Rahasia Keluarga

0
15

Fandi adalah siswa kelas empat di sekolah dasar. Dia dikenal sebagai anak yang pendiam dan rajin belajar. Setiap tugas yang diberikan oleh gurunya selalu dikerjakan dengan segera. Tidak pernah sekalipun menunda mengerjakan pekerjaan rumah yang sudah terkenal yaitu PR. Tidak seperti biasanya kali ini, Fandi tampak selalu murung. Pekerjaan rumah selalu dikerjakan di kelas, tak jarang PR nya dikerjakan separuh dan tidak tuntas.

Keadaan Fandi tentunya tidak luput dari perhatian guru yang mengajarnya. Sebagai guru kelas tentunya mengerti perubahan yang terjadi pada setiap siswa-siswinya. Lalu gurunya memanggil untuk ditanya mengenai perubahan atas diri Fandi. Dia menangis sambil menjawab dengan terbata-bata bahwa kedua orang tuanya sering bertengkar. Sambil dinasihati bahwa tugas anak adalah belajar, biarkan kedua orang tua bekerja demi kelangsungan hidup keluarga. Anak hanya bertugas sekolah setinggi-tinggi dan berprestasi sebagus-bagusnya. Kasihan kedua orang tua jika Fandi ikut bersedih dan menyebabkan prestasinya menurun. Demikian yang dikatakan Guru Wali Kelas kepada Fandi.

Sebagai guru yang tentunya peduli akan kondisi mental siswa-siswinya, mengunjungi kediaman Fandi. Sampai di depan rumah dengan perlahan memarkir motornya dan mengetuk pintu. Disambut oleh Ibu Fandi dan mempersilakan kami masuk. Diutarakan maksud kedatangan untuk bersilaturahmi dan menceritakan prestasi dan kondisi Fandi di Sekolah. Kedua orang tua Fandi saling pandang dan kemudian terlihat mereka tersenyum. Ibu Fandi berdiri lalu masuk ke dalam memanggil anaknya agar ikut duduk bersama-sama. Kami memandanginya dengan tersenyum, keluarga seharmonis ini bisa juga bertengkar. Jika ada riak-riak kecil dalam mengayuh bahtera rumah tangga adalah hal yang wajar, namun belum dipahami oleh anak seusia Fandi.

Malang, Januari 2021

Views All Time
Views All Time
39
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY