PERJALANAN PELAIHARI-TANJUNG 2019. Bagian 4. Bertemu Ahmadiyanto dan Keluarganya

0
32
Penulis dan Ahmadiyanto, Juara I Guru Berprestasi 2017, bertukar buku hasil karya masing-masing.

Sekitar pukul 12.45 WIT pada Sabtu, 2 Februari 2019, penulis beserta keluarga sampai di rumah Ahmadiyanto yang berada di Kelurahan Paringin, atau di belakang pasar Paringin. Ketika kami sampai di rumahnya, kami disambut oleh isteri dan nenek Ahmadiyanto, sedangkanAhmadiyanto masih berada di sekolahnya di  SMPN 1 Lampihong, sekitar 10 km dari rumahnya.

Ada perubahan dari kondisi rumah Ahmadiyanto dari 6 (enam) bulan yang lalu saat penulis sekeluarga berkunjung dan menginap saat itu. Kini, rumahnya sudah dipagar dengan tembok dan teralis model kekinian, sehingga lebih aman dan indah.  Ada pula taman di depan teras rumah dengan berbagai  tanaman bunga dan hias lainnya. Rumahny nampak semakin indah dan asri dengan latar belakang lingkungan alam yang masih alami pula.

Sesudah istirahat sejenak dan menikmati hidangan yang disajikan oleh tuan rumah, kemudian penulis meminta laptop kepada isteri Ahmadiyanto untuk memindahkan data atau file foto dan vedio saat keluarga Ahmadiyanto dan penulis rekreasi di Danau Seran Kota Banjarbaru yang ada dalam flasdis milik penulis. Setelah menerima laptop yang dimaksud, kemudian penulis memindahkan data atau file tersebut. Cukup lama penulis memindahkan data atau file tersebut, karena banyak vedio dan foto yang harus dipindahkan.

Sekitar pukul 13.30 WIT, Ahmadiyanto datang dari sekolahnya.  Selanjutnya, penulis dan Ahmadiyanto berbincang-bincang tentang kegiatan dan aktivitas selama ini, khususnya kegiatan di sekolah masing-masing.  Kemudian, penulis menyerahkan lembaran koran Radar Banjarmasin yang memuat tulisan artikel atau opini Ahmadiyanto tentang hasil kunjungannya ke Jepang tahun 2018 yang lalu sebagai bentuk penghargaan Pemerintah atas prestasinya sebagai Juara I Guru Berprestasi Nasional Tahun 2017 yang lalu.

Selain itu, penulis juga memberikan buku karya penulis yang berjudul “ Menulis itu Mudah” yang terbit tahun 2018 lalu. Demikian pula dengan Ahmadiyanto, ia juga memberikan buku karyanya sendiri yang berjudul “ Catatan Sang Guru “ yang terbit pada tahun 2018. Kami saling bertugar buku yang merupakan hasil karya sendiri, sehingga dapat saling memberikan motivasi dalam hal menulis dan literasi. Buku “ Catatan Sang Guru “ karya Ahmadiyanto ini merupakan kumpulan kegiatan pribadi yang berkaitan dengan kegiatan dunia pendidikan.

Sekitar pukul 14.30 WIT, seusai makan siang yang disajikan oleh tuan rumah,  penulis sekeluarga pamit untuk melanjutkan perjalanan ke rumah keluarga kami di Tanjung yang akan menggelar resepsi pernikahan anaknya besok. Sebelum berangkat dari rumah Ahamdiyanto, kami foto bersama di teras rumah Ahmadiyanto sebagai kenang-kenangan pertemuan silaturrahim kami. Setelah sesi foto bersama, kami sekeluarga menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan ke Tanjung, sekitar 35 km dari rumah Ahmadiyanto.

###1329###

 

Views All Time
Views All Time
50
Views Today
Views Today
2
Previous articlePERJALANAN PELAIHARI-TANJUNG 2019. Bagian 3. Mampir di Paringin
Next articlePERJALANAN PELAIHARI-TANJUNG 2019. Bagian 5. Berangkat dan Tiba di Tanjung
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY