PERISTIWA TAK TERLUPAKAN JELANG 30 TAHUN MENGABDI ( Bagian 4. Lomba Menulis Opini Pendidik se- Kalsel-2000)

0
12

Pada tahun 2000,  penulis mengikuti  Lomba Menulis Opini Pendidik se Kalimantan Selatan yang diselenggarakan oleh Yayasan BELIBIS & KEHATI Kalimantan Selatan. Saat itu penulis menulis opini yang bertema tentang pelestarian lingkungan hidup dalam hubungan dengan dunia pendidikan.  Penulis sebenarnya tidak begitu yakin dapat memerpoleh Juara III dalam lomba tersebut. Karena penulis menyadari bahwa latar pendidikan bukan dari guru bahasa Indonesia, dan kemampuan menulis  juga tidak baik.

Saat itu, penulis mencari berbagai bahan untuk menulis sesuai dengan tema yang terkait dengan lingkungan hidup dari buku yang penulis miliki sendiri dan buku perpustakaan sekolah SMPN 1 Pelaihari. Maklum saja, saat itu belum bahan atau buku yang dipakai sepenuhnya dari bahan atau buku yang ada di perpustakaan. Tidak seperti saat ini, bahan atau materi untuk menulis sangat banyak bertebaran dimana-mana, tidak hanya di buku atau bahan tertulis lainnya, tetapi juga ada bahan atau materi yang ada dalam internet.

Namun demikian, keterbatasan sumber bahan dan referensi tidak membuat penulis hanya berdiam diri dan pasrah sematan, tanpa mau melakukan kegiatan menulis. Penulis menulis dan mengirimkan naskah lomba tersebut dengan melalui kantor pos yang dekat dengan sekolah. Menulis karya tulis berupa makalah yang akan dikirim mengikuti lomba tersebut, penulis menyerahkan atau meminta tolong kepada pihak lain, karena belum memiliki komputer, hanya punya mesin ketik. Naskah tulisan tersebut diketik dulu dengan mesin tik, kemudian penulis serahkan kepada rental dan pengetikan yang ada di sekitar SMPN 1 Pelaihari.

Penulis tidak menyangka mendapatkan undangan dari panitia untuk menerima hadiah sebagai pemenang III  Lomba Menulis Opini Pendidik se Kalimantan Selatan, yang saat itu pengambilan hadiahnya di Banjarbaru, sedangkan penulis berada di Pelaihari, Tanah Laut. Penulis datang di sebuah gedung yang berada dekat bundaran Simpang Empat Banjarbaru pada siang itu, dan kemudian menerima piagama dan uang pembinaan yang cukup lumayan saat itu.

Piagam penghargaan dan hadiah uang pembinaan sebagai pemenang III Lomba Menulis Opini Pendidik se Kalimantan Selatan saat tahun 2000 itu menurut penulis sangat berarti dalam memicu dan memotivasi penulis untuk terus menulis.  Kebanggaan tersendiri penulis saat pada itu,  dan bahkan juga sampai saat ini, karena bagaimana pun sebuah proses atau usaha tidak pernah mengkhianati hasil.  Hasil yang tidak ditargetkan sebelumnya dengan pencapaian yang cukup baim tersebut sangat penulis syukuri.

Pengalaman dan mengikuti lomba menulis, baik  mendapatkan prestasi atau tidak, bagi penulis tidak masalah. Tujuan utamanya mengikuti lomba tersebut adalah untuk menyalurkan bakat dan kemampuan menulis yang dimiliki, sedangkan jika mendapatkan prestasi atau hadiah itu hanya sekedar bonus dalam rangka memotivasi  diri penulis untuk terus berkarya dalam menulis dan menulis.

####

 

Views All Time
Views All Time
32
Views Today
Views Today
1
Previous articlePERISTIWA TAK TERLUPAKAN JELANG 30 TAHUN MENGABDI ( Bagian 5. Pemenang Simposium Guru Mata Pelajaran PKn (non CTL)-2005)
Next articleWell-orchestrated: A note on a visit to Saung Angklung Udjo
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY