Pentingnya Belajar Seni Kaligrafi Islam untuk menumbuhkan “Spirit Of Islam” Peserta Didik

0
19

Pentingnya Belajar Seni Kaligrafi Islam untuk menumbuhkan “Spirit Of Islam” Peserta Didik

Kaligrafi memiliki peran yang penting di dalam agama Islam. Kaligrafi berkembang bersamaan dengan perkembangan bahasa Arab dan penyebaran agama islam. Pada awalnya kaligrafi sering dibuat oleh seniman muslim pada Zaman Kejayaan Islam.

Tidak hanya sebagai karya seni rupa, kaligrafi dalam Islam sangat dihormati karena menyatukan bahasa dengan kepercayaan. Karena itu lah, Kita sering melihat kaligrafi Islam terpampang di dinding-dinding masjid, tidak hanya di Indonesia tapi juga hampir di seluruh dunia.

Salah satu bentuk keindahan Alquran adalah seni menulis indah (kaligrafi). Seni menulis indah atau kaligrafi diciptakan dan dikembangkan oleh kaum Muslim sejak kedatangan Islam. Dibandingkan seni Islam yang lain, kaligrafi memperoleh kedudukan yang paling tinggi dan merupakan ekspresi spirit Islam yang sangat khas. Oleh karena itu, kaligrafi sering disebut sebagai ‘seninya seni Islam’ (the art of Islamic).

Kualifikasi ini memang pantas karena kaligrafi mencerminkan kedalaman makna seni yang esensinya berasal dari nilai dan konsep keimanan. Oleh sebab itu, kaligrafi berpengaruh besar terhadap bentuk ekspresi seni yang lain.
Di samping itu, kaligrafi merupakan satu-satunya seni Islam yang dihasilkan murni oleh orang Islam sendiri, tidak seperti jenis seni Islam lain (seperti arsitektur, seni lukis, dan ragam hias) yang banyak mendapat pengaruh dari seni dan seniman non-Muslim. Karena itu, tidak mengherankan jika sepanjang sejarah, penghargaan kaum Muslim terhadap kaligrafi jauh lebih tinggi dibandingkan jenis seni yang lain.

Meski karya kaligrafi identik dengan tulisan Arab, kata kaligrafi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani (kalios: indah dan graphia: tulisan). Sementara itu, bahasa Arab mengistilahkannya dengan khatt (tulisan atau garis) yang ditujukan pada tulisan yang indah (al-kitabah al-jamilah atau al-khatt al-jamil).

Dibandingkan jenis tulisan lain, huruf Arab memiliki karakter huruf yang lentur dan artistik sehingga menjadi bahan yang sangat kaya untuk penulisan kaligrafi. Selain memiliki karakter yang unik, pada hakikatnya seni tulisan Arab bukan sekadar representasi sisi artistik budaya Arab-Islam, tetapi juga gabungan keindahan, abstraksi, kreativitas, serta pesan moral yang dikandungnya. Setiap garis, spasi, dan alur tulisan memiliki ciri khas dan falsafah sendiri.

Adapun manfaat mempelajari kaligrafi yang di antaranya adalah:

Menjaga al-Qur’an dan sunah

Kaligrafer (orang yang menulis kaligrafi) termasuk ke dalam orang yang berperan dalam menjaga al-Qur’an dan sunah selain para hafidzhoh, karena mereka membuat al-Qur’an dan sunah menjadi tertulis dan tulisan itu dapat tersebar dan tersampaikan kepada banyak orang, dengan begitu al-Qur’an dan sunah tidak punah.

Untuk menyalurkan kemampuan seni seorang muslim

Dalam Islam terdapat beberapa larangan dalam berseni diantaranya adalah seni yang dibuat tidak boleh menjurus kepada syirik dan maksiat. Bagi seorang muslim yang senang melukis dan khawatir kemampuannya menimbulkan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam dapat menyalurkan bakatnya melalui kaligrafi.

Memudahkan dalam menghafal al-Qur’an

Pada praktiknya saat mempelajari kaligrafi, kaligrafer akan menulis ayat Qur’an secara berulang hingga tulisannya sesuai dengan qaidah, dan hal ini dapat membuat kaligrafer menghafal ayat qur’an yang ditulisnya. Tidak hanya hafal dengan ucapan bahkan hafal tulisannya.

Melatih Kesabaran

Seorang yang menulis kaligrafi tidak dapat menulis dalam keadaan tergesa karena tulisan akan terlihat sempurna dengan ketelitian penulisnya. Sehingga dengan menulis kaligrafi dapat melatih kesabaran seseorang.

Menambah Kecintaan terhadap Ayat Qur’an

Tulisan yang indah akan membuat orang yang melihatnya merasa takjub. Oleh karena itu, saat menulis atau melihat kaligrafi rasa cinta terhadap ayat Qur’an akan bertambah.

Membuat ayat Qur’an, Sunah, dan Bahasa Arab Tersampaikan dengan Benar

Di sekolah atau pengajian sering kali siswa mendapatkan tugas menulis ayat qur’an dan sunah, atau tugas-tugas yang berhubungan dengan bahasa Arab. Tak jarang tulisan-tulisan Arab yang ditulis oleh para siswa tidak sesuai dengan qaidah, sehingga tulisan tidak terbaca. Hal ini membuat guru yang memeriksa merasa kesulitan. Bahkan kesalahan qaidah pada penulisan ayat qur’an akan menimbulkan kesalahan saat membacanya dan merubah isi dari ayatnya. Saat mempelajari kaligrafi tulisan Arab akan terlihat lebih rapih dann apa yang dimaksud akan tersampaikan dengan benar.

Meningkatkan Kreatifitas

Seorang kaligrafer akan terus menyempurnakan desain yang dia buat dan menciptakan desain-desain baru, selain itu kaligrafer juga akan berlatih memadukan warna-warna agar karyanya terlihat indah. Sehingga kekreatifan seseorang akan meningkat saat dia mempelajari kaliigrafi.

Views All Time
Views All Time
16
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY