ROADMAP GURU PENGGERAK “MERDEKA MENGAJAR” Oleh A.Syafi’e , SMPN 2 Kalumpang Utara, Kotabaru

0
33

Bergerak adalah sebuah keniscayaan, sebuah sunatuulah. Bergerak menandakan bahwa seseorang masih bernafas.

Seorang guru penggerak akan selalu bergerak, menemukan dan menciptakan sebuah inovasi-inovasi dan kreativitas- kreativitas setiap saat.  Dan tidak puas hanya dengan sebuah inovasi atau kreativitas…” Jika engkau telah tuntas dari pekerjaanmu dan telah selesai darinya, maka bersungguh-sungguhlah dalam ibadah kepada Rabbmu.” (QS.Al-Insyirah:7).

Apakah kita bisa …“….maka bersungguh-sungguhlah dalam ibadah kepada Allah..”

Jawabannya tentu BISA

Kemudian bagaiman caranya….

  1. Selalu berusaha  Untuk Meningkatkan Kompetensi

Beradaptasi Dengan Kemajuan Era Industri 4.0 khususnya di bidang Pendidikan…

Sejak digulirkannya Revolusi industry 4.0 tahun 2011 di Jerman…otomatis berimbas sampai ke dunia pendidikan.

Guru.4.0 harus bisa menjawab tantangan tersebut dan harus bisa beradaptasi dengan new habbit.

Guru harus  selalu berusaha meningkatkan kompetensi dirinya dalam Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah dengan kemampuan literasi teknolgi dan literasi informasi. Melalui komunitas guru seperti KKG, MGMP atau yang lainnya seperti diklat online, webinar, zoom meeting, google meet, e-learning, desiminasi office 365 dll

  1. Belajar Sepanjang Hayat tanpa batas ruang dan waktu

Saat ini dunia informasi ada ditangan kita dalam bentuk HP.

Orang akan panic ketinggalan HP daripada ketinggalan dompet. Tapi teknologi akan menjadi mubadzir jika setiap hari hanya digunakan untuk scroll medsos yg membuat kita over informasi tentang covid 19 misalnya….Tetapi kalo kita gunakan untuk ikut kuliah di google atau literasi di perpustakaan you tube maka akan sangat luar biasa pengaruhnya bagi pengembangan keilmuan kita. Dan ini bisa kita lakukan kapan saja dan dimana saja.

  1. Inovasi dan kreativitas tiada henti.

Salah satu ruh dari kurikulum 2013 adalah inovasi

Inovasi ini bisa diciptakan sendiri atau bisa juga memodifikasi inovasi yang sudah ada di tambah kreativitas kemudian di komunikasikan kepada siswa..maka jadilah sebuah inovasi baru..dan ini harus menjadi new habbit kita terlebih dimasa Pandemi covid -19 ini.

  1. Target terakhir dari roadmap ini adalah lahirnya guru-guru Penggerak“Merdeka Mengajar” baru. Merekalah yang akan mempersiapkan” Generasi Emas” siswa “Merdeka Belajar” dalam sebuah institusi bernama “ Sekolah Pengerak

Cita-cita ini akan terwujud jika motion yang sudah ada dalam hati dan akal dibarengi dengan action perbuatan nyata.

Alurnya : New Habbit+Good Habbit+Your Behavior= Your Destinity

 

 

 

Views All Time
Views All Time
12
Views Today
Views Today
1
Previous articleSEKOLAH DI MASA PANDEMI : JANGAN LUPA PEDAGOGI DITENGAH TEHNOLOGI
Next articleSISI LAIN COVID-19 Oleh Febri Indra Wahyudi, UPTD SDN 1 Bumi Asih, Tanah Laut, Kalsel
Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku "OPINI SANG GURU" (edisi pertama,2015) lalu buku " OPINI SANG GURU "Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku "OPINI SANG GURU" edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku " INOVASI PEMBELAJARAN' ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku "INOVASI PEMBELAJARAN" berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua... dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku " INOVASI PEMBELAJARAN' karya guru 'Banua' untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY