SAGUSAKU TANPA SAKU

1
60

Sebelum Saya memutuskan untuk mengambil bagian dalam pelatihan “SAGUSAKU,” Saya sudah mencoba beberapa kali menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Saat saya mengalami momen komplik bathin maka lahirlah cerita pendek. Saat merasakan kondisi yang tidak ideal atau sangat ideal maka lahirlah puisi. Saat spirit saya sedang terjun bebas maka lahirlah artikel motivasi. Tapi, apa kelanjutan dari karya saya yang tak seberapa itu?. Ya, hanya tersimpan dalam file dan masih berantakan. Bahkan masih ada yang putus di persimpangan jalan, karena sering kehilangan ide.
Sebelumnya saya bingung mau diapakan karya tulis saya itu ?. Nah, setelah saya mengikuti pelatihan di SAGUSAKU, Saya seperti mendapatkan saluran yang tepat. Kegalauan Saya tentang dunia kepenulisan sedikit demi sedikit mulai terjawab. Ternyata dengan ilmu semua menjadi mudah. Dengan motivasi ,lemah menjadi kuat. Dengan spirit benang kusut menjadi terurai.
Kehadiran coach yang smart membawa angin segar bagi hobi saya ini, yaitu menulis. Bagi saya bukan sekedar ilmu yang Saya dapatkan, tetapi lebih dari itu. Motivasi yang coach berikan seperti suntikan vitamin yang menyehatkan mindset yang hampir tersesat.
Bebarapa kalimat motivasi Bu Yulismart yang sempat Saya catat, yaitu:
KITA BISA
Dua kata bermakna percaya diri bagaikan cambuk lembut yang melecut semangat para penulis pemula. Penulis yang selama ini sekedar menuangkan coretan iseng yang membuat pusing. Pusing karena tak tahu bagaimana membuat tulisan yang berkualitas dengan kuantitas yang cukup.
Akhirnya dengan keyakinan, bahwa kita bisa menjadi penulis asalkan terus menulis. Biasa menulis dan terus menulis.
MUNGKIN KITA BISA LEBIH BAIK
Kalimat ini pula yang memantik semangat saya untuk terus belajar dan mewujudkannya dalam bentuk karya tulis yang nyata. Belajar dari pengalaman coach yang smart, bahwa kita juga bisa seperti mereka. Bahkan mungkin bisa lebih baik. Andai kita bisa melebihi mereka maka mereka para coach adalah guru sekaligus pelatih yang sukses.

NO MONEY ORIENTED
Menjadi kaya dengan menulis bukanlah tujuan. Tetapi kaya karena karya tulis bukanlah hal yang mustahil. Menulis harus dimulai dari niat yang baik. Baik dan membaikkan. Bermanfaat dan dapat dimanfaatkan.
Ketulusan dalam berkarya akan tersirat di balik kalimat yang tersemat di atas kertas putih. Meski sederhana, namun aura positif mengalir di setiap kata yang terangkai menjadi kalimat efektif. Kalimat terangkai menjadi paragraf yang utuh.

NO LIKE ORIENTED
Ketika kita memutuskan untuk menulis, maka pernyataan suka dari pembaca bukanlah tujuan. Tetapi manfaat yang banyak menjadi keharusan. Bukanlah penulis sejati jika yang ditulis tidak bermanfaat. Apalagi mengandung mudarat. Adalah amal jariah jika yang ditulis mengandung kebaikan. Begitu sebaliknya, jika yang ditulis membawa keburukan, maka bersiaplah mendapat pensiunan dosa.

MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DENGAN BIJAK
Berawal dari keisengan membuat status di media sosial, bisa menjadi awal yang baik untuk mewujudkan cita-cita menjadi penulis. Merangkai kata di status biasanya mempunyai makna dan tujuan yang jelas. Jika bermakna positif, dan dibuat secara konsisten dan berkesinambungan maka suatu hari bisa kita bukukan. Inilah yang dilakukan coach kita, Bu Yulismar yang selalu smart. Sehingga lahirlah buku dengan judul” kumpulan cerita Yulismart”.

ORIENTASI BERKARYA BUKAN GAYA
Dengan membiasakan menulis di setiap kesempatan dan menciptakan kesempatan menulis di setiap inspirasi yang muncul, maka mulai sekarang mari kita tinggalkan budaya “bergaya no karya.’ Boleh bergaya ala kekinian, tetapi karya menjadi prioritas utama.
Dengan berkarya, maka gaya apapun asalkan positif bisa menjadi inspirasi bagi kita dan orang lain. Bedanya kita dengan mereka adalah,” menggaya dengan karya.” Bukan,” banyak gaya tanpa karya.”

TERUSLAH MENULIS MESKIPUN KITA SENDIRI YANG AKAN MEMBACANYA
Ketika memutuskan menjadi penulis, maka harus ikhlas menjadi pembaca pertama. Dengan membaca lalu menulis dan kemudian membaca kembali itulah penghargaan yang paling berharga. Perkara orang lain mau membaca ataupun tidak, itu bukanlah hal yang harus. Cukup kita tulis lalu kita baca, kemudian mengajak orang untuk membaca.
Andai banyak orang mengabaikan tulisan kita, bukanlah alasan bagi kita untuk berhenti menulis. “Teruslah menulis, lalu membaca, kemudian menulis maka lama kelamaan tulisan kita akan berkualitas dan tentu saja menarik.”

JANGAN MENULIS SEDIKIT, TETAPI SEDIKIT SEDIKIT MENULIS
Jika selama ini kita sedikit sekali menuangkan pikiran atau perasaan dalam bentuk tulisan. Maka mulai sekarang kita harus mencoba untuk mengubah kebiasaan tersebut. Dengan “sedikit sedikit menulis.” Apapun pikiran dan perasaan yang bernilai positif kita tulis. Agar yang kita pikirkan dan rasakan tidak hilang ditelan zaman. Agar kebaikan dan hikmah kehidupan dapat kita bagikan kepada orang lain. Karena sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Menuangkan ide atau perasaan melalui lisan biasanya sulit untuk dikendalikan dan sulit untuk di cancel jika melakukan kesalahan. Maka lebih baik dituangkan melalui tulisan. Kesalahan dalam tulisan, masih diberi kesempatan untuk pengeditan. Setelah pantas dan berkualitas baru dipublikasikan. Bukankah ini adalah kelebihan sebuah tulisan.?
Seorang penulis semua serba baik. Kelebihannya menjadi inspirasi. Bahkan kekurangannya juga menjadi inspirasi baginya. Andai kita berkata,”saya tak bisa menulis.” Maka pernyataan itu juga bisa menjadi bahan tulisan yang menginspirasi.” Tulis saja yang sedikit, jangan sedikit menulis.”

JANGAN MENUNGGU WAKTU LUANG,TETAPI LUANGKAN WAKTU UNTUK MENULIS
Tak punya waktu adalah alasan klasik yang nggak asyik. Yang akan terus mengusik jika punya target. Waktu takkan pernah menunggu. Waktu luang takkan pernah ada. Karena kita mempunyai aktifitas yang padat dan sering deadline..
Bukanlah orang bijak jika diatur oleh aktifitas. Tetapi alangkah bijak jika kitalah yang mengatur aktifitas, dengan manajemen waktu yang tepat.”
Selain itu ada beberapa motivasi dan tips yang dikemukakan oleh coach Mustakim yang sempat saya rekam di memori, yaitu:
BURUNG TERBANG DENGAN SAYAPNYA, MANUSIA TERBANG DENGAN CITA-CITANYA
Motivasi ini sangat menggugah perasaan saya. Ada keinginan yang kuat untuk meraih cita-cita kecil yang suatu hari nanti akan menjadi besar, yaitu menjadi penulis. Bagi Saya menjadi penulis adalah hal yang menantang. Tantangan yang memberdayakan seluruh kemampuan olah otak dan olah rasa.

BACA DAN TULIS!
Mustahil mampu menghasilkan tulisan yang berkualitas jika kita hanya mengandalkan yang kita pikirkan. Membaca adalah bagian penting dari menulis. Karena dengan membaca maka inspirasi bisa muncul. Membaca bisa menjadi sumber ide yang akan dikembangkan menjadi sebuah tulisan yang bernas. Karena siapalah kita tanpa orang lain. Apalah makna tulisan kita jika mengabaikan pikiran orang lain. Bisa jadi teori dari penulis kawakan menjadi sebab legitimasi yang menyempurnakan.
Membaca tulisan orang lain lalu menuliskan kembali dan mengembangkannya tidak berarti kita pantas dicap sebagai “plagiat”. Asalkan kita menulisnya sesuai kaidah dan kode etik yang sudah ditetapkan.

MEMBUAT KERANGKA KONSEP, AGAR IDE TIDAK HILANG
Sebagai penulis pemula, kita tentu mengalami banyak kesulitan. Salah satunya adalah kita sering kehilangan ide, setelah tulisan terputus di tengah jalan. Tip’s dari coach Mustakim, buatlah kerangka konsep, agar ide tidak hilang.
Pengalaman mengatakan, ketika saya mendapatkan ide, lalu menuliskannya maka dengan lancar jari jemari menekan tuts demi tuts keyboard. Tetapi ketika mendapatkan gangguan atau tugas lain, lalu meninggalkan tulisan tersebut, maka nasib tulisan tersebut menjadi tidak jelas. Terkatung katung bagai air yang tadinya mengalir menjadi terhenti, karena saluran tersumbat.
“Buatlah kerangka, maka tulislah ketika bisa. Bisakanlah menulis jangan katakan tak bisa.”

BAWA BUKU CATATAN DISETIAP KESEMPATAN
Ide bisa muncul di mana saja. Kapan saja. Jadi tetaplah waspada. Tips dari coach Mustakim, bawalah selalu buku catatan. Catat setiap ide menarik untuk diangkat menjadi tulisan. Bisa jadi itulah ide yang membawa perubahan.

BUKU YANG DICETAK LEBIH DIINGAT, DIBANDING ISI HARDDISKNYA
Maka dengan begitu, jangan khawatir buku yang kita tulis tidak akan dibaca. Jangan takut bahwa buku yang kita tulis tidak dibutuhkan. Karena kenyataan yang nyata di depan mata lebih mudah diingat, meskipun yang tersimpan dalam file sangat banyak.

PENULIS ADALAH ANAK ZAMAN
Bagaimana mungkin bisa menulis jika tidak mengikuti perkembangan zaman. Seorang penulis harus terus update informasi. Harus melek teknologi, agar tulisannya kekinian, dan mudah diakses pembaca.

PENULIS HARUS MAMPU MEMBACA KONDISI YANG MUNCUL PADA AMAN NOW
Salah satu istilah yang sedang viral adalah ”zaman now”. Merupakan sebuah keharusan bagi penulis untuk mengikuti perkembangan zaman. Termasuk istilah istilah yang sedang viral di media sosial. Boleh jadi itu akan menjadi inspirasi yang menarik untuk diangkat menjadi sebuah tulisan.
Tulisan bisa menjadi gambaran karakter diri dan perkembangan zaman. Karena dengan tulisan kita bisa merefleksikan kondisi yang telah lalu, sekarang dan yang akan datang. Penulis mampu menorehkan sejarah, menggerakkan energi setiap pembaca untuk berkembang, dan memberi motivasi yang menantang untuk lebih baik di masa yang akan datang.
Melalui tulisan orang mampu mengemukakan gagasan yang cemerlang, mengungkapkan perasaan yang dialami agar menjadi hikmah atau manfaat bagi orang lain. Karena orang yang hebat adalah orang berbuat banyak dan bermanfaat bagi diri dan orang lain.
Tulisan Saya di atas adalah oleh oleh yang saya peroleh dari pelatihan di SAGUSAKU yang ditaja oleh IGI Indragiri Hilir. Bukanlah uang saku yang saya dapatkan, tetapi lebih dari itu, yaitu,”ilmu dan motivasi.”
Mungkin saja ilmu tentang kepenulisan bisa saya dapatkan dari mana saja, bisa dari searching di mbah google atau lainnya. Tetapi motivasi dan spirit dari coach secara langsung adalah hal positif dan memberi energi bagi jiwa saya yang galau. Galau karena tak tahu mau mulai dari mana?. Mau diapakan?. Harus apa.?
Pengorbanan materi,waktu dan tenaga selama dua hari, bukanlah hal penting untuk dipikirkan, tetapi manfaat yang saya dapatkan dari pelatihan ini mungkin akan mengubah kehidupan dan pola pikir saya.
Dari pelayanan panitia yang hampir paripurna setingkat manusia biasa, pemaparan dan motivasi para coach yang smart dan berpengalaman, dan senyum ramah para peserta yang senasib sepenanggungan membuyarkan seluruh kelelahan dan kegalauan Saya.
“Be success allways”

Views All Time
Views All Time
103
Views Today
Views Today
1

1 COMMENT

  1. Alhamdulillah, Saya sudah berhasil posting artikel pertama. Walaupun masih banyak kekurangan dalam penulisan ataupun kualitas tulisan, namun saya akan terus berusaha memperbaiki kekurangan tersebut. kritik dan saran teman-teman terutama para Coach yang smart dan baik hati sangat saya harapkan….

LEAVE A REPLY