SERTIFIKASI GURU

1
249

“ Pak nanti kalau uangnya sebesar itu cair buat apa“. Tanya teman guru dalam kantor jam istirahat kepada teman yang lulus sertifikasi di suatu Sekolah. “Anu Pak buat bayar cicilan sepada sama bayar hutang “. Kalau bapak buat apa “ Kalau saya buat beli mobil biar tidak masuk angin “. Kalau bapak “Kalau saya buat memperbaiki rumah karena rumah saya belum dikeramik dan di plester dindingnya”. Kalau Ibu buat apa “ Kalau saya buat beli baju,kalung, gelang dan kompor gas Pak biar cepat kalau masak “.Kalau bapak, “ Untuk sementara belum ada rencana, buat apa ya uang sebesar itu kalau nanti cair“.” Buat nikah lagi aja Pak”. Sambung teman guru yang lain sambil tertawa sehingga ruangan kantor menjadi ramai.

Sejak digulirkannya Undang Undang Nomer 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen maka status seorang Guru dan Dosen akan meneningkat. Apalagi didalamnya ada stimulus bagi teman teman guru yang lulus sertifikasi sebesar satu kali gaji pokok per bulan sampai usia 60 tahun. Teman teman guru yang non exsak sekarang pandai semua dalam berhitung sejak dia lulus sertifikasi minimal menghitung gaji yang akan diterima.

“Maaf Pak mengganggu ada surat dari Dinas “.kata Kepala Staf Tata Usaha .”Mengenai apa Pak “.”Kelihatannya mengenai tata cara penyaluran tunjangan sertifikasi” kemudian surat tersebut dibaca yang isinya ;

Berkas penyaluran tunjangan profesi

  1. Foto copi sertifikat pendidik yang dilegalisasi oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang mengeluarkan
  2. Foto copi SK kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala terakhir bagi guru PNS yang telah dilegalisasi oleh kepala sekolah yang bersangkutan
  3. Foto copi SK inpassing jabatan fungsional guru bukan PNS yang dilegalisasi oleh kepala sekolah yang bersangkutan
  4. Surat keterangan beban kerja guru sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat (1)
  5. Beban kerja guru sekurang kurangnya 24 jam pelajaran tatap muka dalam satu minggu bagi guru kelas dan guru mata pelajaran
  6. Beban kerja guru sekurang kurangnya 6 jam pelajaran tatap muka dalam satu minggu bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah
  7. Beban kerja guru sekurang kurangnya 12 jam pelajaran tatap muka dalam satu minggu bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah atau
  8. Tugas bimbingan kepada sekurang kurangnya 150 peserta didik bagi guru bimbingan dan konseling
  9. Foto copy nomer rekening bank/pos guru yang bersangkutan

Setelah selesai membaca “Ini lho yang saya tunggu tunggu”. “Gak jadi Yen pak “ha ha ha.
“Pak SK inpassing itu apa? Tanya temannya yang sama sama lulus sertifkasi jalur non PNS “SK inpassing itu in didalam, passing pemanasan pakai bola contohnya pemanasan bola Volly, sepak bola”.”Hah” .”Dikasih tahu malah hah, tanya itu guru bahasa inggris dan olah raga kalau tidak percaya”. Yang ditanya tertawa terpingkal pingkal.”Tanya sama orang edan, Tanya sana ke Dinas “. “Selamat siang Pak “, Siang mari silahkan duduk pak, Bu ada yang bisa saya bantu“,jawab dinas ketenagaan dengan ramah “ Anu pak “ sambil menyeka keringat yang menetes di pipi . “Anunya Bapak dan Ibu kena apa? Tanya dinas sambil tersenyum melihat ketegangan guru tersebut. “ Begini Pak saya dapat surat dari dinas yang isinya 5 poin, yang ingin saya tanyakan poin 3 mengenai Sk inpassing.”.”SK inpassing itu surat keputusan yang diterbitkan oleh pemerintah dalam rangka kesetaraan Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dengan Guru Pegawai Negeri Sipil yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2007 yang isinya :

Pasal 1

Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan pegawai Negeri Sipil dan Angka Kriditnya ditetapkan berdasarkan kualifiasi akademik dan masa kerja, dihitung mulai dari pengangkatan atau penugasan pertama sebagai Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil pada satuan pendidikan

Pasal 2

Penetapan inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kriditnya dilaukan dengan tatacara sebagaimana tercantum pada Lampiran I Peraturan Menteri ini

Pasal 3

Pejabat yang berwenang menetapkan penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil adalah

  1. Menteri Pendidikan Nasional untuk Jabatan Fungsional Guru Pratama sampai dengan Guru Pembina
  2. Sekretaris Jenderal atas nama Menteri Pendidikan Nasional untuk Jabatan Fungsional Guru Pratama sampai dengan Guru Dewasa Tk I
  3. Kepala Biro Kepegawaian atas nama Menteri Pendidikan Nasional untuk Jabatan Fungsional Guru Pratama sampai dengan Guru Dewasa
  4. Kepala Bagan/Kepala Sub Bagian pada Biro Kepegawaian Departemen pendidikan Nasional atas nama Menteri Pendidikan Nasional untuk Jabatan Fungsional Guru Pratama sampai dengan Guru Madya Tk. I

Pasal 4

  • Penetapan Jenjang Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kriditnya menggunakan table dan contoh pada lampiran II Peraturan Mentri ini
  • Jenjang tertinggi Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kriditnya hasil Penetapan inpassing adalah Guru Pembina (Guru Madya) Gol. IVa.

Pasal 5

Penetapan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kriditnya berlaku mula tanggal 1 Oktober 2007 dan dilakukan paling lambat pada tanggal 1 Oktober 2010.

“Gimana bapak dan Ibu sudah mengerti”. “Wah – wah pemerintah betul-betul memikirkan nasib kita , ya pak?. “ ya kelihatannya bu, jadi kita nanti gaji pokoknya sama dengan teman-teman yang PNS “.Saya kira gaji pokoknya dari sekolah, sesuai dengan jumlah jam mengajar”. “Gaji Bapak dan Ibu Berapa di sekolah “. “Ah malu Pak “. “Gak apa-apa saya hanya ingin kasih kabar gembira buat Bapak dan Ibu”. “Rp.350.000 Pak “. Kalau saya Rp. 270.000, per jamnya masih Rp. 10.000 ditambah Tunjangan Wali kelas Rp. 40.000 “.”Kalau Bapak dan Ibu nanti sudah keluar SK inpassingnya maka Tunjangan profesi Bapak dan Ibu minimal 1 juta”. “Hah, 1 (satu) kali gaji tunjangan profesi sama dengan 3 (tiga kali) gaji dari sekolah ”.sambil mata dan mulut kedua guru tersebut terbuka lebar ”Jangan –jangan yang lulus sertifikasi di angkat menjadi PNS, kan kita sudah professional ya Pak”. wajahnya melihat temannya untuk mencari dukungan pendapatnya “.”Semoga saja Bu, Pemerintah lebih memperhatikan nasib kita, lalu syaratnya apa Pak untuk mendapatkan SK inpassing?”.Tolong Ibu dan bapak catat persyaratannya”.

  1. Guru yang mengajar pada satuan pendidikan , TK/TKLB?RA jalur pendidikan formal atau yang sederajat ; SD/SDLB/MI atau yang sederajat; SMP/SMPLB/MTs atau yang sederajat; atau SMA/SMK/SMALB/MA atau yang sederajat, yang telah memiliki ijin
  2. Masa kerja sekurang-kurangnya 2 tahun berturut turut pada satuan pendidikan.
  3. Usia setinggi-tingginya 59 tahun pada saat diusulkan
  4. Telah memiliki NUPTK yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional
  5. Melampirkan syarat-syarat administrative :
  6. Salinan fotocopi sah Surat Keputusan/keterangan tentang pengangkatan atau penugasan pertama sebagai guru yang ditanda tangani oleh yayasan/penyelenggara satuan pendidikan yang mempunyai izin operasional.
  7. Salinan atau fotocopi Ijazah/STTB/Diploma/Akta Mengajar yang disahkan oleh pejabat yang berwenang sesuai peraturan yang berlaku
  8. Surat keterangan asli dari Kepala Sekolah/Madrasah bahwa yang bersangkutan melakukan kegiatan proses pembelajaran/pembimbingan/pengasuhan.

