Publikasi artikel jurnal terindex Scopus terbit dalam satu bulan

2
53
https://www.abiebdragx.me/
abiebdragx.me/

Fast Publication Artikel Jurnal Terindex Scopus Satu Bulan Terbit (Rapid-Monthly) – abiebdragx.me Memiliki artikel yang terindex Scopus tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi para akademisi saat ini. Banyak orang ingin agar tulisannya dapat di index oleh Scopus. Tapi kenyataanya,  itu tidak mudah dan perlu waktu yang lama.

Banyak orang dengan tulisan yang sangat menarik dan berbagai macam cakupan disiplin ilmu, berlomba-lomba agar artikelnya dapat terbit di jurnal yang terindeks oleh Scopus. Faktanya, saat ini kebanyakan publisher jurnal hanya menyediakan 5-7 lowongan artikel pada setiap terbitannya dengan frekuensi antara 1 sampai 4 kali dalam setahun.

Teman saya, sudah 2,5 tahun menunggu pemberitahuan keputusan artikelnya pada salah satu publisher yang di indeks Scopus. Hingga saat ini, belum ada pemberitahuan apapun dari pihak publisher.

Kondisi ini menimpa banyak orang, khususnya mereka yang sedang mengejar publikasi artikel terindeks scopus. Pertanyaanya, mengapa Scopus jadi primadona? Apa yang membedakan Scopus dengan mesin indeks lainnya? Apa kelebihan Scopus?

Berikut ulasannya.

Kelebihan Scopus dibanding Mesin Indeks Artikel Jurnal lain

Sebenarnya, selain Scopus ada banyak saluran atau mesin indeks artikel jurnal seperti ISI ThompsonSpringerWeb of ScienceGoogle ScholarAcademic MircosoftDOAJIndex CopernicusEBSCOPubMed dan sebagainya.

Bahkan setiap negara memiliki mesin indeks artikel jurnal sendiri, misalnya di Indonesia ada Garuda, Sinta, Arjuna, atau di India ada J-Gate, untuk publisher yang kantornya bertempat di wilayah ASEAN juga dapat di indeks oleh ASEAN Citation Index

Tapi, mengapa Scopus menjadi primadona? Hal ini dikarenakan secara kualitas artikel yang diterbitkan di Scopus dapat dipertanggungjawabkan. Meskipun visibilitas artikel lebih unggul di DOAJ dan Google Scholar karena sistemnya yang open access, tapi artikel jurnal yang terindeks di Scopus menjadi indikator utama untuk penilaian rangking universitas dalam hal publikasi.

Semakin banyak civitas sebuah universitas menerbitkan artikel jurnal yang terindeks Scopus maka semakin tinggi rangking universitas tersebut. Pada sisi yang lain, semakin banyak seorang akademisi menulis jurnal dan terindeks Scopus maka semakin banyak pula keuntungan yang bisa di dapatkannya.

Dari sisi finansial mislanya, di Indonesia penulis yang artikelnya di indeks Scopus mendapatkan penghargaan uang senilai-15-20 juta lho melalui LPDP. lihat di (http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/insentif_artikel/)

Cara Agar Artikel Jurnal Terindeks Scopus Mudah dan Cepat

Sebagian orang masih ada yang bingung dan belum bisa membedakan antara Mesin Indeks Artikel Jurnal dan Publisher Jurnal. Fakta ini saya dapatkan dari banyaknya keyword pencarian di Google yang menggunakan frasa “Cara mengirim jurnal ke Scopus, cara mengirim jurnal terindex Scopus, dan lain sebagainya.

Scopus merupakan mesin indeks pustaka yang bertugas mengumpulkan dan merayapi data berupa judul, penulis, afiliasi, abstrak, daftar referensi, dan tahun terbit sebuah artikel yang ada di situs publisher jurnal. Artinya, berkas lengkap artikel jurnal tersimpan di direktori situs publisher, maka dari itu agar tulisan dapat di indeks oleh Scopus kirim artikel ke publiser jurnal bukan ke Scopus.

Pertanyaanya, bagaimana cara mencari publisher jurnal yang terindeks Scopus? Hal bisa dilakukan dengan langsung mengunjungi situs Scopus (https://www.scopus.com/) dan mencari publisher jurnal pada menu source atau bisa langsung mengunjungi situs resmi Sinta (http://sinta2.ristekdikti.go.id/) dan pilih kategori S1.

Artikel Jurnal Terbit dalam Satu Bulan dan Terindeks Scopus Rapid Monthly

Mengingat derita teman saya yang harus menunggu 2,5 tahun agar artikel jurnalnya terbit maka di bawah ini ada beberapa list publisher jurnal yang terindeks Scopus dengan frekuensi publikasi 1 bulan sekali atau bahasa londonya rapid monthly.

Karena saat ini sedang marak jurnal pretador (Predatory Journals) untuk jaga-jaga list situs publisher di bawah ini sudah saya cek di Predatoryjournals.com dan Beall’s list of predatory journals and publishersdan hasilnya aman. Apabila anda kurang yakin bisa di cek sendiri pada dua situs di atas atau dengan menelusuri Scopus ID Publisher dan lihat covarege journalnya apakah masih aktif atau tidak.

Sumber: https://www.abiebdragx.me/2019/08/fast-publication-jurnal-index-scopus.html Bagikan jika tulisan ini bermanfaat.

Views All Time
Views All Time
31
Views Today
Views Today
1

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY