Pengelolaan kegiatan circle time

0
1355
adi suprayitno
Pengelolaan kegiatan circle time

Pengelolaan kegiatan circle time

  1. Circle Time adalah kegiatan kelompok yang dilakukan oleh sejumlah orang yang terdiri atas orang dewasa dan anak, duduk bersama dengan tujuan untuk membangun pemahaman bersama. Orang dewasa yang terlibat dalam kegiatan circle time yaitu guru dan atau naras sumber yang sengaja didatangkan untuk berdiskusi dengan anak berdasarkan topik tertentu. Kegiatan circle time merupakan kegiatan untuk membangun jembatan dan memfasilitasi percakapan antara anak dengan orang dewasa. Kegiatan circle time memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan rasa kebersamaan dalam kelompok. Kegiatan ini juga dapat mengembangkan ketrampilan sosial anak, dimana anak belajar untuk mengemukakan ide dan mendengarkan pendapat orang lain serta mereka belajar untuk bersikap sportif bila pendapatnya diterima atau tidak diterima oleh kelompok.
  2. Kegiatan circle time memiliki manfaat bagi anak usia dini. Manfaat tersebut dalam kegiatan pengembangan anak usia dini adalah sebagai berikut :
  3. Membantu mengkondisikan anak agar siap mengikuti kegiatan.
  4. Membantu anak untuk memahami topik pembahasan yang berkaitan dengan tema.
  5. Memberikan kesempatan pada anak untuk belajar dan menggali lebih jauh pengalaman mereka sendiri melalui diskusi bersama.
  6. Membangun kecakapan interpersonal dan memperkuat hubungan sosial antar anak.
  7. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi anak dengan anak dan anak dengan orang dewasa.
  8. Membantu anak untuk menghargai pendapat orang lain.
  9. Membangun rasa percaya diri anak saat anak diberikan kesempatan mengemukakan pendapat.
  10. Dalam melaksanakan kegiatan circle time ada beberapa rambu-rambu yang diperhatikan yaitu rancang kegiatan dengan sebaik mungkin dan menetapkan aturan kegiatan untuk kemudian disepakati dan dipatuhi oleh semua peserta dan peran guru dalam kegiatan circle time yang optimal. Dalam kegiatan ini guru harus berperan dalam menciptakan situasi dan suasana kelas yang aman dan nyaman dan kondusif bagi anak sehingga setiap anak dapat mempergunakan kesempatan ini untuk berbicara dan mendengarkan dengan sebaik-baiknya. Kegiatan circle time merupakan segiatan dimana setiap orang memiliki kesempatan mengemukakan pendapat. Oleh karena itu perlu diciptakan aturan bersama untuk dipatuhi agar tercipta suasana saling menghargai dan kenyamanan bagi setiap anak untuk mengemukakan pengalaman dan ide-ide mereka secara bebas namun tetap berada dalam bingkai atau batasan-batasn yang telah ditetapkan atau disepakati bersama.
  11. Kegiatan circle time di Kelompok Bermain dan Taman Penitipan Anak

Sebelum anak melakukan kegiatan bermain di sentra, anak memermlukan pijakan. Pijuakan ini dalam pendekatan BCCT biasanya dilakukan dalam kegiatan circle time Hal-hal yang perlu dan dapat dilakukan dalam memberi pijakan adalah sebagai berikut :

  1. Membaca buku yang berkaiotan dengan tema atau dengan mengundang nara sumber.
  2. Menggabungkan kosakata baru dan menunjukkan konsep yang mendukung perolehan ketrampilan kerja (standar kinerja).
  3. Memberikan gagasan bagaimana menggunakan alat dan bahan bermain yang akan digunakan selama kegiatan di dalam sentra.
  4. mendiskusikan aturan dan harapan untuk pengalaman bermain
  5. Menjelaskan rangkaian waktu bermain
  6. Mengelola anak untuk keberhasilan hubungan sosial
  7. Merancang dan menerapkan urutan transisi bermain

Untuk mengembangkan kegiatan circle time di kelompok bermain, seorang guru terlebih dahulu Menentukan pengembangan, konsep, tema dan kegiatan bermain yang akan dilakukan oleh anak.

  1. Kegiatan circle time merupakan pijakan sebelum bermain dalam pendekatan BCCT.
  2. Kegiatan circle time memiliki prosedur kegiatan, agar kegiatan tersebut lebih efektif.
  3. Dalam mengembangkan kegiatan circle time terdiri dari beberapa komponen yaitu tema, konsep, kelompok usia, media dan langkah kegiatan.

 

Views All Time
Views All Time
1312
Views Today
Views Today
3

LEAVE A REPLY