PENUTUPAN DIKLAT PKn JENJANG LANJUT 2007

0
11

Setelah menyelesaikan seluruh agenda dan kegiatan Diklat Guru PKn SMP Jenjang Lanjut tahun 2007, baik kegiatan belajar dan latihan di ruangan atau kelas  maupun Praket Pengalaman Lapangan, maka agenda terakhir Diklat adalah upacara penutupan. Kegiatan upacara penutupan Diklat dilaksanakan pada Minggu, tanggal 22 April 2007, sekitar pukul 10.30 WIB bertempat di aula  P4Tk PKn dan IPS Malang.

Dalam acara penutupan  disampaikan laporan Katua Panitia Penyelenggara Diklat Guru PKn SMP Jenjang Lanjut tahun 2007,  kemudian sambutan dari Ketua Kelas Diklat Guru PKn SMP Jenjang Lanjut tahun 2007, yaitu guru dari utusan Provinsi Lampung (Sugeng Raharjo,S.Pd) . Dalam sambutanya, Ketua Kelas menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panitia dan narasumber serta seluruh pimpinan dan karyawan P4Tk PKn dan IPS Malang yang banyak memberikan pengetahuan, pengalaman, dan pelayanan selama peserta mengikuti diklat tersebut.  Selanjutnya, Ketua Kelas menyampaikan permohonan maaf atas nama seluruh peserta jika selama mengikuti Diklat ini ada kesalahan dan ketidaknyaman, baik kepada narasumber, panitia, dan pimpinan beserta karyawan. Selesai sambutan Ketua Kelas dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan kepada panitia.

Sebelumnya, kami seluruh peserta dan mengundang narasumber melaksanakan malam perpisahan di aula dekat ruang makan P4Tk PKn dan IPS Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada malam Minggu, 21 April 2007. Kami bergotong royong membiayai kegiatan malam perpisahan tersebut, urunan dana untuk menyewa pemain organ tunggal dan penyanyinya, sehingga tidak membebani pihak panitian. Rencana menggelar malam perpisahan tersebut sudah kami musyawarahkan dengan seluruh peserta sekitar 2 hari sebelumnya. Kegiatan tersebut bertajuk ‘dari kami untuk kami’ dan bersifat hiburan tanpa acara formal. Setiap peserta yang harus mengikuti acara dan ‘wajib’ menyanyi. Peserta Diklat ini mewakili provinsi masing-masing, hanya ada 2 atau 3 provinsi di P.Jawa yang pesertanya lebih dari satu, yaitu Jatim dan Jabar.

Malam itu benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh peserta untuk melepaskan segala kelelahan dan beban selama mengikuti kegiatan Diklat, setiap peserta mendapat giliran bernyanyi dengan diiringi organ tunggal, bahkan aku yang tidak pernah menyanyi di depan orang se Indonesia ini mau tidak mau harus menyanyi.  Dengan segala kekurangan aku paksakan menyanyikan lagu “kupu-kupu malam” dengan sesumbang-sumbangnya. Meskipun sedikit grogi karena belum pernah akhirnya dapat juga bernyanyi di hadapan peserta yang mewakili provinsi masing-masing se Indonesia. Pengalaman menyanyi yang tidak terlupakan.

Alhamdulillah, dalam kegiatan Diklat Guru PKn SMP Jenjang Lanjut tahun 2007 ini, Panitia tidak menggunakan waktu malam hari untuk kegiatan belajar. Hal tersebut memang sudah menjadi ketentuan yang berlaku dalam kegiatan diklat di P4Tk PKn dan IPS Malang. Kegiatan belajar atau diklat hanya siang hari, dari pukul 08.00 sampai pukul 17.30 WIB. Dengan belajar seharian penuh, maka pada malam harinya  kami gunakan untuk istirahat dan mengerjakan tugas individu atau kelompok. Setiap pagi aku dan teman se kamar dan peserta diklat lain melakukan aktivitas olahraga ringan, jalan-jalan dan lari pagi mengitari lingkungan sekitar, khususnya kampus UNM Malang yang tepat berada disamping P4Tk PKn dan IPS Malang.

Menurut aku, Diklat Guru PKn SMP Jenjang Lanjut tahun 2007 ini , meskipun jadwal kegiatan dan belajarnya padat, tetapi karena kemasannya baik dengan tidak menggunakan waktu malam untuk belajar atau diklat lagi, terasa menyenangkan dan tidak menimbulkan stres dan sebagainya. Kemasan diklat yang sangat terencana, pelayanan yang baik, dan suasana lingkungan yang sejuk dan asri membuat peserta diklat tidak stres, bahkan menikmati dengan baik kegiatan diklat ini.

Suatu hal yang sangat berkesan menurutku adalah semangat kebersamaan dan keakraban pesertanya. Maklum, setiap provinsi kebanyakan diwakili oleh satu peserta. Peserta tersebut merupakan hasil tes/seleksi oleh pihak P4Tk PKn dan IPS Malang sendiri sebelumnya. Semangat kebersamaan tersebut terbangun oleh kehidupan yang bersama dalam diklat, karena adanya kegiatan mengerjakan tugas kelompok, makan bersama, bahkan olahraga dan jalan-jalan bersama.

Aku sendiri setelah perpisahan tidak langsung pulang, masih bermalam 1 malam lagi di P4Tk PKn dan IPS Malang karena siang itu aku mau  bersilataurrahim dengan kawan yang dulu pernah sama –sama tinggal di pondok guru, tapi kemudian pulang kampung di daerah Pasuruan Jawa Timur. Dengan menumpang mobil kawan peserta yang pulang ke Sidoarjo, aku meluncur ke Pasuruan. Kebetulan kawan arahnya juga sama dan mau mengantarkan sampai ke rumah yang dituju. Akhirnya ,aku sampai juga di rumah teman tersebut, dan sore menjelang magrib aku pami untuk kembali ke Malang dengan naik bus umum. Sampai di Malang sudah larut malam, sekitar pukul 09.00 WIB. Rupanya masih ada  beberapa teman peserta yang juga tetap bermalam, akhirnya aku gabung se kamar dengan peserta yang belum pulang.

 

Views All Time
Views All Time
11
Views Today
Views Today
1
BAGIKAN
Tulisan sebelumnyaKETIDAKADILAN GENDER DALAM PENDIDKAN
Tulisan berikutnyasiapa bilang matematikawan tak bisa menulis?
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY