Semangat Kartini

0
3

Seluruh rakyat Indonesia selalu memperingati Hari Kartini setiap tahun pada tanggal 21 April. Hari Kartini menjadi tonggak sejarah yang merubah fenomena bahwa wanita hanya bekerja di seputar sumur, dapur dan kasur. Sebuah momentum yang bersejarah tentang kisah perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang menggelorakan semangat emansipasi para wanita untuk sejajar dengan para pria. Seorang wanita mulia yang lahir pada tanggal 21 April 1879, itu telah mengharumkan bangsa itu kini telah lama tiada. Namun perjuangannya menggelora dan menjadikan sebuah jasa besar yang tak terbelikan.

Wanita Indonesia belum ada kebebasan untuk bersekolah. Hanya para pria saja yang boleh masuk sekolah. Para pelajar hanya terdiri dari kaum pria saja.  Para wanita negeri ini belum ada kebebasan dalam berbagai hal. Tidak boleh bersekolah tinggi seperti pria bahkan dalam menentukan jodoh/suami pilihannya. RA. Kartini ingin merubah kondisi tersebut, dia berjuang untuk memajukan wanita bangsanya. Langkah demi langkah cita-cita untuk memajukan pendidikan wanita diwujudkan. Untuk mewujudkan cita-citanya itu, diawali dengan mendirikan sekolah untuk anak gadis di daerah kelahirannya, Jepara. Di sekolah tersebut diajarkan berbagai keterampilan antara lain menjahit, menyulam, memasak, dan sebagainya. Dia tidak memungut biaya untuk pendidikan tersebut.

Setelah Ibu Kartini wafat pada tanggal 17 September 1904, perjuangannya dilanjutkan oleh adiknya yang bernama Kardinah. Beliaulah yang menjadi penerus mimpi Kartini. Kini kitalah yang harus meneruskan cita-citanya. Membuka sekolah, membangun rumah sakit dan mengajari perbankan untuk semua kalangan.

Kini zaman sudah berubah setelah beberapa dekade berlalu maka bermunculan Kartini-Kartini baru. Kartini-Kartini moderen yang cerdas untuk meneruskan perjuangannya dan ikut menginspirasi wanita untuk terus maju dan mengembangkan kualitas diri. Dalam berbagai jabatan baik dalam perusahaan maupun pemerintahan telah banyak diisi oleh kaum wanita. Mulai dari pendidikan, musik, kedudukan dalam kursi pemerintahan hingga menjadi pemimpin perusahaan besar.

Mari menulis tentang keteladanan dan kependidikan, baik dalam sastra, IPTEK, sosial, politik dan bidang ilmu lainnya. Betapa pentingnya pentingnya dunia kepenulisan. Melanjutkan perjuangan beliau dengan menulis banyak hal. Sesuatu yang bermanfaat bagi bangsa dan negara lewat tulisan yang terbukukan. Dalam buku cetak maupun buku digital yang berguna dalam pembangunan bangsa dan negara. Semangat berliterasi dalam peringatan Hari Kartini. Selamat berjuang Kartini-Kartini Indonesia.

Salam literasi,

Malang, 21 April 2021

Views All Time
Views All Time
14
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY