PENTINGYA MATERI TENTANG PEMANASAN GLOBAL BAGI SISWA TINGKAT SEKOLAH DASAR Oleh ,karya Rayani Marei, S.Pd (SDN Wuran Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur )

0
15

Masa kanak-kanak adalah masa pertumbuhan dan perkembangan yang penting dalam kehidupan setiap manusia. Pada periode ini, anak belajar menguasai kemahiran atau keahlian tertentu dalam menghadapi tugas-tugas baru. Oleh sebab itu,  pada masa inilah waktu yang tepat jika ingin menanamkan sesuatu yang penting dan berguna bagi anak atau manusia itu sendiri.

Penulis selaku guru di salah satu SDN yang berada di Barito Timur, merasa perlu menanamkan materi yang sangat penting bagi kehidupan secara umum, yaitu materi tentang pemanasan global, atau Global Warming bagi siswa di tingkat sekolah dasar. Mengapa perlu ditanamkan sejak tingkat sekolah dasar?

Hal tersebut dikarenakan, bahwa anak pada tingkat sekolah dasar, sudah memasuki tahap perkembangan kognitif yaitu berada pada tahap operasional kongkrit ( Jean Piaget :1896-1980). Dalam arti perkembangan kognitif anak yang sudah mulai berkembang dengan baik untuk memahami materi secara kompleks, ditambah lagi pada tahap inilah saat yang tepat membentuk mental dan karakter seseorang, sehingga melahirkan generasi yang peduli pada lingkungan dan alam sekitar.

Lalu, mengapa materi tentang pemanasan global penting?

Hal tersebut dirasa perlu oleh penulis,  mengingat suhu bumi yang semakin hari terasa semakin meningkat. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, bahwa di Indonesia suhu pada siang hari bahkan dapat mencapai 35. Pemanasan global merupakan isu yang sudah cukup lama kita dengarkan, bahkan pengertiannya pun sudah banyak dipahami oleh banyak orang.

Hampir semua orang sudah memahami, bahwa pengertian pemenasan global adalah  merupakan keadaan atau fenomena panasnya suhu bumi. Namun, tidak banyak yang memahaminya secara mendalam hal yang berhubungan dengan faktor penyebab, akibat, dan cara pengendaliannya.

 

Editor: Maslani-2019.

 

 

Views All Time
Views All Time
25
Views Today
Views Today
1
Previous articleFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengajaran Bahasa Inggris di SD/MI
Next articleKATA-KATA SUGESTI NEGATIF PESERTA DIDIK oleh Candra Lasmana, S.Pd.SD.Gr (SDN AMPARI. KEC. AWANG. KAB. BARITO TIMUR )
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY