SERBA – SERBI MENGIKUTI BIMTEK CALON TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL GURU dan ANGKA KREDITNYA : Merasakan Goyangan Gempa Bumi (Nop.2016)

0
26

Kegiatan dan acara Bimbingan Teknis (BIMTEK) Calon Tim Penilai Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya berjalan sesuai jadwal setiap hari. Kegiatan dilaksanakan secara marathon, dari pagi sampai malam. Waktu istirahat siang diisi dengan makan siang dan shalat, dan setelah itu kembali ruang bimtek yang berada di lantai 5.  Peserta yang sangat banyak, ratusan orang rebutan menggunakan lif hotel yang tersedia,khususnya ketika istirahat siang dan pulang malam. Pintu lif hotel hanya 4 (empat) dan tidak ada tangga manual yang disediakan untuk penghuni turun naik sehari-hari.

Pada pada malam Kamis, seperti biasa, saya dan Muhtar  setelah pulang dari kegiatan bimtek langsung ke kamar untuk istirahat sambil menonton televisi. Saya sambil duduk di ranjang tidur dengan menjuntaikan kaki. Tiba-tiba terasa bergoyang badan saya, tidak lama kemudian saya dengan di luar kamar ribut, lalu saya melihat ke luar hotel dengan membuka pintu balkon. Ketika saya melihat ke halaman hotel, banyak penghuni hotel yang berada di halaman dengan kondisi panik. Demikian pula dengan penghuni kamar di sebelah kamar kami, terdengar seorang ibu yang menangis mencari teman se kamarnya yang tidak ada bersamanya. Rupanya ibu tersebut tertidur dan ketika bangun teman se kamarnya sudah keluar hotel saat kejadian ada goncangan yang membuat seluruh isi hotel berhamburan keluar meninggalkan kamar masing-masing. Saya dan Muhtar buru-buru keluar kamar hotel dan turun menunju halaman hotel.

Saat kami keluar kamar hotel, ibu yang berada di sebelah kamar kami juga keluar sambil menangis dan bicara yang kurang jelas, rupanya ia terkejut bangun dan mengetahui teman se kamarnya sudah tidak ada. Kami menuju tangga lif hotel yang saat itu cukup padat, tetapi akhirnya kami juga sampai ke halaman hotel dan berkumpul dengan banyak orang di sana. Kepanikan malam itu ternyata  disebabkan oleh adanya gempa bumi tektonik yang melanda Bali, namun pusatnya gempanya ada di wilayah Malang, Jawa Timur. Ada sekitar 10 menit kami penghuni hotel berada di halaman untuk memastikan tidak ada lagi getaran gempa malam itu. Kebanyakan yang merasakan getaran atau goyangan gempa tersebut penghuni kamar yang berada di lanati atas, termasuk kami yang berada di lantai 4 (empat).

Setelah diberikan informasi oleh petugas hotel dan dirasakan sudah aman, penghuni hotel yang berada di halaman kembali ke kamar masing-masing untuk melanjutkan istirahat. Waktu kejadian saat itu sekitar pukul 23.00 WIT. Pengalaman pertama saya mengalami dan merasakan bagaimana gempa bumi terjadi. Dalam beberapa detik badan saya terasa bergoyang dengan sendirinya,  mungkin seperti saat pusing kepala. Mungkin kalau kami menempati kamar di lantai yang paling atas akan lebih terasa lagi goyangannya, karena semakin ke atas semakin terasa getaran yang ditimbulkan oleh gempa bumi tektonik tersebut. Pengalaman yang tidak pernah saya rasakan selama  tinggal di pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan.

Views All Time
Views All Time
26
Views Today
Views Today
1
BAGIKAN
Tulisan sebelumnyaSERBA – SERBI MENGIKUTI BIMTEK CALON TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL GURU dan ANGKA KREDITNYA : Terkunci di Toilet (Nop.2016
Tulisan berikutnyaSERBA – SERBI MENGIKUTI BIMTEK CALON TIM PENILAI JABATAN FUNGSIONAL GURU dan ANGKA KREDITNYA : Keliling Kota sebelum ke Bandara (Nop.2016)

Lahir dari keluarga petani dan sederhana di Martapura (Banjar) Kalsel, 5 Nopember 1963. Kini menjalani profesi sebagai guru sejak tahun 1988. Mata pelajaran PPKn/PKn. Saat ini (2017) bertugas di SMPN 4 Pelaihari Kab.Tanah Laut Kalsel. Mulai menulis artikel tentang pendidikan secara rutin sejak tahun 2013. Tulisan artikel banyak dikirim dan terbit pada koran lokal, Banjarmasin Post dan Radar Banjarmasin. Tahun 2015, penulis membukukan artikel-artikel yang pernah terbit pada koran lokal dalam sebuah buku “OPINI SANG GURU” (edisi pertama,2015) lalu buku ” OPINI SANG GURU “Edisi Kedua (2017),dan insyaallah akan dilanjutkan dengan buku “OPINI SANG GURU” edisi ketiga ,dan seterusnya.Dalam bentuk tulisan ilmiah, penulis bersama dengan guru-guru Kalsel yang pernah mengikuiti Lomba Inovasi Pembelajaran Kemdikbud tahun 2015, 2016,dan 2017, sedang menyusun dan menerbitkan buku ” INOVASI PEMBELAJARAN’ ,yang akan diterbitkan dalam beberapa edisi. Setiap edisi terbit diisi oleh 5-6 guru penulis. Buku “INOVASI PEMBELAJARAN” berisi naskah karya tulis inovasi pembelajaran yang pernah masuk worshop dan finalis Lomba Inovasi Pembelajaran, rencananya akan diterbitkan pada akhir tahun 2017 untuk edisi pertama, dan awal tahun 2018 untuk edisi kedua… dan seterusnya. Penulis, bertindak sebagai koordinator pengumpulan naskah tulisan,mengedit, dan mengirimkannya ke penerbit buku di Kalsel. Semoga buku ” INOVASI PEMBELAJARAN’ karya guru ‘Banua’ untuk Indonesia akan dapat menginspirasi guru untuk membuat inovasi pembelajaran, menulis, dan membukukannya. Semoga.

LEAVE A REPLY