Penyesalan Tiara (Pentigraf)

0
9

“Alhamdulillah,” akhirnya kata sukur itu terucap dari mulut mungilnya. Bagaimana tidak Raras akhirnya bisa bernafas lega. Karena terbebas dari tuduhan bahwa ia telah menyembunyikan bolpoint Nana. Maaf Raras, aku tak akan mengulanginya lagi kepada siapapun, demikian kata Tiara. Tiara harus menerima skors dari pihak sekolah karena kesalahannya.

Sebelum menyembunyikan bolpoint Nana, Tiara meminta bantuan Arin teman sekelas Raras. Arin diminta untuk melihat kelasnya sudah sepi apa belum. Sebenarnya Arin tidak setuju dengan tindakan Tiara. Setelah aman Tiara beraksi di meja Nana untk mengambil bolpoin dan menyembunyikannya di bangku Raras. Raras yang tidak tahu menahu tentang bolpoint itu tentu menampiknya. Namun bukti sudah berada di bangku Raras. Ia harus menjalani hukuman menyapu kelas selama seminggu. Tiara mencibir, rasain kamu Ras, begitu dalam hatinya. Namun keesokan harinya Tiara kelihatan bersedih karena adik semata wayangnya dituduh mengambil kue di kantin tanpa membayar. Karena tidak ada bukti yang meyakinkan adiknya harus membayar kue tersebut. Hal ini seolah merupakan peringatan kecil bagi Tiara.

Tiara merasa lega karena kebenciannya terobati namun kini adiknya bersedih karena nama baiknya tercemar. Betapa sedihnya Raras, mungkin lebih sedih dari pada tiara dan adiknya. Tiara dan Raras adalah teman bermain sejak kecil. Secara akademik nilai Tiara lebih unggul, namun Raras adalah bintang dalam hal menggambar. Raras membawa nama baik sekolahnya. Sering kali Raras membawa pulang Piala, sehingga teman-temannya selalu menyanjungnya.

 

Malang, April 2021

Views All Time
Views All Time
16
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY