Pengelolaan Lingkungan Belajar Indoor

0
5636

Pengelolaan Lingkungan Belajar Indoor

Lingkungan sebagai unsur yang menyediakan sejumlah rangsangan perlu mendapat perhatian dan perlu diciptakan sedemikian rupa, agar menyediakan objek-objek sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak.

Dalam merencanakan program yang sesuai perkembangan anak, orang dewasa atau pendidik hendaknya melakukan beberapa hal berikut ini :

  1. Menyediakan kegiatan berikut peralatan yang bervariasi dan kaya yang dapat dipilih sendiri oleh anak.
  2. Menawarkan kepada anak-anak untuk memilih apakah mereka ingin berpartisipasi dalam kelompok kecil atau melakukan kegiatan sendiri (individu)
  3. Membantu dan memandu anak-anak yang tidak atau belum mampu memanfaatkan kemudahan dan kesenangan kegiatan pilihan sendiri dalam sesi kegiatan pilihan anak.
  4. Memberikan kesempatan kepada anak untuk berinisiatif dan melakukan praktik langsung mengenai kegiatan yang dipilihnya sendiri.

Pendidik perlu menciptakan dan menyediakan lingkungan belajar yang mendukung dan memudahkan sensori anak untuk bersentuhan dengan lingkungan belajar sehingga setiap aspek perkembangan anak dapat berkembang sebaik-baiknya. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan perkembagan anak usia dini, khususnya anak usia tiga sampai dengan empat tahun.

Faktor lingkungan memberikan pengaruh yang sangat besar untuk membedakan kualitas program di lembaga PAUD. Oleh karenanya guru harus lebih berhati-hati dalam merencanakan dan mengorganisir ruang kelas dan peralatannya. Perencanaan dan pengorganisiran ruang kelas secara baik dan berhati-hati akan memberikan banyak keuntungan, diantaranya :

  1. Membuat pekerjaan guru menjadi mudah,
  2. Hari-hari anak menjadi lebih menyenangkan,
  3. Anak dapat menyelesaikan tugas secara lebih produktif dan tertantang,
  4. Anak-anak akan terus berkeliling dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya tanpa merasa bosan,
  5. Atmosfer kegiatan pembelajaran lebih dapat terantisipasi, cemerlang, inspiratif, menakjubkan, menantang dan memesona.

Ruangan yang perlu disiapkan, antara lain ruangan untuk bayi dan ruangan untuk anak-anak kecil lengkap dengan peralatannya. Ruangan ini disiapkan dengan mengacu pada panduan National Association Education for the Young Children (NAEYC) dalam bukunya Developmentally Appropriate Practice (DAP).

Terdapat beberapa panduan yang dapat diikuti yang berhubungan dengan perlatan dalam ruangan, meliputi :

  1. Pertimbangkan untuk Mengenalkan alat dan bahan,
  2. Berikan waktu pada anak-anak untuk Menentukan kelompoknya sendiri Sebelum anda mengajaknya untuk berbagi,
  3. Anjurkan anak-anak untuk memahami bahwa setiap jenis benda mempunyai tempat,
  4. Bantu anak-anak merencanakan apa yang ingin mereka lakukan,
  5. Membiarkan ruangan terbuka untuk anak-anak,
  6. Panduan umum ketika mengevaluasi fasilitas untuk anak usia dini, meliputi bentuk ruangan, bagaimana meredam bunyi, warna dinding, lantai, alat pemanas atau pendingin ruangan, cahaya dan ventilasi, air dan bak cuci, ruang penyimpanan, kursi dan meja dan rak. Selain itu faktor keamanan sangat penting diperhatikan dalam menata ruangan untuk anak usia dini.

Penataan ruangan untuk memfasilitasi anak usia dini juga akan berpengaruh pada keamanan dan keberhasilan pelaksanaan kegiatan kreatif yang menggunakan peralatan perlu dipertimbangkan beberapa faktor, yaitu usia dan tingkat perkembangan anak-anak, pengawasan, fleksibilitas, arus lalu lintas dan ruang pribadi.

  1. Teknik Penataan Ruangan dan Perlengkapan Belajar di Lembaga PAUD

Pada saat ini pendekatan model sentra menjadi trend dalam menyelenggarakan PAUD, berikut akan dibahas alasan penggunaan sentra dalam PAUD, yang meliputi :

  1. Nilai bermain

Seperti telah kita ketahui bahwa semboyan kegiatan pengembangan pada anak usia dini adalah ”bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain”. Bermain adalah pekerjaan anak-anak dan anak-anak selalu ingin bermain. Dalam bermain anak-anak mengembangkan sesuatu yang berbeda dan membedakan pendekatan yang terbaik. Dalam bermain anak-anak menggunakan bahasa untuk melancarkan kegiatan, menjelajah dan menyaring bahasa mereka ketika mereka bicara dan mendengarkan anak-anak lainnya.

  1. Pusat Minat atau Pusat kegiatan (Sentra)

Salah satu pendekatan yang membantu kreativitas dalam penggunaan perlatan adalah dengan menyediakan salah satu bagian dari kegiatan, minat dan lingkungan dengan mengidentifikasi kegiatan dan peralatan untuk setiap kelompok anak di kelas.

Dalam ruang kelas untuk anak usia dini, lingkungan didesain untuk pengembangan total secara alamiah bagi anak-anak. Kegiatan kelas menyediakan kesempatan pada anak-anak untuk berpartisipasi secara individual dalam tim dan kelompok kecil.

  1. Sentra adalah pembelajaran terpadu

Sentra adalah pembelajaran terpadu yang terbaik. Sentra dapat membantu anak-anak mengembangkan seluruh kemampuannya secara bersamaan. Dalam satu kegiatan belajar, anak-anak dapat mengembangkan aspek bahasa, kognitif fisik motorik, sosialemosionalnya dalam satu kesempatan.

Penataan ruangan di lembaga PAUD yang dibahas dalam kegiatan belajar ini, ditujukan untuk pendidik (guru dan pengasuh) yang menginginkan kelasnya menjadi tempat yang menarik atau memadai sebagai tempat bermain dan belajar.  Selain itu, dengan membaca kegiatan belajar ini, diharapkan para pendidik untuk lembaga PAUD tertarik mencoba menyusun ruangan sentra yang sesuai dengan kebutuhan, minat dan kondisi lingkungan di lembaga PAUD di manapun berada dan memberi kesempatan kepada pendidik untuk menata dan  mendesain ruangan kelasnya dengan cara yang kreatif sehingga proses pengembangan kemampuan anak dapat lebih optimal.

Beberapa alasan mengapa pada lembaga PAUD disarankan untuk menggunakan sentra adalah karena :

  1. Dunia anak adalah dunia bermain,
  2. Sebaiknya pendidik menyediakan lingkungan belajar yang merangsang anak untuk bermain, mengeksplor dan mengembangkan ide-ide tersebut dengan pengalaman yang telah mereka peroleh dalam kehidupan yang diperoleh ketika anak berinteraksi dengan lingkungannya,
  3. Sentra adalah pembelajaran terpadu yang terbaik. Sentra dapat membantu anak-anak mengembangkan seluruh kemampuannya secara bersamaan. Dalam satu kegiatan belajar, anak‑anak dapat mengembangkan aspek bahasa, kognitif, fisik-motorik, sosial emosionalnya dalam satu kesempatan.

Pemilihan sentra sebaiknya disesuaikan dengan.ruang kelas yang disesuaikan dengan bakat anak-anak, sedangkan banyaknya sentra tergantung pada jumlah anak dalam kelas, dan sesuaikan dengan kondisi dan keadaan sekolah dan ruang kelas Anda.

Sentra yang ditawarkan dalam kegiatan belajar ini merupakan contoh yang dapat dipilih dan dikembangkan secara kreatif oleh pendidik. Pilihlah sentra yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan kemampuan sekolah. Sentra ersebut adalah sentra tradisional, meliputi sentra rumah tangga (housekeeping centre), sentra balok (block centre), sentra seni (art centre), sentra pasir dan air (sand and water centre), sentra perpustakaan (library centre), sentra musik dan suara (music and sound centre), sentra menulis (writing centre), serta sentra sains dan alam (science and nature centre). Adapun sentra sosio drama, meliputi sentra mal (mall centre), sentra ruang dokter atau rumah sakit (doctor’s office or hospital centre), sentra toko grosir (the grocery centre), sentra memasak (bakery or cooking centre). Sentra unik meliputi sentra ruang angkasa (space centre)

Views All Time
Views All Time
2323
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY