Review Sejarah dengan Nobar Film G-30S PKI

0
75

Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019, MTsN 3 Mataram adakan Nobar (nonton bareng) film Gerakan 30 September oleh PKI tahun 1965 bersama seluruh siswa-siswa beserta jajaran dewan guru bertempat di bawah pepohonan rindang terletak di kebun mini madrasah.

Untuk mempermudah nobar bagi siswa layar yang digunakan sebanyak dua buah dipasang secara paralel, demikian dikatakan Pembina Osim Lalu Hirwandi. Ia mengungkapkan sebelum dimulai pada film inti yang akan ditonton bersama-sama ditanyangkan terlebih dahulu cuplikan video inspirasi seorang hafiz cilik yang hafal Al-Quran 30 juz yang pernah tanyang di televisi RCTI pada acara hafiz cilik Indonesia yang pandu oleh artis Irfan Hakim.

Dari pantauan pewarta tampak seluruh siswa meneteskan air mata setelah menyaksikan hafiz cilik bernama Jana yang kondisi fisiknya cacat lahir hingga otaknya pun tidak sempurna namun mampu menghafal Al-Quran 30 Juz secara sempurna mulai dari nama surat, halamannya dan nomor ayat ke berapa. “Masya Allah Maha besar Allah sungguh luar biasa dengan fisik dan otak yang cacat tersimpan ayat-ayat Allah pada diri Jana”, ungkap salah satu siswa Anggun Prasetya.

Tepat pukul 09.30 WITA dilanjutkan dengan nobar film G30S PKI. Tampak Kepala MTsN 3 Mataram H. Suparman ikut bergabung nonton bareng bersama guru-guru lain. Menurutnya nobar ini adalah setiap tahunnya diadakan tiap tanggal 1 Oktober bertepatan dengan hari kesaktian pancasila. “Tujuannya adalah untuk mengingatkan kembali pada siswa peserta didik akan sejarah kelam yang terjadi pada Indonesia khususnya pada para pahlawan revolusi nasional”, ungkap Suparman.

Suparman menambahkan gerakan 30 September 1965 yang dilancarkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan menculik dan melakukan penyiksaan kepada tujuh jenderal TNI serta dikuburkan dalam lubang buaya. Hal ini diharapkan untuk mengingatkan kembali kepada anak cucu penerus bangsa akan sejarah Indonesia sangat penting untuk di review kembali dengan cara nobar (nonton bareng) di lingkup lembaga pendidikan seperti yang kami lakukan di madrasah, jelas Suparman.

Sebagai hiburan usai nobar dilaksanakan pembagian aneka hadiah doorprize menarik bagi siswa-siswa yang mampu menjawab soal berkaitan dengan sejarah revolusi nasional G-30S PKI dan lain-lain. Pemberian doorprize dipandu oleh pembina Osim Lalu Hirwandi bersama pembina pramuka Iskandar. (@ruslanwahid)

Views All Time
Views All Time
18
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY