sebelumnya tetapi karena pengalaman yang kuranglah membuat mereka memiliki keterbatasan untuk mengelola Laboratorium IPA tersebut. Dan setelah beliau definitif mutasi ke SMPN Satu Atap 3 Paju Epat beliau  sering bercerita dan sharing dengan kami guru-guru tentang karyanya menulis biografi untuk Bupati Barito Timur dan buku-buku yang lain, sehingga saya mnemohon untuk di ajarkan menulis buku. Sejak kepindahannya ke sekolah yang saya pimpin,  saya percayakan untuk mengelola Lab. IPA,  beliau sibuk membenahi dan mengatur barang-barang dan bahan-bahan yang ada di Lab IPA, sehingga tidak ada waktu untuk saya belajar menulis buku.

Salah satu buku karya rekan guru di Bartim

Kesempatan untuk belajar menulis buku itu tiba juga melewati brosur yang ada di group WA saya mendapatkan informasi bahwa ada workshop penulisan buku dan juga di sampaikan oleh Ibu Yuli ke saya dan rekan-rekan guru untuk mengikutinya di sekolah 2 minggu sebelaum pembagian raport semester genap dan saya langsung menjawab bahwa saya akan ikut dan berapa biayanya, langsung di jawab oleh beliau bahwa workshop tersebut tidak ada biayanya, maka saya mendaftar dengan ibu Yuli dan 2 orarn teman yang lain juga ikut.

Pada tanggal 1 Juli 2019 saya bangun jam 4 pagi mempersiapkan diri menyelesaikan tugas-tugas yang harus saya selesaikan, sehingga tidak terlambat datang karena undangan kegiatannya di mulai jam 08.00  Wib pagi. Waktu menunjukkan pukul setengah delapan saya berangkat ke ketempat pelatihan tetapi saya bingung setelah sampai di lokasi peserta semua menggunakan pakaian putih hitam dan pakaian yang saya gunakan adalah pakaian batik, merasa pakaian yang saya gunakan tidak sesuai saya balik pulang karena rumah saya ketempat workshop tidak terlalu jauh hanya kurang lebih 3 km saya, makanya mudah untuk balik berganti pakaian kemudian balik lagi ke lokasi workshop.

Peserta sedang mendengarkan paparan materi dari Narasumber

Pembukan kegiatan di mulai Jam 08.30 Wib dengan di hadiri oleh perwakilan pemerintah daerah yang di wakili oleh Asisten I atas nama Bupati Barito Timur dan dari pihak Dinas di wakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur. Narasumber adalah Pa Maslani dan Ibu Diana K. Pembukaan berlangsung kurang lebih satu jam dan dilanjutkan istirahat dengan mengkonsumsi snack yang sudah di persiapakan Panitia Kegiatan.

Peserta sedang asyik mempraktekkan hasil paparan dari narasumber untuk membuat sebuah karya tulis

Kegiatan workshop yang dilaksanakan selama 2 hari  sungguh sangat menarik bagi saya untuk memberikan pengatahuan dan pengalaman bagaimana memulai sebuah tulisan dan memberikan motivasi bagi saya untuk membuat sebuah karya baik dalam bentuk karya tulis fiksi maupun non fiksi. Dan apa yang saya dambakan dan citakan selama ini mempu menjawab semua keinginan saya untuk belajar membuat karya tulis dalam bentuk buku.

Views All Time
Views All Time
33
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY