Sekolah Penggerak Sebagai Tempat Belajar yang Nyaman dan Menyenangkan

0
43

Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistic dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul ( kepala sekolah dan guru ).
Pembelajaran yang digunakan dalam Sekolah Penggerak adalah Pembelajaran dengan paradigma baru yang dirancang berdasarkan prinsip pembelajaran yang terdiferensiasi sehingga setiap siswa belajar sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangannya. Profil Pelajar Pancasila adalah tujuan yang ingin dicapai dalam Pembelajaran paradigma baru.
Profil Pelajar Pancasila adalah profil lulusan yang bertujuan menunjukkan karakter dan kompetensi yang ingin diraih. Profil Pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama yaitu : 1. Beriman kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, 2. Berkebhinekaan global, 3. Gotong royong, 4. Mandiri, 5. Bernalar kritis dan 6. Kreatif.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengatakan perubahan kebijakan reformasi Pendidikan di Indonesia tak bisa sukses tanpa ada perubahan di dalam sekolah, menurutnya perubahan di sekolah bisa dimulai dari sekolah-sekolah penggerak yang bisa menjadi contoh dalam kegiatan pembelajaran.
“ Saya mau kenalkan satu konsep sekolah penggerak. Sekolah penggerak adalah sekolah yang dapat menggerakkan sekolah-sekolah lain,” kata Nadiem dalam akun Youtube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Menurutnya sekolah penggerak bisa menjadi panutan, tempat pelatihan dan juga inspirasi bagi guru-guru dan kepala sekolah lainnya.
Kepala sekolah penggerak harus bisa mendorong berbagai macam program partisipatif, unik dan banyak inovasi. Dan guru-gurunya juga mendukung pemimpinnya dengan berpartisipasi di dalam budaya literasi ataupun hal-hal lainnya. Itu adalah kuncinya sekolah penggerak. Sekolah penggerak terdiri dari kepala sekolah dan guru penggerak.
Dalam sekolah penggerak, guru memberikan pelajaran tak hanya satu arah, melainkan berbagai aktivitas yang menyenangkan yang memuat kompetensi-kompetensi bernalar kritis, kolaborasi, dan kreatif. Di sekolah penggerak ada tiga hal yang menjadi ciri baik guru maupun siswanya yaitu banyak tanya, banyak coba dan banyak karya.

Ciri-ciri sekolah penggerak menurut Nadiem Makarim ada empat macam yaitu : 1. Memiliki kepala sekolah yang mengerti proses pembelajaran siswa dan mampu mengembangkan guru. 2. Berpihak pada siswa, 3. Menghasilkan profil siswa yang berakhlak mulia, independent dan mandiri, punya kemampuan bernalar kritis, kreatif, gotong royong dan punya rasa kebhinekaan dalam negara dan global. 4. Dukungan komunitas di sekeliling sekolah mendukung proses Pendidikan di dalam kelas.

Sekolah penggerak menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna sesuai dengan perkembangan zaman yang dilakukan didalam kelas ataupun di luar kelas. Guru akan mengajar berdasarkan tingkat kemampuan para siswa serta memanfaatkan teknologi dalam pembelajarannya sehingga para siswa merasa senang ketika mengikuti pembelajaran.
Guru dapat melakukan penilaian untuk mengetahui kesiapan belajar para siswa dan perkembangan kompetensi siswa. Hasil penilaian akan digunakan sebagai dasar pengajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan para siswa di sekolah.
Pembelajaran yang dilakukan berpusat pada pengembangan karakter dan kompetensi yang holistic. Siswa didorong untuk bekerjasama, saling berbagi peran, menghormati pandangan orang lain dan bernalar kritis di dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran lintas mata pelajaran berbasis proyek yang dilakukan di dalam dan di luar kelas untuk menguatkan pencapaian Profil Pelajar Pancasila dan meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan suatu masalah berdasarkan pengalaman nyata dan untuk membentuk generasi muda yang memiliki Profil Pelajar Pancasila yang utuh.
Sekolah penggerak adalah sekolah dimana murid-murid secara kognitif dan karakter dimerdekakan untuk mencapai visi Profil Pelajar Pancasila untuk peningkatan SDM Indonesia. Sekolah yang berpusat pada siswa akan mampu menciptakan sumber daya manusia yang unggul untuk Indonesia maju. Indonesia Maju Indonenesia Emas tahun 2045.

Foto dari IDN Times

Views All Time
Views All Time
12
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY