Lembayung senja kota Larantuka
mengerlingkan matanya
di punggung gunung Mandiri
seakan sambut ulur jemari mungilmu
membawa asa bagi pelita bangsa
yang hampir padam diterpa bayu

Sempat kuberprasangka
kau sekedar meniup angin surga
menyejukkan jiwa kerdil dengan fatamorgana

Ternyata kusalah menduga
Sedangkal selat Gonzalu pemikiranku
tentang arti hadirmu di kota Reinha

Noerbadriyah
Cahaya seperti purnama raya
terangi sisi gelap batinku
ibarat ‘Mesiah’ membawa kabar gembira
tuk ceria hari ini dan esok nanti

Albrero Wuran Adonara

Views All Time
Views All Time
15
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY