Semua Mata Tertuju Padanya

0
27

Pagi ini adalah hari tersibuk bagiku karena harus menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah serta semua persiapan keperluan sekolah karena besok Sekolah SDS IT Mutiara Duri Riau telah belajar efektif.

Sekolahku disini telah seminggu lebih dahulu masuk jika dibandingkan dengan sekolah lainnya dan itu sangat menguntungkan bagiku karena dengan cepatnya masuk sekolah membuat aku akan bertemu dengan semua teman sejawatku yang telah lama aku rindukan tawa serta candaannya.

Dengan diawalnya sekolah masuk akan memberikan banyak waktu yang bisa aku dan teman sejawatku manfaatkan diantaranya adalah kegiatan silaturrahmi ke rumah teman sejawat yang setiap tahunnya dilaksanakan serta bisa melaksanakan KKG dengan teman separalelku.

Seperti biasa setelah semalaman berkumpul dengan mama dan papa di daerah Sebanga aku bersiap – siap untuk kembali pulang pagi ini yang akan di jemput oleh suami tercintaku.

Aku sangat berharap agar suami tercintaku menjemput pagi hari karena begitu banyak pekerjaan rumah serta sekolah yang harus aku selesaikan hari ini. aku juga tidak bisa memaksakan kehendakku kepada suami tercintaku untuk menjemput pagi hari karena suami tercintaku baru habis nonton bola bareng pada malam harinya bersama teman – temannya di luar.

Maklum aja karena bulan ini adalah musim piala dunia yang selama ini sangat di tunggu oleh kaum laki – laki pada umumnya. Meskipun aku perempuan namun aku juga menyukai olah raga yang satu ini. he..he..he..

Setelah sarapan pagi bersama mama dan keluarga di daerah Sebanga kemudian aku mendengar bunyi kendaraan suami tercinta barusan parkir di halaman rumah mama. Hatiku sangat gembira akan kedatangan suami tercintaku.

Begitu suami tercintaku masuk ke dalam rumah aku lalu menawarkan sarapan apa yang akan dinikmatinya pagi ini untuk mengisi perutnya yang kosong.

Dengan disertai senyuman suami tercintaku berkata bahwa ia telah sarapan kolak yang dicampur ketan  yang aku buat kemaren di rumah. Makasih ya sayang karena telah sarapan di rumah dan maafkanlah istrimu pagi ini yang belum sempat melayanimu untuk memberikan sarapan pagi ini.

Hatiku sangat senang karena perut suami tercintaku telah berisi dengan kenyang. Setelah dianggap selesai maka aku langsung pamit kepada mama dan papa untuk kembali ke rumah pagi ini dan seperti biasanya anak adikku yang bernama Azmi juga ikut serta bersamaku ke rumah.

Sebelum pulang aku menyempatkan diri terlebih dahulu mampir ke pasar untuk membeli bawang merah beserta sayuran. Selang beberapa lama perjalanan kemudian aku mampir ke toko roti kesukaan Azmi dan membelikan beberapa potong roti yang akan dinikmatinya pagi ini dirumahku.

Begitu sampai di rumah Azmi langsung meminta suami tercintaku untuk membukakan roti kesukaannya dan aku melihatnya makan roti dengan begitu nikmatnya. He…he…he… enak ya nak bisikku kepadanya dan dengan anggukan kecil Azmi tersenyum.

Kemudian aku bergega menuju dapur dan mengeluarkan beberapa lauk pauk yang akan aku  masak hari ini untuk makan siang bersma suami tercintaku. Setelah dari dapur aku langsung membuka laptop kesayangan untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan sekolah yang harus dipersiapkan untuk esok harinya.

Siang ini aku harus mengprin RPP untuk sebulan kedepannya sebagai persiapanku dalam mengajar. Ketika lagi asyik mengeprin RPP dan ternyata oh ternyata printerku bermasalah dan aku segera menelpon Pak Vito suami Bu Aisyah agar datang ke rumah untuk membantu memperbaikinya.

Alhamdulillah tidak lama kemudian Pak Vito beserta kedua anaknya datang  ke rumah dan segera memperbaiki printer yang akan aku pergunakan untuk hari ini dalam menyelesaikan perangkat sekolah.

Setelah selesai diperbaiki maka saatnya tugasku selanjutnya untuk membereskan semua  perangkat sekolah di temani oleh bunda Azmi yang juga sedang mempersiapkan perangkat sekolahnya,  kedua anak Pak Vito yang bernama Kak Lala dan Dek Najmah serta Azmi anak adikku.

Lengkaplah sudah kebahagianku hari ini karena disamping pekerjaan sebagai ibu rumah tangga selesai, pekerjaan sekolah juga selesai di temani para tamu – tamu cilikku yang imut dan comel yang banyak mengundang tawa karena tingkah lakunya yang lucu. He…he…he…. Makasih ya Allah atas nikmat kebersamaan hari ini yang Engkau berikan kepada keluargaku saat ini.

Kini tibalah waktu  makan siang dan aku segera mempersiapkan hidangan yang akan aku persembahkan untuk suami tercintaku. Keluarga kecilku siang ini makan bersama para tamu – tamu cilik yang aku suapin makannya. Setelah selesai makan siang dan istirahat sejenak kemudian para tamu cilik di persilahkan untuk istirahat siang merebahkan tubuh yang telah lelah saat bekerja sambil bermain bersama mereka dan akhirnya semua tamu cilikku tertidur dengan pulasnya hingga sore hari.

Saat bangun dari tidur semua tamu cilikku bergegas ke kamar mandi  untuk mandi sore dan agar tubuhnya merasa lebih segar kembali kecuali Azmi yang masih mengantuk dan merengek kepada bundanya.

Aku agak sedikit kebingungan setelah Kak Lala dan Dek Najmah habis mandi karena pakaian mereka tidak ada di rumahku dan kemudian aku mengambil baju kaos yang agak kecil yang bisa mereka gunakan hingga Pak Vito datang ke rumah menjemputnya.

Lucu dan imut sekali Kak Lala dan Dek Najmah saat mengenakan baju kaosku karena Dek Najmah seperti Casper di film kartun. He…he..he… ternyata pakaian ini menjadi hiburan tersendiri bagiku.

Saat pukul 17.00 WIB ayah Azmi datang menjemput dan kemudian Azmi dan bundanya pulang ke rumahnya. Sekarang hanya tinggal Kak Lala dan Dek Najmah yang tinggal di rumahku.

Saat maghrib menjelang Pak Vito datang untuk menjemput anak – anaknya dan sesaat kemudian aku melihat senyum di bibir Pak Vito karena melihat buah hatinya memakai baju kaosku. He…he…he… maafkan aku ya Pak Vito karena aku tidak mempunyai stok baju yang kecil buat kedua buah hatimu.

Setelah mereka pamit maka rumahku kembali sunyi seperti semula hanya ada aku serta suami tercinta saja. Setelah selesai mandi dan menunaikan sholat maghrib maka aku mempersiapkan makan malam untuk suami tercintaku dan kami menikmati  makan malam hari ini sambil menonton Moto GP yang hampir setiap minggu aku dan suami nantikan.

Saat sholat isya menjelang Om Jhon teman suamiku datang ke rumah dan selesai sholat Om Jhon beserta suami tercintaku pergi keluar untuk nonton bareng final piala dunia bersama teman – temannya.

Disatu sisi aku sangat senang suami tercintaku beserta Om Jhon nonton bereng di luar  bersama rekannya yang lain sementara disisi lain aku sedih karena harus tinggal lagi sendiri malam ini di rumah sendirian nonton piala dunia.

Nasib oh nasib…he…he…he…ketika sepi itu menyusup dihati. Hanya satu yang pasti malam ini semua mata tertuju kepadanya terutama kaum laki – laki yang hobi dengan olah raga yang satu ini. Begitu juga dengan diriku meskipun rasa kantuk yang teramat berat namun aku berusaha untuk tidak melewatkan pertandingan piala dunia malam ini meskipun home Alone….

Akhirnya pertandingan piala dunia malam ini dimenangkan negara Perancis meskipun aku tidak pernah mengunggulkan negara mana yang akan menang di piala dunia tahun ini.

 

Views All Time
Views All Time
163
Views Today
Views Today
1

LEAVE A REPLY