“Gimana Bapak dan Ibu sudah jelas?”.“Jadi kita harus menyelesaikan SK inpassing dahulu sebelum mengurus berkas tunjangan profesi.”Betul pak, sebelum ada SK inpassing, maka tidak dapat dibuat SK penetapan karena Bapak dan Ibu tidak mempunyai gaji pokok beda dengan guru PNS yang mempunyai gaji pokok”.”Enak yang PNS ya Pak cepat keluar”.ujar bu guru ”Eit, cepat keluar apanya bu, kalau saya ingin yang lama toh hasilnya sama”.”Sama gimana to pak! Kami guru non PNS masih menyelesaikan berkas SK inpassing sedangkan guru PNS langsung SK penetapan”. ”.”Begini Ibu dan Bapak untuk kuota 2007 Uangnya akan cair per april 2008 peserta sertifikasi yang lulus portofolio dan peserta sertifikasi yang lulus diklat per juli 2008 baik PNS maupun non PNS jadi gajinya nanti akan dirapel sesuai dengan lulus sertifikasinya”. “Terima kasih Pak informasi yang diberikan kepada kami’.”sama-sama

Semua berkas kelengkapan sudah selesai bapak dan Ibu guru tinggal menunggu tunjangan profesi yang diharapkan. Semua guru yang lulus sertifikasi kembali ke pekerjaan rutin mereka membuat Silabus, RPP, lembar penilaian dan melaksanakan rencana program tersebut didalam maupun diluar sesuai dengan rencana program masing –masing guru

“Selamat pagi, membuat apa Bu kelihatannya sibuk?”.”Membuat RPP Pak “.”Hebat “.”hebat apanya Pak “.”dampak sertifikasi betul-betul nyata,walaupun tunjangan belum cair, KD-nya apa buat RPP tidak ada reverensinya?”Tanya temannya penasaran “.”SK pendapatan suami dan istri,KD Kebutuhan belanja selama 1 bulan, indikatornya :

  1. Pembelian kebutuhan primer
  2. Pembelian kebutuhan skunder, mengetahui suami dan anak –anak”.

”hebat”.“hebat apanya”.Ibu dapat menghubungkan pelajaran matematika yang dipegang dengan pelajaran lainnya, tapi apa tidak ada yang salah mengetahuinya suami dan anak anak”.”ya tidak pak, sebagai istri dan ibu yang baik semuanya harus tranparan”.”Ibu membuat RPP apa”? Tanya temannya yang masih bingung.”RPP rumah tangga saya, Rencana Pendapatan dan Pengeluaran selama 1 bulan”.”ooooooooooooo”.

9 bulan telah berlalu

“Mau kemana bapak dan ibu, bukankah hari ini bapak dan ibu ada jam mengajar “. tanya kepala sekolah.”Mau rapat pak”.”Rapat hal apa ,saya tidak tahu”.”Rencana unjuk rasa tunjangan sertifikasi yang tidak turun-turun“.”Mari masuk dulu ke ruangan saya”ajak kepala sekolah dengan bijak.”silahkan duduk “.”Begini Bapak dan Ibu saya tidak melarang saudara untuk unjuk rasa menyampaikan aspirasi karena itu dijamin Undang Undang, tetapi yang harus saudara ingat bahwa meninggalkan jam pelajaran itu merugikan anak-anak “. “Anak-anak sudah saya kasih tugas Pak”. “Tugas, anak zaman sekarang dikasih tugas, apa saudara tidak melihat kalau anak dikasih tugas tanpa ada yang mengawasi”.”Ya Pak”.”Ya apa”.”Anak ramai “.”Saudara sudah tahu kondisi anak kita, seharusnya sebelum meninggalkan kelas saudara menghubungi teman guru satu mata pelajaran untuk menggantikan materi yang akan disampaikan kepada siswa”.”Maaf Pak”.”Apalagi Saudara sudah lulus sertifikasi , seharusnya menjadi contoh teman-teman guru yang belum menempuh sertifikasi”.”Maaf Pak, Bapak belum menempuh sertifikasi seperti saya sehingga tidak merasakan apa yang saya dan teman-teman rasakan “.ucapnya sambil menunduk.

Kepala sekolah yang masih muda dan cerdas tersenyum, kemudian berfikir sejenak untuk menenangkan anak buahnya.” Saya memang masih muda dan belum menempuh sertifikasi seperti saudara karena berkaitan dengan masa kerja tetapi Dinas mengamanatkan sekolah ini kepada saya untuk dikelola, sekarang saya minta jawaban jujur dari hati nurani bapak dan ibu apakah meninggalakan jam mengajar untuk unjuk rasa demi kepentingan pribadi tidak merugikan anak”.”Merugikan anak Pak”.”Apakah gaji dari pemerintah dan sekolah tidak cukup untuk kebutuhan keluarga saudara “.”Cukup Pak, tapi……”.”Sebentar seandainya bumi sudah kita kuasai semua maka kita akan mencari apa yang belum kita kuasai itu sifat manusia termasuk saudara dan saya, mengapa kita tidak mencoba mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah dengan mengamalkan ilmu yang kita punya kepada anak didik kita sehingga anak kita menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan Negara. Kalau kita mau mensyukuri nikmat yang diberikan Allah kepada kita, maka Allah akan menambah rizki kepada kita dari jalan yang tidak kita sangka”.”Lalu gimana menurut Bapak, langkah apa yang harus saya dan teman-teman lakukan”.”Menunggu, berusaha,berdo’a dan tawa’kal”.”Menunggu…………………”hampir bersamaan dan saling melihat.

Kepala sekolah melanjutkan pengarahannya “Sabar saudara menunggu artinya menanti langkah-langkah pemerintah setelah saudara mengirimkan berkas,apakah berkas saudara tidak ada masalah maka berkas saudara langsung masuk ke SK Penetatan jika bermasalah maka saudara harus melengkapi berkas tersebut contoh :Saudara sudah mempunyai NUPTK, nomer rekening,SK inpassing bagi guru non PNS. Berusaha artinya melengkapi berkas-berkas yang kurang untuk dapat dibuatkan SK penetapan.Berdo’a artinya memohon kepada Allah agar sesuatu yang kita harapkan lekas terwujud dan , tawakal artinya menyerahkan semua yang kita lakukan kepada Allah.Sekali lagi pemerintah kometmen dengan apa yang direncanakan terbukti peserta sertifikasi kouta 2006 lulus portofolio sudah cair untuk yang ke-3(tiga) kali dan ada beberapa wilayah kouta 2007 lulus portofolio juga cair dan ada lagi bukti pemerintah kometmen masalah ini adanya teman –teman kurang berkas SK inpassing langsung diberi surat dari DEPDIKNAS untuk dilengkapi, gimana saudara apakah tetap unjuk rasa atau kembali ke dalam kelas”.”terima kasih Pak”Terima kasih apanya”.Terima kasih pengarahannya semoga bermanfaat untuk saya dan teman-teman “.”lalu”.”Saya dan teman teman akan kembali kedalam kelas mengajar”.”apa tidak mendidik”.kejar kepala sekolah sambil tersenyum”Oh ya maaf ,mendidik”sambil tersipu.

Views All Time
Views All Time
335
Views Today
Views Today
1

1 COMMENT

LEAVE A REPLY