Review Kurikulum Wujud Penjaminan Mutu Internal Sekolah

0
220

Review Kurikulum Wujud Penjaminan Mutu Internal Sekolah

Oleh : Edy Siswanto

Beberapa waktu lalu, Cabang Dinas Wiayah XIII. Mengadakan rapat koordinasi (rakor kurikulum). Yang diberi tajuk “Melalaui rakor kurikulum kita tingkatkan penyusunan program kerja sekolah dalam mempersiapkan generasi milenial di era 4.0”. Bertempat di SMK Negeri 1 Kandeman Batang.

Hadir 89 kepala SMK baik negeri maupun swasta di lingkungan Cabang Dinas (Cabdin wilayah XIII). Narasumber Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Santoso, SH., MH selaku kepala cabang dinas wilayah XIII. Berpesan agar sekolah selalu mewujudkan pembelajaran yang asyik, kreatif, komunikatif, kritis dan kolaboratif. Diperlukan pengembangan kurikulum untuk mengemasnya. Siap pakai sebagai pijakan sekolah. Bagaimana pembelajaran membuat siswa kerasan dan bertambah rasa ingin tahunya.

Pembelajaran aktif, timbal balik. Siswa bukan lagi sebagai objek melainkan subjek. Libatkan siswa “merasa” memiliki dalam pembelajaran. Kembangkan tema yang ada. Beri contoh langsung suri tauladan penguatan dan nilai-nilai karakter. Untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran yang menyenangkan. Bukan semata mengajar skill dan knowledge. Namun juga keseimbangan attitude. Dalam bahasa lain mengembangakan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual.

“Pantai Selatan besar ombaknya.. Ombak mengepung silih berganti.. Demi pendidikan agar terlaksana.. Penguatan kurikulum terus dinanti..”

Demikian kepala Cabang Dinas Wilayah XIII, Santoso menutup sambutan dengan puisi sekaligus membuka acara.

Materi rakor meliputi dasar dan filosofi kurikulum yang dibawakan oleh Drs. Sodiq Purwanto, M.Pd. Kebijakan revitalisasi SMK oleh Ibnu Darmawan, S.Pd., M.Pd. Teaching Factory dan Pengembangan Kewirausahaan oleh Drs. Langgeng Budiharso, M.Si. Penguatan SPMI dan Penyusunan RKAS oleh Drs. Inu Indarta, M.Pd. Sharing diisi paparan best practice pengembangan Kurikulum berbasis SPMI, oleh Agus Basuki dari SMK Negeri 5 Kendal.

Penulis memandang sebagai “gebrakan awal” baru Jawa Tengah. Patut didukung semua sekolah mensukseskannya. Menjadi pionir jika sukses segera diikuti daerah lain. Perbaikan berkelanjutan terus dilakukan dari prinsipscholing menjadi learning”.

Perencanaan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Tahun 2019/2020 minggu pertama Juli harus sudah mendapatakan pengesahan Dinas Propinsi Jawa Tengah. Bahkan tahun 2020/2021 pengesahan direncanakan dibulan Desember 2019. Artinya setengah tahun sebelum tahun ajaran baru dimulai KTSP 2019/2020 sudah direview dan dianalisis lagi. Selanjutnya ditahun depannya lagi pengesahan setahun sebelum tahun ajaran baru dimulai. Mengingat pentingnya KTSP review dan anlisis benar-benar dilakukan dengan melibatkan stake holders sekolah.

Kurikulum seperti dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang sisdiknas. Adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, bahan pelajaran dan cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggara kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Adapun KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Indikator mutu sekolah diantaranya guru masuk sekolah atau kelas dengan membawa RPP.

KTSP yang dalam penyusunan, pengiriman dan pengesahannya menggunakan online (e-KTSP). Mudah dalam penyimpanan. Lebih ektif dan praktis dalam pengesahannya. Prinsip pembelajaran abad 21 dari mulai creatif, critical thinking skill, comunikatif, colaboratif. Ditambah gerakan liiterasi sekolah dan penguatan pendidikan karakter. Semua terekam dalam KTSP yang disusun satuan pendidikan.

Kebijakan revitalisasi SMK dalam implementasi tak hanya menunggu “bantuan” ada empat hal utama isu revitalisasi. Mulai penyelarasan kurikulum. Penguatan kerjasama SMK dengan DUDI. Pengembangan kompetensi guru. Dan sertifikasi atau uji kompetensi siswa.

KTSP dalam pelaksanaannya menjamin dan mengawal proses KBM yang di support dari adanya input siswa. Ditopang dengan daya dukung kerjasama dengan DU/DI yang representatif.

Menjadi pertanyaan sudahkah sekolah melakukan penguatan dengan DUDI? bagaimana langkahnya? dan apa wujudnya? kapan akan dimulai?

Penguatan guru bagaimana langkahnya? apa wujudnya? kapan dimulai? Sudahkah guru diklat dan magang guru sesuai kompetensi?

Penguatan sertifikasi siswa bagaimana langkahnya? kapan dimulai? Sudahkan SMK mempunyai LSP P1? Bagaimana dengan gurunya apakah sudah layak menguji sebagai asessor kompetensi?

Ini yang kelihatan sepele namun belum banyak sekolah konsisten melakukannya.

Hambatan dan peluang tamatan SMK sudah didepan mata. Kita sering mengenal adanya BMW (bekerja, melanjutkan, wirausaha). Jika lulusan hanya “bekerja” yang terjadi hanya “simatupang” siang malam tunggu panggilan” arahkan lulusan SMK tidak hanya “sekedar” bekerja namun beriwarusaha. Jiwa wirausaha tak sekedar bagaimana bicara “bisnis” untung dan rugi. Namun bagaimana bisa menciptakan dan mengambil “peluang” dilapangan. Untuk kebermanfaatan khalayak. Hasil “untung” apabila didapat adalah hanya dampak saja. Selain tentu “pahala” yang didapat
Karena kreatif membuka peluang tadi. Ini yang mesti ditanamnkan sejak dini siswa SMK.

Sistem penjaminan mutu pendidikan atau SPMI sekolah dengan indeks mutu baik dipengaruhi atau empat hal dari nilai UN, akreditasi, uji kompetensi dan raport mutu sekolah.

SMK Negeri 4 berada di dalam urutan ke-4 SMK se Kabupaten Kendal Berdasarkan indeks mutu dan integritas kejujuran sekolah. Dari 49 SMK di Kabupaten Kendal. Patut disyukuri namun perlu ditingkatkan apabila dilihat masih ada berada di bawah sekolah swasta.

Ruang lingkup SPMI seperti dalam Permendikbud Nomor 28 tahun 2016 tentang SPMI. Dengan tahapan implementasi dimualai dari standar mutu, pemetaan mutu, dengan menghasilkan raport mutu, peningkatan mutu, implementasi mutu, monitoring dan evaluasi.

Setiap sekolah menjamin menjadi “Sekolah SPMI” artinya ada dan berkomitmen menerapkan SPMI dengan pihak luar atas kemauan sendiri. Bukan hanya dorongan dari luar. Jika sekolah menerapkan SPMI karena dorongan luar, itu bukan “sekolah SPMI”

Mulai implementasi tahun 2019. Ada verifikasi, membuat pakta integritas dan raport mutu. Sebagai dasar pengesahan RKAS. Selain ada tim pengembang sekolah dan tim auditor sekolah. Yang merencanakan RKJM, RKT dan RKAS.

Sesuai Permendikbud Nomor 28 tahun 2016. Ada tiga fungsi utama kepala sekolah, fungsi manajerial, supervisi dan kewirausahaan.

Pengembangan kewirausahaan dan teaching factory dipengaruhi oleh pertama, konsep masing-masing sekolah. Pahami dulu konsep bagaimana itu kewirausahaan dan teaching factory, strategi, inovasi, kerja keras, tekun dan disiplin. Pemahaman sesuai konsep itu menghasilkan penerapan kewiraushaan dan teaching factory di SMK lebih ideal dan bisa eksis berlangsung.

Yang kedua bagaimana menggali potensi kewirausahaan sekolah. Banyak sumber daya di sekolah perlu digali, di manfaatkan keberadaannya untuk semua termasuk masyarakat bisa menikmati fasilitas ada disekolah.

Dan yang ketiga menjalin kemitraan dengan pihak luar. Komunikasi saling percaya kunci sukses dan mendukung penggalian potensi sekolah. Menjalin kemitraan bagaimana kedua belah pihak bisa memanfaatkan sumberndaya yang ada. Baik dilihat dari SDM, sarana prasarana, karyawan, siswa, sekolah. Dan apapun yang bisa dikembangkan disekolah.

Views All Time
Views All Time
74
Views Today
Views Today
1
Previous articleKeindahan Wanita
Next articleBERJUANG
Edy Siswanto, S.Pd., M.Pd., Pemerhati Politik dan Pendidikan, Guru SMK Negeri 4 Kendal Jawa Tengah. Lahir di Pemalang, 28 Oktober 1976. Lulus terbaik S1 Teknik Mesin Univet Semarang, tahun 2000. Lulus Cumlaude Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan Unnes Semarang, tahun 2009. Saat kuliah kegiatan aktivisnya berkembang. Pengalaman organisasi semasa kuliah. Berturut-turut : Menjadi ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Mesin tahun 1997-1998. Tercatat pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa di Fakultasnya tahun 1998-1999. Seiring bergulirnya reformasi pada tahun1998, aktif di organisasi mahasiswa Islam baik intra maupun ekstra kampus. Di Semarang turut membidani kelahiran Forum Kajian dan Studi Islam Aktual Strategis Semarang. Ikut serta melibatkan, mengorganisir gerakan aktivis kampus kala itu. Bersama lembaga mahasiswa ekstra kampus. Karenanya diskusi pemikiran dan Kajian keislaman menjadi santapan sehari-hari. Pengalaman pekerjaan sebagai Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan (TKRO) sejak tahun 1998 sampai sekarang. Dilaluinya penuh keprihatinan dengan jualan Koran, Majalah Forum Keadilan, Tempo dan Tabloid Adil saat itu. Mulai menulis sejak tahun 2001. Dengan dimuat di opini Harian Jawa Pos. Karenanya bacaan dan bahasan politik tak pernah asing. Dengan mengajar di berbagai SMK. Sejak tahun 1998-2000, Sebagai Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK IPTEK Tugu Suharto Semarang. Tahun 2000-2003, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Pondok Modern Selamat Kendal. Tahun 2003-2008, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Bina Utama Kendal. Tahun 2008-sekarang, Guru Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan SMK Negeri 4 Kendal. Tahun 2010-2015, sebagai Ketua PGRI Ranting SMKN 4 Kendal. Tahun 2012-sekarang, sebagai Ketua Komite Sekolah SDIT Alkautsar Sidorejo Brangsong Kendal. Tahun 2015-2020, sebagai Wakil Ketua PGRI Cabang Brangsong Kabupaten Kendal. Tahun 2016-2021, sebagai Ketua Bidang Organisasi Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Kendal. Tahun 2013-2017, Dosen Metodologi Penelitian dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Populer Universitas Ivet Semarang. Tahun 2017-2019, sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 4 Kendal. Tahun 2017-2022, Sebagai Ketua MGMP Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK Kabupaten Kendal. Tahun 2017-2022, sebagai Ketua Guru Pembelajar Online TKRO SMK Kabupaten Kendal. Tahun 2017-2022, sebagai Direktur BUMDes Pangestu Hayati Desa Kertomulyo Brangsong Kendal. Tahun 2018-2021, sebagai Humas Asosiasi Guru Penulis (AGP) Kabupaten Kendal. Tahun 2018-sekarang, sebagai Kolumnis "Opini untukmu Guruku" Harian Jawa Pos Radar Semarang, wilayah Kendal. Tahun 2019-2024, Ketua Bidang Dakwah dan Kajian Alqur'an, Yayasan Majelis Taklim Pengkajian Alqur'an Husnul Khatimah Kendal. Beberapa tulisan artikel dan opini seputar politik dan pendidikan. Banyak dimuat diharian online maupun offline. Seperti Jawa Pos Radar Semarang, LPMP Jateng, Blog.IgI.or.id, gurusiana.id. Buku yang sudah ditulis, "Bunga Rampai Pemikiran Pendidikan" Penerbit MediaGuru Surabaya, tahun 2018. Buku yang lain dalam proses : "Guru Membangun Paradigma Berfikir" (on proses), "Smart School dan Sekolah Unggul" (on proses), "Pembelajaran Berbasis STEM" (on proses). "Membangun Kinerja Team Work yang Kuat" Tinggal di Kendal dengan satu istri dan tiga anak. Bisa dihubungi di HP. 081215936236 dan Facebook Edy Siswanto ; edysiswanto.gurusiana.id ; kurikulumedysiswanto atau email siswantoedy1976@gmail.com; myazizy_2008@yahoo.co.id ; tweeter : Edy Siswanto ; IG : Siswanto Edy

LEAVE A REPLY