Permainan Konstruktif Memupuk Kreativitas Anak

0
15

Anak-anak belajar dan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif melalui bermain. Bagi anak bermain adalah belajar. Tidak ada pemisahan antara bermain dan belajar. Dengan bermain, maka mereka akan mengkonstruksi pemahaman akan dunia di sekitarnya. Sebagai orang tua tentu kita ingin memberikan fasilitas bermain untuk anak. Jangan berkecil hati kalau kita tidak dapat memberikan permainan yang mahal seperti mobil remote controluntuk anak. Kabar baiknya adalah anak mempunyai imajinasi tak terbatas. Jadi yang perlu kita lakukan adalah ikut berimajinasi bersama-sama anak. Permainan konstruktif di bawah ini dibuat dengan benda sehari-hari dengan dana yang ramah di kantong.

Membuat Kreasi dengan Kardus

Kardus adalah material yang murah meriah. Rencanakan apa yang ingin dibuat bersama anak. Potong kardus sesuai pola. Tambahkan beberapa detail misalnya karet, selotip warna, stiker. Agar terlihat lebih nyata, kardus dapat dicat bersama-sama anak. Kardus dapat dikombinasi dengan bekas tisu gulung toilet dan botol bekas. Beberapa karya unik dari kardus bekas dapat Anda lihat di gawai Art Attack.

Membuat Kreasi dari Clay

Clay pada awalnya adalah tanah liat yang dipadatkan, diberi sedikit air dan dibentuk. Dengan kondisi lahan yang terbatas, material ini dapat kita ganti dengan tepung. Ada berbagai macam resep membuat clay. Salah satu resep membuat clay  yang aman buat anak yaitu dengan mencampur adonan tepung terigu, sedikit air, dan garam, kemudian dibubuhi pewarna makanan. Adonan ini aman bagi anak namun tidak tahan lama. Untuk anak-anak yang lebih dewasa, Anda dapat membuat adonan dari campuran tepung dan lem fox.

Membuat Kreasi dari Kertas

Kertas memberikan imajinasi tak terbatas. KIta dapat membuat origami-seni melipat kertas, kirigami-seni menggunting dan melipat, sampai membuat kartu pop up. Kesenian kertas untuk anak-anak yang sudah mendekati remaja adalah seni membuat scrapbook dan seni paper cutting. Seni memotong kertas dengan menggunakan cutter.

Membuat Boneka Botol dan Kaleng

Sebelum membuang kaleng dan botol bekas, pikir dulu dua kali. Botol bekas dan kaleng dapat dijadikan beraneka boneka lucu. Anak-anak dapat menempel mata, hidung, memberi kaki, bahkan membuat rambut dari tanaman. Selain lucu dipandang, kreasi ini dapat mempercantik taman.

Membuat Kokedama

Seni ini berkembang di Jepang dan kini berkembang di seluruh dunia. Kokedama adalah seni membuat tanaman hias dari lumut dan tanah. Kita dapat mengganti lumut dengan sabut kelapa. Untuk anak-anak yang senang dengan alam, kokedama adalah mainan yang cukup menarik. Anak-anak diberi tanah secukupnya. Selubungi tanah dengan sabut kelapa dengan menyisakan hanya ujung tanaman dan buatlah bentuk. Ikat tanah dan sabut kelapa menjadi satu dengan bantuan benang jahit. Orang tua dapat membantu anak mengikat. Setelah mengikat dengan benang sampai cukup tebal, kita dapat mempercantiknya dengan mengikat benang wol ke sekeliling tanaman.

Boneka Batu

Batu kecil di pekarangan dapat menjadi sumber inspirasi tak ternilai. Duduklah di taman dan ambillah beberapa batu. Imajinasikan bersama anak bentuk wajah pada batu. Dengan bantuan kuas, lukis batu-batu itu dengan karakter yang menarik.

Anak-anak membutuhkan bermain agar dapat mengembangkan jiwa kreatifnya. Yang terpenting adalah keberadaan orang tua dalam mendukung anak di berbagai aktivitasnya. Luangkan waktu bersama anak dan jadilah anak-anak saat bersama mereka

Papan tulis kapur
Views All Time
Views All Time
26
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY