PERSIAPAN SEKOLAH MENYIAPKAN STAND PAMERAN GEBYAR SEKOLAH MODEL SPMI DISDIKBUD TANAH LAUT TAHUN 2019

0
39

Persiapan pelaksanaan kegiatan Diseminasi Gebyar Sekolah Model SPMI sudah mulai dilaksanakan sejak Selasa, 5 November 2019, sekitar pukul 16.00 WITA hingga malam. Saat itu, pihak panitia yang bertugas menyediakan tenda sudah bekerja mengawasi pemasangan tenda oleh pekerja yang mendirikan tenda sesuai dengan jumlah tenda yang diperlukan di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut. Selaku penanggungjawab kegiatan pemasangan tenda untuk stand pameran tersebut dipercayakan kepada Gunawan, S.Pd, Kepala UPTD SMPN 2 Panyipatan.

Selanjutnya, pada Rabu, 5 November 2019, semua sekolah yang mengikuti kegiatan Diseminasi Gebyar Sekolah Model SPMI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut tahun 2019 mulai berdatangan ke lokasi tenda yang sudah disiapkan sebelumnya. Berdasarkan data peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 20 sekolah, terdiri dari 10 tingkat SD, 8 tingkat SMP, dan 2 tingkat SMA. Penempatan dan pembagian tenda untuk stand pameran sudah diatur sedemikian rupa oleh seksi pameran yang diketuai Gunawan, S.Pd.

Adapun 10 sekolah tingkat SD tersebuu adalah : (1) UPTD SDN 2 Bati-Bati; (2) UPTD SDN 2 Ranggang; (3) UPTD SDN 2 Angsau ; (4) UPTD SDN Pabahanan; (5) UPTD SDN Gunung Makmur 4 ; (6) UPTD SDN Tirtajaya ; (7) UPTD SDN Nusa Indah 1; (8) UPTD SDN Jorong 1 ; (9) UPTD SDN Gunung Mas 1 ; dan (10) UPTD SDN Kintapura. Sedangkan 8 sekolah tingkat SMP adalah : (1) UPTD SMPN 1 Bati-Bati; (2) UPTD SMPN 2 Bati-Bati; (3) UPTD SMPN 1 Panyipatan : (4) UPTD SMPN 2 Panyipatan; (5) UPTD SMPN 2 Pelaihari; (6) UPTD SMPN 3 Batu Ampar; (7) UPTD SMPN 1 Kintap; dan (8) UPTD SMPN 2 Jorong. Sementara itu, 2 sekolah jenjang SMA yang mengikuti adalah : (1) SMAN 1 Batu Ampar, dan (2) SMAN 1 Kintap.

Kesibukan sekolah peserta pameran semakin meningkat menjelang siang hari. Kepala sekolah, guru,dan siswa bergotong royong menyiapkan stand pamerannya masing-masing dengan membawa peralatan dan perlengkapan yang sudah disiapkan sebelumnya dari sekolah masing-masing. Tempat untuk stand pameran yang disediakan panitian berukuran lebar 3 meter dan panjangnya 4 meter, dari ruang pamer yang sedemikian itu dimanfaatkan dan ditata sedemikian mungkin untuk menyajikan berbagai informasi tentang kegiatan sekolah dalam pelaksanaan SPMI (sistem penjaminan mutu internal) yang telah dilaksanakan selama ini.

Sementera itu, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut dengan sepenuh daya dan kemampuan dana, fasilitas, dan sumberdaya manusia yang ada guna mendukung dan suksesnya kegiatan  Diseminasi Gebyar Sekolah Model SPMI tersebut jauh-jauh hari. Salah satu dukungan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Laut dengan menyediakan tropy dan piagam bagi pemenang lomba best practice dan stand piagam penghargaan, baik tingkat SD maupun SMP/SMA.

(by Maslani)

 

Views All Time
Views All Time
44
Views Today
Views Today
1
Previous articlePENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PADA SMP NEGERI TUJUH MARET HADAKEWA MELALUI SUPERVISI KLINIS
Next articlePersiapan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsN 3 Mataram
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY