Piaynemo : Destinasi Wisata Tak Terbatas

0
14

Pagi itu,  penulis bersama rombongan dijanjikan berangkat ke salah satu destinasi Raja Ampat Piaynemo pada pukul 06.00 WIT.  Akan tetapi sampai jam 8 baru tiba.

Tepat Pada pukul 08.15 WIT kami berangkat dengan menggunakan speedboat menyisiri Laut Waisai menuju destinasi Piaynemo Raja Ampat.

Perjalananpun bermula dengan petualangan yang penuh tantangan,  karena speedboat yang kami tumpangi harus menerjang ombak yang mencapai 1,5 meter tingginya dan ini mengguncang dan menghentakan penumpang terutama yang ada di depan.

Sungguh ternyata daerah Raja Ampat adalah daerah yang sangat kaya dengan pulau-pulau kecil dan penduduk aslinya kebanyakan mendiami daerah tersebut.

Setelah melalui perjalanan yang menegangkan dan melelahkan selama kurang lebih 2 jam,  alhamdulillah kami sampai juga di Piaynemo Raja Ampat.

Lega dan hilang rasanya saat kami melihat ikon Piaynemo yang di letakan di sebuah bukit yang bertuliskan “Welcome to Piaynemo”

Sebelum naik ke puncak Piaynemo,  kami mengabadikan momen tersebut berfoto bersama dan selfie di ikon-ikon penting.

Memang Piaynemo adalah salah satu destinasi Raja Ampat yang luar biasa pesona keindahannya.  Sampai-sampai bapak Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk mengabadikan pesona indahnya Piaynemo tersebut saat berkunjung ke Raja Ampat.

Betapa ndahnya pesona Piaynemo tersebut Ustadz Abdus Somad (UAS)  menyatakan ini sebuah anugerah terindah yang diberikan Allah kepada kita. Akan tetapi menurut penulis pesona Piaynemo adalah nikmat tak terbatas karena bagi penulis untuk sampai ke tempat ini memerlukan perjuangan yang sangat berat melawan dahsyatnya ombak laut Raja Ampat.

Setelah menaiki berapa anak tangga,  kamipun mencapai puncak Piaynemo dan subhanallah Maha Suci Allah yang telah memberikan anugerah dan nikmst tidak terbatas ini,  sehingga dapat menikmati indahnya pesona puncak Piaynemo ini.

Kurang lebih 30 menit,  kamipun turun ke bawah dan sesampai di bawah kami menikmati enaknya suguhan kelapa muda khas Piaynemo.  Masya Allah ternyata inilah yang namanya nikmat dan wisata tak terbatas.

Ada yang sangat dari perjalanan daerah Piaynemo ini adalah ada sebuah statement yang menyatakan bahwa ketika membuang sampah sembarangan hukum adat berlaku dan ternyata hal ini terbukti sekitar pulau Piaynemo ini tidak ada sampsh yang berserakan.

Piaynemo,  26 Desember 2018

 

Views All Time
Views All Time
81
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY