Penguatan Program PSMK, KS Fokus Capaian Kinerja

0
113

Penguatan Program PSMK, KS Fokus Capaian Kinerja

Edy Siswanto

Penguatan Program Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK). Bagi Kepala Sekolah. Hotel Griya Persada Bandungan. 16-18 Mei 2019. Dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Jumeri, S.TP., M.Si. yang baru dilantik sepuluh hari lalu. Hadir pula Kabid Pembinaan SMK. Dr. Hari Wulyanto, M.Si. Jumlah peserta hadir 185 orang seluruh Kepala sekolah dari tiga daerah. Kabupaten Kendal, Kota dan Kabupaten Semarang.

Untuk memacu implementasi Instruksi Presiden (Inpres) No 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Ditpsmk). Kementrian Pendidikan (Kemendikbud) telah menetapkan beberapa kebijakan dan program untuk meningkatkan mutu SMK di seluruh Indonesia melalaui berbagai kegiatan dan bantuan. Dari mulai keuangan kepada seluruh SMK. Selain BOS, bantuan sarana prasarana pendidikan, bantuan pengembangan SMK maupun DAK, program takola SMK dan penatausahaan pengelolaan keuangan SMK yang transparan dan akuntable.

Dr. Hariwul selaku ketua panitia acara menyampaikan bahwa tujuan dan hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah, tersosialisasikannya kebijakan program pembinaan SMK. Menguasai sistem dan regulasi takola SMK, anggaran dana BOS, Tersosialisasikannya Permendikbud 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) SMK/MAK. Narasumber dari Ditpsmk, Disdikprov dan Pengawas SMK Jawa Tengah.

Tindak lanjut dari acara ini terwujudnya rencana program dan capain pemetaan revitalisasi SMK. Kesiapan isu utama revitalisasi SMK. Penyelerasan program kurikulum dengan DU/DI. Kondisi pemenuhan dan peningkatan tenaga pendidik produktif. Capaian kinerja dan sinkronisasi kurikulum SMK dengan industri. Pemenuhan dan peningkatan guru produktif. Dan kesiapan uji sertifikasi lulusan SMK. Ujar Hariwul.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara. Kadisdik Prov Jateng. Jumeri, S.TP., M.Si. Menyampaikan Kepala Sekolah agar lebih fokus pada pencapaian kinerja sekolah. Sebagai manajer, supervisor dan pengembang kewirausahaan. Tiga bagian besar masalah disekolah. Dari Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), kualitas dan inovasi guru dengan kegiatan yang menyenangkan. Ditopang sarana prasarana dan fasilitas memadai.

Kelemahan sekolah dalam hal perencanaan dan penyusunan program. Setiap program hendaknya ada rencana dan terekam dalam RKAS. Pelaksanaan KBM menjadi yang terpenting. Sebagai nafas dan ruhnya sekolah. Jalinan hubungan dengan dunia usaha dan industri (DU/DI) representatif. Tidak hanya lokal,
Nasional namun internasional. SMK minimal mengacu pada standar nasional pendidikan (SNP). Setelah terwujud sekolah sesuai SNP. SMK menuju sekolah berstandar industri (banchmark industri). Ujar Jumeri mantan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Bawen yang setahun lalu duduk bersama menjadi sebagai peserta Kepala Sekolah dalam acara yang sama.

Sistem informasi manajemen sekolah (SIM). Sebagai layanan prima berbasis IT. Tak bisa terhindarkan dan wajib bagi sekolah. Kedepan sekolah mempunyai SIM sebagai sumber sata base sekolah yang kompatible. Mudah, cepat diakses dan terkoneksi dengan Disdikprov.

Diperlukan kegiatan penguatan program pendidikan menengah kejuruan bagi kepala sekolah tingkat Jawa Tengah. Untuk menyamakan persepsi dan paham kebijakan pembinaan SMK. Sehingga informasi tak ketinggalan. Urai Kadinas yang baru sepuluh hari dilantik.

Disisi lain Indra dari Ditpsmk menyampaikan materi arah kebijakan Ditpsmk. Dilatarbelakangi akses pendidikan belum merata, dilihat dari angka partisipasi kasar (APK) masih rendah 86 %. Artinya masih ada 14 % usia sekolah belum bisa mengenyam pendidikan.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat. Bonus penambahan demografi. Rendahnya indeks literasi sains. Survei PISA menyatakan rendahnya capaian dari mapel sains IPA dan Matematika. Demikian juga capain mapel UN yang masih rendah. Kemampuan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan internet masih rendah. Pengangguran dari lulusan SMK masih tinggi. Survei BPS tahun 2019 pengangguran lulusan SMK diangka 8.9%.

Disisi lain standar bidang tenaga pendidik paling rendah dari standar nasional pendidikan yang lain. Guru kejuruan (produktif) masih kurang. Dari jumlah guru produktif 26 ribu. Padahal kebutuhan masih diangka 60 ribu. Belum lagi pemetaan guru produktif yang akan pensiun. Menambah daftar kurangnya guru produktif SMK.

Beberapa peserta Kepala Sekolah sangat antusias mengikuti acara. Karena bisa bertatap muka langsung dengan tim dari Ditpsmk. Yang menangani langsung program dan kegiatan di SMK. Bisa dialog dan bertanya langsung kendala pengajuan Takola, dana BOS dan dana pemerintah lain. Dengan harapan yang lebih penting akan ada tindak lanjut dari acara ini berupa bantuan. Baik program kegiatan, dana, maupun bangunan fisik. Untuk kemajuan SMK. #SMK BISA #SMK HEBAT # SMK BISA HEBAT

Views All Time
Views All Time
103
Views Today
Views Today
1
Previous articleLangka tapi Nyata
Next articleGURU KENA OTT, OMG?
Edy Siswanto, S.Pd., M.Pd., Pemerhati Politik dan Pendidikan, Guru SMK Negeri 4 Kendal Jawa Tengah. Lahir di Pemalang, 28 Oktober 1976. Lulus terbaik S1 Teknik Mesin Univet Semarang, tahun 2000. Lulus Cumlaude Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Unnes Semarang, tahun 2009. Saat kuliah kegiatan aktivisnya berkembang. Pengalaman organisasi semasa kuliah. Berturut-turut : Menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Mesin tahun 1997-1998. Tercatat pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa di Fakultasnya tahun 1998-1999. Seiring bergulirnya reformasi pada tahun1998, aktif di organisasi mahasiswa Islam baik intra maupun ekstra kampus. Di Semarang turut membidani kelahiran Forum Kajian dan Studi Islam Aktual Strategis Semarang. Ikut serta melibatkan, mengorganisir gerakan aktivis kampus kala itu. Bersama lembaga mahasiswa ekstra kampus. Karenanya diskusi pemikiran dan Kajian keislaman menjadi santapan sehari-hari. Pengalaman pekerjaan sebagai Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan (TKRO) sejak tahun 1998 sampai sekarang. Dilaluinya penuh keprihatinan dengan jualan Koran, Majalah Forum Keadilan, Tempo dan Tabloid Adil saat itu. Mulai menulis sejak tahun 2001. Dengan dimuat di opini Harian Jawa Pos. Karenanya bacaan dan bahasan politik tak pernah asing. Dengan mengajar di berbagai SMK. Sejak tahun 1998-2000, Sebagai Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK IPTEK Tugu Suharto Semarang. Tahun 2000-2003, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Pondok Modern Selamat Kendal. Tahun 2003-2008, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Bina Utama Kendal. Tahun 2008-sekarang, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Negeri 4 Kendal. Tahun 2010-2015, sebagai Ketua PGRI Ranting SMKN 4 Kendal. Tahun 2012-sekarang, sebagai Ketua Komite Sekolah SDIT Alkautsar Sidorejo Brangsong Kendal. Tahun 2015-2020, sebagai Wakil Ketua PGRI Cabang Brangsong Kabupaten Kendal. Tahun 2016-2021, sebagai Ketua Bidang Organisasi Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Kendal. Tahun 2013-2017, Dosen Metodologi Penelitian dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Populer Universitas Ivet Semarang. Tahun 2017-2020, sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 4 Kendal. Tahun 2017-2022, Sebagai Ketua MGMP Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK Kabupaten Kendal. Tahun 2017-2022, sebagai Ketua Guru Pembelajar Online TKRO SMK Kabupaten Kendal. Tahun 2017-2022, sebagai Direktur BUMDes Pangestu Hayati Desa Kertomulyo Brangsong Kendal. Tahun 2018-2021, sebagai Humas Asosiasi Guru Penulis (AGP) Kabupaten Kendal. Tahun 2018-sekarang, sebagai Kolumnis "Opini untukmu Guruku" Harian Jawa Pos Radar Semarang, wilayah Kendal. Tahun 2019-2024, Ketua Bidang Dakwah dan Kajian Alqur'an, Yayasan Majelis Taklim Pengkajian Alqur'an Husnul Khatimah Kendal. Tahun 2020-sekarang, editor Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia Maju (JIPIM) Banten. Beberapa tulisan artikel dan opini seputar politik dan pendidikan. Banyak dimuat diharian online maupun offline. Seperti Jawa Pos Radar Semarang, LPMP Jateng, Blog.IgI.or.id, gurusiana.id ; kompasiana.com/edysiswanto Buku yang sudah ditulis, "Bunga Rampai Pemikiran Pendidikan" Penerbit MediaGuru Surabaya, tahun 2018. Buku yang lain dalam proses : "Guru Membangun Paradigma Berfikir" (on proses), "Smart School dan Sekolah Unggul" (on proses), "Pembelajaran Berbasis STEM" (on proses). "Membangun Kinerja Team Work yang Kuat" Tinggal di Kendal dengan satu istri dan tiga anak. Bisa dihubungi di HP. 081215936236 dan Facebook Edy Siswanto ; edysiswanto.gurusiana.id ; kurikulumedysiswanto atau email siswantoedy1976@gmail.com; myazizy_2008@yahoo.co.id ; tweeter : Edy Siswanto ; IG : Siswanto Edy

LEAVE A REPLY