Ramadan Di Rumah Aja (9) : Ramadan dan Surah Al-Fath

0
22

Tulisan ini sebenarnya pernah saya tulis di salah satu website dan hanya berupa catatan di malam pertana bulan Ramadan.

Kenapa harus ditulis lagi, yang pasti penulis mau memberikan keterangan tambahan tentang Surah Al-Fath ini dan apa hubungannya dengan bulan nan suci ini, Ramadan.

Surah Al Fath adalah Surah ke 48 dari 114 Surah yang ada dalam Al Qur’an. Surah ini berada di antara Surah Muhammad dan Surah Al Hujurat. Surah Al Fath adalah termasuk Surah Al Madaniyah (surah yang Allah turunkan di wilayah Madinah atau sekitarnya) dan surah ini berjumlah 29 ayat.

Adapun asbabun Nuzul Surah ini adalah sebagaimana diriwayatkan bahwa surah al Fath ini dari awal hingga akhir diturunkan pada peristiwa Hudaibiyah iaitu suatu tempat yang terletak di antara Mekah dan Madinah. (Diriwayatkan oleh al Hakim dan yang lainnya dari al Miswar bin Mikramah dan Marwan bin al Hakam)

“Kemenangan yang dengan sebabnya Allah mengampunkan salah dan silapmu yang telah lalu dan yang terkemudian, dan menyempurnakan nikmatNya kepadamu, serta menambahkanmu hidayat kejalan yang lurus (dalam mengembangkan Islam dan melaksanakan hukum-hukumnya).” (Surah al Fath: 48: 2)

“(Allah melakukan yang demikian) supaya ia memasukkan orang-orang yang beriman lelaki dan perempuan ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai; dengan keadaan kekal mereka di dalamnya, serta menghapuskan dosa-dosa mereka; dan adalah yang demikian itu pada sisi Allah merupakan kejayaan yang besar (untuk mereka).” (Surah al Fath: 48: 5)

Dalam suatu riwayat ada dikemukakan bahawa ketika Rasulullah pulang dari Hudaibiyah baginda bersabda kepada para sahabat: “Telah turun kepadaku ayat-ayat yang paling kucintai melebihi apa-apa yang ada di atas muka bumi ini.”

Kemudian Rasulullah membacakan ayat itu (Surah al Fath: 48: 2) kepada mereka. Mereka berkata: “Betapa untung dan bahagianya tuan, ya Rasulullah! Allah telah menerangkan nasib tuan di kemudian hari dan bagaimana dengan nasib kami?”

Maka turunlah ayat yang berikutnya (Surah al Fath: 48: 5) sebagai penjelasan akan nasib mereka di akhirat. (Diriwayatkan oleh as Syaikhani, at Tirmizi dan al Hakim dari Anas)

Adapun keutamaan membaca surah ini adalah sebagaimana telah disebutkan di dalam kitab Kanzun Najaah Was Surur, karya Syeikh ‘Abdul Hamid bin Muhammad ‘Ali bin ‘Abdul Qaadir al-Quddus al-Makki asy-Syafie tentang keutamaan membaca surat al-Fath pada malam awal Ramadhan.

Faedah: Membaca Surah al-Fath Pada Malam Awal Ramadhan. Telah berkata Syaikh Abu Bakar an-Naisaaburi, “Aku telah mendengar Muhammad bin ‘Abdul Malik berkata, aku telah mendengar Yazid bin Harun berkata, aku telah mendengar as-Sam’udi berkata, ‘Telah sampai kepadaku bahwa barangsiapa membaca surah al-Fath pada malam awal (malam pertama) Ramadhan di dalam sholat tathawwu’ (solat sunat), dia berada di dalam penjagaan Allah untuk tahun tersebut.

Demikian juga yang disebutkan oleh  Syeikh Hussin Qudri Martapura di dalam karyanya yang berbahasa Arab Melayu berjudul “Senjata Mukmin”, pada halaman 92: “Surah al-Fath (Khasiatnya) barangsiapa membacanya 3 (tiga) kali pada malam permulaan timbul bulan Ramadhan, in syaaAllah terpeliharalah ia di dalam setahunan itu dari marabahaya dan diluaskan rezekinya”.

Sedangkan menurut Abah Guru Sekumpul Martapura KH. Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani Al Banjari bahwa keutamaan membaca Surah Al Fath di malam.pertama bulan Ramadan dan dibaca sesudah shalat magrib sebanyak 3 kali berturut-turut tanpa diselangi dengan perkataan dunia maka memiliki fadilat adalah akan terbebas dari bala bencana selama satu tahun dari Ramadan tahun ini ke Ramadan yang akan datang, diberikan kemudahan dalam usaha dan luas rezeki.

Beruntunglah bagi orang-orang yang telah menyempatkan diri membaca surah Al Fath ini di malam awal ramadhan dan berharap semoga segala bala bencana serta wabah saat ini cepat berlalu, Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin. Wallahu a’lam bish shawwab.

Jorong, Pelaihari:
10 Ramadan 1441 H/03 Mei 2020 M

Views All Time
Views All Time
27
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY