PKBM dan CLC Solusi Masalah Pendidikan Buruh Migran Indonesia

0
25

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan perpanjangan tangan Kementerian Pendidikan RI, mengatur rencana strategis yang solutif dalam mesikapi masalah pendidikan bagi WNI/TKI yang sedang bekerja di Malaysia dengan membuka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah Semenanjung Malaysia dan Community learning Center (CLC) di wilayah Sabah dan Sarawak.

Untuk anak-anak Indonesia usia sekolah, akan diarahkan untuk masuk ke sekolah formal yang menyelenggarakan kegiatan belajar secara reguler, seperti Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di wilayah Semenanjung Malaysia dan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) di Sabah, Malaysia Timur.

Selain itu, Perwakilan RI di Malaysia juga telah membuka Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) Johor yang dikelola oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru dan Sekolah Indonesia Klang (SIK) Selangor yang diinisiasikan oleh Ungku Raja, salah seorang warga Malaysia dari Kerabat Diraja Selangor dengan dibantu oleh KBRI Kuala Lumpur dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia.

Pemerintah Indonesia dalam mensikapi keberadaan SIK Selangor sama seperti mensikapi SIKL, SIJB, dan SIKK. Bantuan tenaga pengajar dikirim secara bertahap dari Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud RI sesuai keperluan dan kepatutan serta ketersediaan anggaran.

Di Malaysia, PKBM telah mengakomodir pekerja migran Indonesia yang sudah leweat umur sekolah, sementara CLC dikuhususkan bagi anak-anak pekerja migran yang berada pada umur persekolahan.(*)

IGI Malaysia

KL: 12072018

Views All Time
Views All Time
117
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY